Komunitas TDA Tahun ke-III

Minggu 6 April 2008 saya menghadiri undangan dari seseorang yang di TDA disebut sebagai "Kakak", yakni Mas Isdiyanto, owner dari sebauh majalah entrepreneur di Indonesia yang sangat gigih mengekspose dan memperjuangkan UKM di Indonesia. Undangan makan siang yang dilaksanakan di sebuah kafe milik salah seorang member TDA yaitu "Omah Sendok" yang berada di deket SCBD Sudirman, dan di tempat ini kalau tidak salah TDA sudah mengadakan empat kali Acara.

Acara makan siang inisangat spesial karena digunakan sebagai ajang pemantapan program-program TDA yang saat ini sudah menjurus ke arah bagaimana kontribusi kami untuk ikut membantu membangun negeri ini, dengan atau tanpa bantuan pemerintah.

Kami sadar PR bangsa ini sedemikian besar, dan kami yang tergabung di komunitas TDA ini berniat untuk sedikit memberikan solusi tanpa berkeluh kesah dengan apapun kondisi diluaryang menurut sebagaian besar bener2 sangat tidak kondusif.

Bagi kami kondusif atau tidaknya keadaaan adalah tergantung kami sendiri kami sendiri, di apa-apa yang dilar akan baik kalau kita sendiri berniat memilih menjadi yang baik.
Acara ini cukup spesial karena dihadiri juga oleh para founder, sesepuh dan member2 yang aktif di komunitas anak-anak muda yang menurut saya very-very Inspiring...foto-fotonya saya tampilkan dibawa ini :

Acara dibuka oleh seorang member TDA yang menjadi pengamat, pelaku, sekaligus pejuang entrepreneur di Indonesia yakni Pak Erie Sudewo.
Beliau adalah seorang social entrepreneur, pakar zakat dan juga mantan Direktur Utama Dompet Dhuafa dan aktif mengisi kolom khusus di harian Republika.
Pak Erie pun diberikan kehormatan untuk menyampaikan sambutannya dalam acara tersebut. Beliau sangat bahagia dapat hadir ditengah-tengah komunitas TDA dan bangga menjadi bagian dari TDA. Menurutnya TDA adalah sebuah gerakan strategis yang dapat membantu perubahan di negeri ini terutama dalam hal mengentaskan kemiskinan.
Dan dilanjutkan dengan pengarahan-pengarahan dari Pak Haji Alay (Nuzli Arizmal) yang merupakan sesepuh dari komunitas TDA.
Pak Haji memeberikan wejangan bahwa kita harus bersiap-siap membuka diri dan mensikapi apapun dengan hati yang ikhlash dengan dilandasi semangat untuk berbagi dan menebar rahmat ke seluruh negeri ini. Karena manusia tidak pernah akan terlepas dari yang namanya MASALAH.
Di keluarga kita sendiri saja dari hari ke hari pasti ada masalah yang berbeda , apalagi di TDA yang membernya sudah 2000an. Namun kata pak haji, semakin sering ada masalah semakin bagus, karena justru dari sinilah kita belajar berorganisasi yang bai, dan yang harus diingat adalah spirit awal harus kita pertahankan. Kita harus bisa berjuang agar 2000an member atau berapapun yang tergabung suatu hari nanti, kita ajak dan kita pacu mereka untuk menjadi KAYA dan menjadi penguasa di negeri sendiri, karena dengan menguasai Ekonomi maka negara dengan ribuan senjata nuklir pun akan tunduk kepada kita.
Kunci kekuatan dalam organisasi adalah SILATURAHIM antar sesama anggotanya, dan setiap muncul suatu konflik, maka selesaikan saat itu juga...dan siapa yang meminta maaf dahulu adalah yang terbaik...
Gambar yang sedang berbicara diatas adalah Pak Agusalis (http://agusali.blogspot.com/), salah satu member TDA yang sudah senior dan baliau setahun yang lalu resign dari perusahaan otomotif asal Jepang seperti saya. Dan masa kerjanya sama-sama 13 tahun seperti saya, bedanya kalau beliau di Mitsubishi dan saya dari Toyota.

Saat ini bisnis beliau yang utama adalah di perusahaan IT miliknya dengan spesialiasi di AS-400 dan saat ini klien-nya adalah perusahaan2 besar di Indonesia dan sedang dalam proses negosiasi untuk mendapatkan klien2 di manca negara
Dilanjutakan dengan laporan kondisi salah satu lembaga di TDA, yakni TDA Finance, yang sudah setahun berdiri, Yang memberikan penjelasan adalah sang ketua, yakni Mas Asep Triono (http://aseptriono.blogspot.com/), member TDA yang saat ini masih bekerja namun sudah memiliki bisnis yang running, yakni lembaga pendidikan Learning Point.

Member2 TDA dari luar kota, dan para founder2 TDA juga terlihat ikut menghadiri acara spesial ini..
Ajang ngobrol duduk santai begini kadang2 tidak terasa menghasilkan pembicaraan bisnis yang hebat juga loh...Insya Allah tidak lama lagi bisnis selimut kita akan di poles juga oleh sang pertapa dari cimahi juga oleh Pak Harmanto, beliau pernah mengajukan konsep bisnis yang bener2 tidak masuk akal bagi saya tapi saya seneng dan semangat sekali...saking semangatnya bahka saya pernah berniat untuk meluncur ke cimahi pada hari H mereka memiliki ide hebat itu..padahal waktu itu jam 23.30..! hehe..

Oya, ada satu hal sangat penting yang diputuskan yakni meresmikan salah satu komunitas baru yakni komunitas Akar-Rumput sebagai komunitas penggodokan para member TDA sebelum member2 itu bergabung dengan TDA. Di komunitas ini kita akan digembleng mental kita sehingga kelak kita menjadi pebisnis atau profesional yang mengedepakan hati...karena hati kita senantiasa seperti akar rumput yang memiliki kekuatan dan daya juang yang tinggi..meski rumput diatas sudah di basmi, sepanjang akar masih ada maka sampai kapanpun rumput itu tetap akan tumbuh lagi..

Kalau anda mau joint juga di komunitas ini, silahkan cari info-nya di http://www.akarrumput.com/"Mohon agar mengirimkan email dengan nama jelas jangan pakai nama samaran, jangan mengirim email dengan hanya huruf kapital itu tidak sopan, Jangan kirim iklan diluar senin.." adalah kata2 khas sang penjaga gawang, alias moderator di millis TDA yang sekarang sudah berubah menjadi komunitas TDA. Namanya adalah Pak Ekojune (http://ekojune.blogspot.com/) saat ini masih bekerja di Indosat, namun sudah memiliki beberapa toko faashion juga, beliau adalah kepala suku TDA Bekasi.

Yang ini adalah Pak Fauzi Rahmanto, atau Pak FR (http://fauzirachmanto.blogspot.com/), yang saya sering sebut sebagai begawan TDA. Usianya sekitar 36-38 tahun barangkali, tapi kepiawaiannya memberikan pencerahan hati melebihi mereka yang sudah 80 tahun. Setiap kali membaca buku beliau langsung di sharing-kan kepada kami dan hebatnya sharingnya singkat tapi bener2 mengena pada intinya, seolah-olah kami sudah pernah memabaca buku itu..

Yang diatas itu adalah Pak Harmanto (http://topmdi.wordpress.com/), salah satu My Best Inspirator juga. Meski usia sudah diatas 50an namun energy-nya luar biasa, dan dahulu beliau seorang petinggi di Astra yang memutuskan resign karena ingin serius mengembangkan bisnis bersama sang istri, yakni Bu Aning Harmanto (http://ningharmanto.wordpress.com/), dan bisnisnya di pengobatan herbal mahkota dewa.

Dua orang sahabat saya yang siang terlihat sangat ceria adalah Mas Eddy Purwanto (http://www.warungbarokah.com/), beliau adalah salah seorang hebat dari Cimahi yang saya bisnisnya saat ini mendunia, tapi hebatnya digerakkan dari markas di kampung yang sepi di cimahi sana..oleh karenanya saya senang menjuluki mereka pertapa-pertapa dari Cimahi (http://hadikuntoro.blogspot.com/2006/07/pertapa-pertapa-cimahi-untuk-yang.html),

Dan yang ada disebelah kanan adalah pak Ikhwan Sopa (http://milis-bicara.blogspot.com/), ini juga salah satu guru saya yang telah berhasil mengubah jalan hidup saya. Saya yang dulunya minder, gagap dan blank kalau harus bicara di depan umum, saat ini semuanya hanya masa lalu saja...lewat trainning dahsyatnya, yang sering disebut dengan metode E.D.A.N (Energy, Dignity, Affection, Nothing to Lose). Saya sudah pernah mengikuti trainning beliau, dan hasilnya bener2 hebat, makanya saya pernah menulis tentang itu di (http://hadikuntoro.blogspot.com/2008/02/6-hari-menjelang-resign.html)

Yang sedang bersedekap memakai baju biru kotak-kotak namanya Pak Isdiyanto, beliau adalah pemilik majalah Wirausaha&Keuangan WK (http://www.majalahwk.com/) yang saat ini menjadi satu-satunya majalah yang sangat getol mengangkat UKM dari level yang paling rendah/beginners hingga yang level expert...kepiawaiannya membaca peluang2 bisnis di sektor media yang jarang dimiliki oleh penerbit2 majalah yang lain telah membuat perjalanannya dalam dunia media masa bak Quantum Leap, bener2 melompat-lompat dari sukses satu ke sukses yang lain...

Oya, saat ini antara saya dan beliau sudah mulai ada kerjasama simbiosis mutualisme..dan hasilnya nanti Insya Allah pembaca-pembaca yang ada link binis dengan saya, Insya Allah nanti bisnis2nya akan kita blow up di media baik cetak maupun elektronik dengan cost sangat rencah, bahkan bisa free barangkali...
Gambar paling depan, yang berkaos hitam, namanya Pak Iim Rusyamsi (http://iimrusyamsi.com/) . Beliau adalah founder TDA juga, dan bisnisnya saat ini adalah bisnis IT, dan juga memiliki beberapa sambilan membuaka toko2 komputer di Mangga Dua (hehe.sambilannya toko komputer...?)
fasdfsd


Alhamdulillah...sekali lagi saya bisa bertemu dengan orang2 hebat yang saya YAKIN dan YAKIN sekali suatu ketika nanti Indonesia bisa berubah menjadi negara yang paling di segani lewat polesan beliau2 yang ada dikomunitas ini...baik yang sekarang sudah ada di dalamnya, maupun yang akan bergabung di kemudian hari..atau yang ada diluar sana, namun memiliki spirit yang sama dengan komunitas ini..

Semoga anda terinspirasi

Salam hangat

Hadi Kuntoro

http://hadikuntoro.blogspot.com

http://rajaselimut.com

http://mysajadah.com

NB: Saat ini mahasiswa selimut Jepang sudah semakin banyak..! resmi tergister ada sekitar 300 orang, namun secara total lebih dari 1100 orang..apakah anda sudah join dengan kampus kami..? kalau mau daftar carilah informasinya di www.rajaselimut.com

2 komentar:

Dwi A.S. mengatakan...

Assalamu'alaikum

Pak Hadi, tampilan websitenya tambah cerah nih (: Makasih untuk reportasenya, saya jadi tau wajah para senior2 TDA. Semoga bisnis Pak Hadi tambah juga makin cerah.

Isdiyanto mengatakan...

Bagi saya, yang paling senang dari Pak Hadi adalah liputannya detail, melebihi saya yg wartawan hehehe. Mohon ijin, dimuat di supllemen WK Pak edisi Mei, boleh enggak. Hehehe