GROWTH SUSTAINABLE vs GROWING PAIN

GROWING SUSTAINABLE vs GROWING PAIN

Istilahnya /Kata-katanya dalam bahasa asing semua bikin Mumet yaa....hahaha......

Growing/Growth = Saya mengartikannya sebagai Bertumbuh dan
Sustainable = Saya lebih seneng dengar terjemahan Berkelanjutan
Pain = Keluhan atau Rasa sakit atau Rasa Tidak Nyaman......

Kita pasti menginginkan sebuah bisnis yang stabil....dan yang dimaksud stabil disini bukan ajeg misalnya Omsetnya 20juta....maka bulan depan 20juta...dan seterusnya 20juta... namun yang tadinya 20juta naik menjadi 25 juta...naik mejadi 30 juta...40 juta....60juta...terus..dan terus naik

Stabil yang naik dan naiiik terus...itulah yang sering-sering disebut di Bisnis kita sebagai Growing Suntainable

Semua orang pasti menginginkan seperti itu.....tumbuh dan terus bertumbuh...tinggi dan terus meninggi bahkan disaat yang lain sudah berhenti bertumbuh kita pebisnis kepenginnya terus bertumbuh......



Namun tahukah anda....tidak semua orang faham....bahwa Pertumbuhan sebuah bisnis itu ternyata diiringi juga oleh pertumbuhan yang lain yang nyata.... yakni Pertumbuhan Penderitaan (Growing Pain) namun kadang kita tidak sadari atau mengesampingkan itu ada...bahkan kadang-kadang kita kepengin menolak keberadaanya....

Lalu kenapa harus ada Growing Pain .? .. hehehe
Karena ternyata untuk membuat bisnis berubah terus...bertumbuh terus... itu menuntut kitapun ikut terus berubah..! Inilah faktor terbesarnya penderitaanya......

Tanpa disadari seiring tekad menumbuhkan bisnis itu muncul juga bentuk kasadaran bahwa kita Terpaksa Berubah kalaupun kita mengabaikannya tetep saja dari hati nurani mencul dorongan dari  untuk berubah...

Jika kita tidak memiliki tekad yang sangat kuat untuk mengubah diri kita.....sementara di kepala kita sudah telanjur mimimpikan bisnis yang terus berumbuh...maka akhirnya kita akan seperti Kucing yang terus Berlari mengejar Ekornya sendiri Rumangsane sudah semangat banget...sudah kenceng banget larinya namun jebulnya tidak kemana-mana

lama-lama kecapean dan ternyata gak pernah kemana-mana[8/13, 07:08] Hadi Kuntoro Wonosobo: Dulu tahun 2007 pada saat masih bisnis Selimut Jepang saya mendapatkan arahan dari Konsultan yang kami angkat menjadi Coachs Bisnis kami, agar kami secara sadar menuliskan kondisi-kondisi Ideal yang kami seharusnya lakukan .....dan dibandingkan dengan  Kondisi-Kondisi Terkini yang sehari-hari kita lakukan......dan perbedaan antar kondisi keduanya ini disebut Pain Gap alias penderitaan karena adanya kesenjangan.....

Kondisi Seharusnya vs Kondisi Sekarang

#1. Seharusnya Tidur jam 10an malam  ➡  Kenyatannya 1.00-2.00
#2. Bangun jam 4.00an  ➡ bangun jam 06.00
#3. Sholat subuh di masjid  ➡ Sholat dirumah kesiangan
#4. Berangkt kerja ke NC jam 5.30  ➡ 6.30 baru berangkat
#5. Mengundang Customer Setiap hari  ➡ Jarang-jarang selalu saja ada alasan kesibukan yang lain
#6. Membaca Buku dan Datang ke Training ➡berat melangkah ke Training
#7. Lari pagi tiap hari  ➡ Sudah 1 bulan tidak olah raga
#8. Badan segar  ➡ Lesu dan loyo
#9. Jarang menyalahkan  ➡ Mudah menyalahkan
#10. Anak rewel..biasa saja  ➡ Anak rewel sedikit saja stress
#11. Sering baca Alquran  ➡ Jarang banget paling seminggu sekali


Dll..dll....sebenernya masih sangat buanyak lagi...
Jika bener-bener di data ternyata Pain Gap itu banyak....bahkan semakin besar bisnisnya semakin besar tuntutannya untuk melakukan hal-hal lain yang sebelumnya kita nyaman untuk tidak pernah melakukannya dan Pain Gap itu terus bertumbuh sering bertumbuhnya bisnis kita....
Bahkan ada kondisi yang ada disebelah kiri searusnya ini...seharusnya itu....seharusnya ono...seharusnya kesono.... teruuus datang bagaikan air bah..... semuanya membuat kita  merasa bersalah, dan yang lebih hebat lagi kadang  ”saya merasa bersalah karena saya punya rasa bersalah”

Seharusnya saya ikut Reuni yaaa.......dan ternyata sekarang saya merasa bersalah karena saya enggak ikut Reuni......

Seharusnya saya ikut pagi ini buka NC gasik yaaa.......dan ternyata sekarang saya merasa bersalah karena saya males membuka NC dan terlambat......

Seharusnya saya tidak ngomong yang menyakitkan hatinya yaaa.......dan ternyata sekarang saya merasa bersalah karena saya kemarin telah menyakita hatinya.....dan dia menjauh dari saya.....

Seharusnya saya merawat dengan baik yaaa.......dan ternyata sekarang saya merasa bersalah karena saya kemarin belum merawat dengan baik...sekarang dia enggak melanjutkan program lagiii....

Seharusnya saya datang ke meeting yaaa.......dan ternyata sekarang saya merasa bersalah karena saya termasuk malas sekali kumpul-kumpul dan mengupdate ilmu...

Seharusnya saya (titik-titik)......  yaaa.......dan ternyata sekarang saya merasa bersalah karena saya tidak....... (titik-titik)

jadiii...temen-temen hadapilah Kenyataan.....untuk Growing Sustanable memang harus berbarengan dengan Growing Pain....dan anda tidak bisa menghidarinyaa.......

1. Iklash akan adanya Growing Pain alias penderitaan yang terus akan datang...karena memang ini bayarannya kalau ingin berubah.....

2. Jika datang sebuah masalah pilihlah respon sebelum bertindak, “Ini masalah hati atau kepala.?” jangan terbalik masalah hati diselesaikan dengan kepala....karena nanti akan mendatangkan Pain-Pain yang baru.....

3. Go for it..you can do it  "Jalani sajaaa anda psti bisa melakukannya"

Seseorang Misalnya Posisi saat ini WT dan goal berikutnya AWT, untuk menjadi AWT maka perlu langkah-langkah baru yang mungkin rasane ribeet sekaliii karena langkahnya berbeda dengan langkah-langkah dari SPV menuju WT......
Ribet temen yang yang tadinya hanya perlu nimbang-nimbang untuk diri sendiri.....dapat konsumen...eh sekarang ndadak ngajari orang lain nimbang...ndadak ngajari orang lain ngomong....ndadak ini...ndadak ituu......

Contoh lain seseorang yang posisi saat ini AWT berikutnya GET Team, untuk menjadi GET Team maka ada langkah-langkah baru yang rasane bikin lelah....kok sekrang harus menjadi penasehat keluarga...kok sekarang harus mnenjadi penengah dalam konflik...kok sekarang harus jadi sabar banget dan mendengarkan orang ngomong....kok sekarang harus jadi konsultan orang tua dan anak....kok harus jadi konsultan suami istri.... ini namanya Growing Pain

Yang posisinya GET untuk menjadi MILLTEAM juga muncul penderitaan -penderitaan baru yang tidak terpikirkan sebelumnya....ternyata untuk menjadi Millteam harus sering keluar kota....hari ini di kota ini...besok di kota itu...lusa di kota yang lain lagi.....bagi orang yang biasanya jadi orang rumahan itu pasti tidak nyaman....jika melakukan itu rasane gak nyaman...namun jika tidak melakukan kok ya mustahil Millteam.....dsb.......

Demikian juga yang Millteam menuju Presteam......akan muncul Growing Pain terus menerus.....

Istri-Istri resah.....kok suami sekarang lebih peduli dengan customer....ceria dan senyum bahagia dengan customer-customer dan teamnya,....dan merengut cemberut dirumah.....

Suami-suami Resah.....kok istri tidak gemati /telaten seperti dulu...dulu masak enak-enak ke pasar ....sekarang kok makannya itu2 saja.... malah kadang mentah-mentahan..... maka itupun akhirnya muncul konflik2 dalam rumah...itupun Growing Pain

Untuk Melompat dari SPV biasa menjadi SPV yang masuk EST dan bertahan terus di EST itupun tidak gampang...akan muncul Pain-Pain yang baru yang sebelumnya tidak terpikirkan.....

Semoga Kuliah pagi Ini Bermanfaat....
Hadi Kuntoro
mendongeng dari lereng gunung Dieng

PERGESERAN MANA KEMEWAHAN

PERGESERAN MANA KEMEWAHAN

Hebat dia Villanya ada beberapa di Puncak dan mobil-mobil sport yang seperti ini ada 3 atau 4 di garasinya....

Rukonya yang seperti ini sewanya bisa 50juta sebulan dan di blok ini dia memiliki 20an...!

Apartemen dan minimarket-minimarketnya buanyaak dan dia mendapatkannya itu tanpa uang cash...

Villa, Ruko, Rumah Mewah, Mobil, Motor besar...dsb adalah topik yang membuat kita berdecak kagum pada seseorang di Group Mailing List Yahoo Groups di era tahun 2000an.....Mailing List yang bernama TDA (Tangan Di Atas) yang sudah 12th saya ikuti itu terus membesar dan group itu sekarang membernya sudaah puluhan ribu dan aktivis-antivisnya sekarang anak2 muda pebisnis Start up yang sukses...!

Kemana member-member yang senior...? ternyata Sekarang para senior membentuk club tersendiri... Dan beberapa minggu yll saya diinvite didalamnya....

TEERNYATA TELAH TERJADI PERGESESERAN. Ruko, Villa, Mobil, Apartemen, Motor, Rumah Mewah...tidak lagi menjadi topik Yang membuat decak kagum...namun lari 10km...15km. Half marathon.....kuat mendaki Kilimanjaro, kuat bersepeda menanjak di Pegunungan Alpen,. Berkelana jalan kaki di New Zealand, kuat push up 50x 100x pamer keringat pagi hari... Pamer Pace 4-5 , napasnya kuat renang 2km 5km.... Adalah sesuatu yang disebut sukses....


Yaaa....telah terjadi pergeseran....

pa yang terjadi sekarang ini cocok dengan apa yg disampaikan MOJ 3 th yll (Mantan CEO Walt Disney) dalam sebuah acara dimana kita ikut didalamnya...

"Akan ada masanya kemewahan itu tidak lagi diukur dari mobil sport atau berapa Helicopter yang anda miliki...namun bisa bersepda beberapa puluh kilo dan anda tetap bugar..... Bisa berlari jogging bersama cucu di usia 70tahun adalah kenyataan kemewahan yang didambakan orang-orang dan tidak mudah orang mendapatkanya"

Kemarin 5 hari di Jakarta dalam mobil di  beberapa kemacetan saya merenung....mobil2 baru fan bagus-bagus sepetti ini 10th lalu barang langka dan hanya ditemui di kota-kota besar...namun sekarang sampai kampung-kampung pojokan wonosobo mobil seperti itu biassaaa....bahkan kadang saya menemui mobil jeep yang suka dipakai perang pasukan2 Amerika di Padang Gurun Pasir pun tampil dihalaman2 rumah di Wonosobo......

Memiliki napas panjang...badan sehat...bisa jogging...lari...bersepeda.... lompat lompat dan berkeringat menjadi kemewahan baruu....

Apakah temen2 merasakan pergeseran kemewahan itu....??

Hadi Kuntoro
Mendongeng dari Lereng Gunung Dieng

BERTANYA-BERTANYA-BERTANYA

Wonosobo, Minggu 22Juli2018 21.43

Sambil siap-siap istirahat saya kepengin cerita apa yang saya lakukan hari ini......
pagi-pagi 12 jam yang lalu  yang lalu saya menulis status di FB cuplikan dari buku yang sedang saya baca yakni kisah 65 sahabat Rasulullah SAW....dan salah satunya kisah Sayyidina Ali RA....dan ada kalimat menarik  sekali yang saya tulis sebagai Status....



“Ilmu itu laksana lemari (yang tertutup) rapat dan kunci pembukanya adalah pertanyaan. Oleh karena itu, bertanyalah kalian karena sesungguhnya dalam tanya jawab diturunkan empat macam pahala, yaitu untuk penanya, orang yang menjawab pertanyaan, para pendengar, dan orang yang mencintai mereka.”

Dan tiba-tiba saja pikiran saya melayang teringat kuliahnya Baruq Gonzaga saat di ABC Bandung.... "Awali setiap pertemuan entah dengan customer...entah dengan team bisnis...dengan Bertanya-bertanya-bertanyaa.... karena bertanya itu akan membuka pikiran anda dan lawan bicara anda...."

Dan tiba-tiba saya juga teringat salah satu sesi kuliahnya Leon Waisbein dari Rusia  (Founder Circle, seorang president team yang paling tidak memiliki 10 presteam di 10 jalur yang berbeda) yang juga Menyempaikan hal yang sama...yakni tentang bertanya...bertanya...bertanyaa....

Akhirnya sayapun menuliskan kuliah di Group Sebelah....tentang salah satu sesi sharingnya Leon Waisbein tersebut.....dan malam ini kuliah saya di group sebelah saya copas kemari......

DONGENGAN LEON WAISBEIN :

Saya memiliki seorang dokter gigi yang sudah sekitar 10 tahun menjadi langganan saya. ... Dan secara berkala saya selalu datang memeriksakan Gigi saya......

Dan yang menarik dari dokter gigi itu adalah setiap kali dia datang Saya selalu disambut dengan ramah... "Hai Leon amazing...  setiap kali kamu datang kamu makin ceria dan nampak  makin Muda Saja....."

"hahah....kan saya pakai herbalife" jawab sayaa.....

"yaa.yaa..yaa.... wah herbalife bagus yaaa..... Luarr biassaa...." Katanya....

dan cerita selanjutnya akan sama dengan ritual ritual yang sebelumnya Dokter memeriksa gigi saya selesai bayar terima kasih....sudah......

Pada kunjungan yang berikutnya dia menyapa saya seperti itu lagi dan saya menjawab dengan jawaban yang sama........

Kunjungan berkala berikutnya seperti itu lagi dan saya pun mengatakan Herbalife dengan cara yang sama.......

Saya berharap agar dia tertarik dengan apa yang saya katakan tenteng herbalife.... Namun hingga 10 tahun pun dia nampak tidak tertarik apapun.....dan anehnya dia selalu menyambut saya dengan kalimat yang sama......😄😄😄

Dokter itu badannya sangat ideal nampak sangat pintar.... Dan cara dia menyapa saya mungkin itu sebuah Script yang dilakukan berulang-ulang kepada semua orang......

Kepada pasien berikutnya dia akan memuji dengan kata-kata yang sama bahwa dia nampak semakin mudah semakin mudah...... Dan si pasien mungkin distributor produk lain nutrisi X

Dan dokternya akan berkata hal yang sama "iya iya ya ya..... Berarti nutrisi X sangat bagus ya Luar biasa....!

Mungkin kali lain dia akan berkata.... Iya iya iya berarti nutrisi Y bagus yaa.....luar biassaa....

Ya...ya..yaa... berarti Nutrisi Z bagus yaaa.....

Pada periksa gigi yang kesekian kalinya seingat saya sudah 10 tahunan barulah saya menyadari bahwa dia selalu mengucapkan kata-kata yang sama dan saya pun mengucapkan kata-kata yang sama...... Dia berbasa-basi sayapun berbasa-basi.......😄😄😄

Hingga pada suatu hari saya menemukan sebuah ide..... Seperti biasa saya mengantri dan saat gilirannya tiba dan masuk ke ruang periksa dia menyambut. "Hai Lion luar biasa dari tahun ke tahun Kamu nampak semakin muda semakin mudah amazing.....!" Sambil mempersilahkan saya untuk duduk di kursi periksa........

"Dokter jangan heran kenapa saya semakin lama semakin muda.... Oya dokter Bolehkah saya menanyakan sesuatu....?

Dia tampak kaget karena bahasa-bahasa saya yang seperti biasa tidak muncul dan mimiknya langsung serius.... "Tentu saja....apa yang akan ditanyakan...?" Jawab Dokter

" pagi-pagi dokter biasanya sarapannya apa....?

Ditanya seperti itu Pak Dokter nampak kaget karena mungkin seumur hidupnya baru kali ini ada orang yang bertanya apa sarapan paginya....?

Bahkan mungkin istri atau ibunya pun belum tentu pernah menanyakan hal yang sama......

Dokter itu tiba-tiba tertegun sejenak dan menjawab "tentu saja saya sarapannya biasa seperti sarapan yang umumnya anda makan juga ..... biasanya roti dan secangkir kopi"

"Menarik jugaaa....Kenapa anda menanyakan itu...?" Kata Dokter....

"Saya ada sesuatu yang luar biasa buat Dokter... ada sebuah terobosan baru namanya konsep sarapan sehat besok pagi Dokter saya undang ke Nutrition Club saya mencoba Sarapan Sehatnya pasti anda akan merasakan stamina yang luar biassa....!"Kata Saya.....

"Apa itu Nutrition Club..?" Tanya Dokter.....

" Dokter kalau sarapan pagi biasanya dimana...? " perhatikan yaaa...saya tidak menjawab dan menjelaskan apa itu NUtrition Club namun saya justru balik bertanya....

Dokter spontan menajwab " Kadang dirumah, kadang di warung kopi, kadang disini..."

"Okee... besok sarapan paginya ditempt kita yaa...." kata saya......

Dan dokter gigi ini menjadi customer loyal kami hingga saat ini dan sudah bertahun tahun.....

Sejak saat itu saya menemukan sebuah jurus baru menemukan peluang baru menemukan dunia baru dan menemukan kenyataan bahwa pasar Herbalife itu luas sekali Jika kita paham cara menyampaikannya......

Dalam bisnis Herbalife percakapan adalah sebuah seni Tak ubahnya seperti penyanyi dan penari yang selalu menemukan nyanyi an-nyanyian baru atau tarian-tarian baru.... Yang menarik untuk didengarkan bahkan kita ikut2an mendendangkannya

Terkadang kita tidak menyadari itu dan terjebak dalam percakapan yang monoton dan terbukti tidak berhasil.... atau peluang hasilnya kecil tapi terus-menerus kita ulangi dan ulangi lagi ....dengan harapan suatu saat berhasil.....😅😅😅

Bertanya adalah kunci sukses mengundang orang ke Club

Berkreasilah dengan bertanya-bertanya-bertanya....yang jawabannya mau tidak mau lawan bicara kita menjelaskan sesuatu......sehingga akan terjadilah percakapan yang mengasyikkan....dan percakapan itu akan menimbulkan kesan yang mendalam....meskipun hari itu dia belum closing mau datang ke club...namun dia akan teringat kepada kita saat dia ingat Konsep Sarapan Sehat

Cerita Leon Yang Lain : Percakapan 30 Detik di Dalam Lift

Saya sering bertemu dengan tetangga bapak-bapak yang sangat gemuk. Karena kebetulan kami berada di apartemen yang sama. Dia tahu saya ada di Herbalife...

"Anda di Herbalife ya...itu bagus untuk melangsingkan yaa... Sayangnya saya itu tidak bisa menahan diri untuk tidak makan..... Saya makan apa saja karena yang lapar sebenarnya mata saya.... Saya memakan makanan apapun yang saya lihat... Jadi pasti susah... Semua cara diet gagal.....

Bertahun-tahun dia sering mengucapkan kalimat yang sama selama pertemuan kira-kira 30 detik di lift.....

Saya yang biasanya diam Namun karena telah memiliki jurusnya saya bertanya.....

"Mungkin masalahnya bukan mata...mungkin Pancreas anda... ngomong-ngomong anda setiap hari sarapannya apa....?

Dan dia menjelaskan bla bla bla bla.......

"Ayuk ke Nutriton Club saya... Saya akan tunjukkan kepada anda contoh sarapan yang sehat dan bagus untuk pankreas anda"

Orang itu kaget karena respon Saya yang tidak biasa..... Mungkin...Seumur hidupnya baru kali ini ada orang yang menanyakan apa sarapan paginya......

"Apa itu Nutrition Club...?"

" Anda biasanya kalau sarapan pagi di mana di rumah atau di kedai kopi...? laki-laki jurus andalan keluar yakni bertanya bertanya dan bertanya......

Dan bapak itu dalam waktu seminggu langsung merasakan kehidupan yang baru......

Cerita Lain : Jangan memBatasi diri  Hanya bicara  Pada Orang Gemuk saja

Saya mengenal banyak wali murid di mana anak saya sekolah salah satunya bernama Emily..... Seorang wanita yang saya kenal perokok berat.... Saya ajak ngobrol berapa rokok yang dihabiskan setiap hari..... Dan dia bercerita merokoknya sekian bungkus dan sudah berjalan bertahun-tahun dia ingin berhenti merokok tapi sulit sekali...... Kalau anda sendiri bagaimana...? Kata Emily

" Saya pun dulu merokok dan sudah berhenti selama 5 tahun dan kebiasaan sarapan nutrisi sangat membantu saya menghentikan kebiasaan merokok" kata sayaa....

" ngomong-ngomong apa sarapan pagi Anda setiap pagii....??

Selalu saya tanyakan apa kebiasaan sarapan paginya.... karena pertanyaan-pertanyaan itu akan membuka banyak obrolan..... dan obrolan-obrolan itulah yang memberikan kesan.... akhirnya dia tertarik ingin ikut program dan datang ke klub kita

Cerita Lain : Distributor Lama yang berhenti konsumsi produk

Setelah menemukan jurus yang baru yakni bertanya bertanya dan bertanya..... saya coba aplikasikan jurus ini kepada customer customer atau distributor distributor lama yang berhenti konsumsi produk..... Saya hubungi mereka satu persatu via telepon....

" hai apa kabar Leon...masih di Herbalife jugaaa... Bagaimana bisnismu sekarang..?" Kata suara diseberang sana....

" Wow kabarnya baik sekali...herbalife sekarang luar biasa ada program sarapan sehat... oyaa... ngomong - ngomong apa sarapan kamu setiap hari ...?" tanya sayaa..... Dan bla..bla..blaa...diapun langsung ikut program lagii....

Bertanya adalah kunci sukses mengundang orang ke Club

Contoh1 :
Anda sedang mengundang dengan membagikan Flayer "Pak... Ini ada undangan untuk bapak sarapan pagi di nutrition Club kami.."

"Nutrition Club itu apa Mbak...?"

" Bapak kalau pagi Biasanya sarapan di mana...? "
(Dengarkan jawabannya...dan bertanyalah lagi )

" Sarapan paginya Biasanya apa Pak....? "

Contoh2 :
"Anda Herbalife ya wah 5 tahun lalu saya pernah beli produknya Saya nggak suka rasa bubuknya pilpilnya juga pahit Saya nggak bisa makan...."

Jawab "wah berarti persis seperti saya itu pak... Eh nyomong-ngomong setiap pagi Bapak Sarapannya apa...? "

Dia akan menjawab blablabla....

"Silakan pak datang ke NC kita...ini alamatnya ini telponnya..."

Mengundang orang ke NC jika dilakukan dengan cara  Bertanya dampak lebih besar peluangnya orang itu mau hadir...m

Semoga bermanfaat

Hadi Kuntoro
Mendongeng dari lereng gunung Dieng

JURUS SUKSES BISNIS YANG LUAR BIASA ADALAH "BANTU ORANG LAIN"

Jika ingin terbebas dari kegelapan, anda harus menyalakan sesuatu agar bisa menerangi sekitar benda-benda di sekitar anda

Lihat Tulisan saya sebelumnya di :
https://hadikuntoro.blogspot.com/2015/06/ruangan-gelap-vs-perasaan-gelap.html

Semalam saya baru bercerita yang sangat menarik ya jika anda di posisi gelap yang perlu diterangi adalah yang ada disekitar kita bukan diri Anda....

Semalam mendongeng cerita itu jadi teringat dongengan salah satu ibu yang sangat luar biasa namanya Bu Pipin.
Bu Pipin ini Ibu salah seorang pemilik NC di Wonosobo 2 namanya Club Anggrek di Kertek, namun karena kesibukan mengurus 3 anak2nya yang masih kecil akhirnya NC nya tutup...
Namun kami mendapatkan inspirasi yang sangat luar biasa dari cerita ibu Pipin..... Kalau berbicara mirip seperti Mae karena sama-sama dari Banjarnegara
[
Saat ini usianya sudah di atas 60 tahun Sudah pensiun dan cerita beliau di masa mudanya berkarir di bank sangat menginspirasi....
Berawal dari saudara kandungnya yang pulang kampung dan membuat Bank Surya di Banjarnegara.... Saudaranya ini pensiunan dari sebuah bank yang besar di Jakarta......
Membuka sebuah bank di kampung bukanlah hal yang mudah meskipun pengalamannya sudah bertahun-tahun di bank yang besar di Jakarta....... dan yang menjadi karyawan karyawan di Bank Surya Yudha pada awalnya adalah diambil dari saudara-saudaranya.... Salah satunya adalah Bu Pipin ini.....

Dengan Bahasa yang Ngapak yang Medok Bu Pipin bercerita "Saya awale ya bingung kepriwe carane luru nasabah....kulo ditempatake teng Kecamatan Mandiraja..pokoke kon babat alas tahun 90an....jaaan rasane bingung.... kan  ora duwe pengalaman luru nasabah kon blusukan neng pasar sih kepriwe carane..... harep nawani tabungan bank-bank liyane wis njeprah akeh ora kaprah....malah bank thongol kae ora ming neng pasar tapi malah nekani umah-umah.... lah jan bingung... nganti nangis-nangis kepriwe carane.... " (saya awalnya bingung bagaimana cara mencari nasabah.... Saya ditempatkan di kecamatan Mandiraja... Seperti membuka hutan baru tahun 1990an... Rasanya bingung karena kan tidak punya pengalaman mencari nasabah blusukan di pasar Bagaimana caranya....?? Mau menawarkan ke Pedagang pedagang ternyata saingan nya sudah banyak.... bahkan banyak bank-bank kecil yang lebih hiperaktif lagi yang mereka jemput bola mendatangi rumah-rumah...sering disebut Bank Thongol karena pagi2 sudah duduk nongol dindepan pintu....heheh...  Rasanya bingung sampai nangis-nangis Bagaimana caranya...?)

"Rasanya capek.... Hingga akhirnya pada suatu hari menemukan jurus yang tidak rencana sebelumnya..... Beberapa orang di pasar yang sudah saya kenal saya mengakrabi mereka..... Saya mengganti jurus mendekati mereka" kata bu Pipin
Nggak pernah lagi menawar nawarkan tabungan atau pun dagangan dagangan bank yang lain......
Namun yang saya lakukan justru saya sering membantu mereka berdagang......
Pedagang beras yang ramai saya dekati kemudian saya bantu melayani customer nya daripada saya nganggur.... Kadang saya ikut nimbangin dan mbunteli gula pasir...dimasukin ke kantong2...
Kadang saya bantu pedagang pakaian ngepas ngepasin baju ke customer customer nya yang sedang mencoba baju..... Kadang membantu mengambilkan baju yang kira-kira pas buat customer nya.....
Paling tidak saya bantu-bantu mengundang orang-orang yang lewat di depan kios atau Los Los pasarnya untuk mendekat...... Dan menawarkan dagangan Di mana saya berada.....

Para pedagang pedagang yang saya bantuin Pada senang...... Dan kalau pasarnya sudah mulai sepi mereka santai justru merekalah yang bertanya...... "Bagaimana wes nutup target belum...? Nasabahe wes pira (nasabahnya sudah berapa) .... Sini saya tak ndaftar.... Nanti anak saya saya daftarin juga...itu adik saya kon daftar saja ngomong saya yang nyuruh...."
Dan 3 sampai 4 tahun kemudian mulailah Kita memetik hasilnya.....Mandiraja termasuk kecamatan yang rankingnya tertinggi di Bank Suryaa....

Dan saudara saya itu pintar..... karena melihat saya bisa membangun pasar seperti itu akhirnya saya dipindah-pindah ke Kecamatan lain..... Dan saya terapkan jurus yang sama ya hasilnya ternyata bagus...... Bahkan saya diminta mengajar para sales sales dan marketing-marketing baru

Dalam waktu yang tidak terlalu lama untuk ukuran sebuah bank.... Akhirnya masyarakat mengenal dengan sangat cepat Bank Surya.....Modal awal tahun  90an sekitar 150juta...sekarang ya mungkin sudah diatas 2 trilyun....
😱😱😱😱

Dan Bank Surya sekarang bisnisnya menggurita...membuka hotel-hotel dan tempat-tempat wisata...termasuk Hotel Santika di Purwokerto hotel mewah berbintang Internasional kabarnya itu adalah milik Surya Group....

Bank Surya Yudha Sukses karena ujung tombaknya saat ini memiliki ratusan mungkin ribuan  Bu Pipin-Pipin yang lain.... yang jurusnya dahsyat sekali membantu orang lain dulu.....

Kenapa tidak anda lakukan jurus-jurusnya Bu Pipin untuk mengundang orang ke NC......

Semoga Cerita Bu Pipin ini bisa menjadi Inspirasi anda.....tidak hanya di pasar-pasar...tapi dimanapun....bantulah orang lain...apapun itu.... ORA USAH EMAN-EMAN DENGAN TENAGA (enggak usah sayang-sayang dengan tenaga) ada orang lain kesulitan menyebarang bantulah menyebaerang....ada orang lain kesulitan mengeluarkan motor dari parkiran sebuah toko...anda bantu mengeluarkan motor.....

Oyaa...saya jadi teringat adiknya Bulek Laily namananya Mas Zaka
mas Zaka ini dulunya hanya pengurus mushola di Bandara Soeta....namun oranngnya entengaaaaan bangeet..... dia senang membantu orang dengan segala kondisinya...... kami pernah 2x di jakarta kehabisan tiket pesawat maupun kereta..bingung mau pulang ke Wonosobo.... kita telepon Mas Zaka minta dicarikan mobil carteran ke Wonosobo... eh yang mengantar malah mas Zaka sendiri.... bahkan beberapa bulan lalu kami kebingungan di bandara tertinggal pesawat....gak ada lagi pesawat bahkan besoknya pun habis karena Long Weekend.... kita telepon Mas Zaka... minta dicariin kendaraan pulang...lagi-lagi mas Zaka yang ngantar dengan mobilnya...bahkandiantarnya pakai mobil Aplhard-nya...🙈🙈🙈😱😱😱

Kata Mas Zaka "Saya itu senang bergerak...males nganggur...kadang daripada nganggur saya malah menggantikan pekerjaan  Tukang Parkir saya nongkrong di pinggir jalan saya lihat tukang parkir kok kerjanya asyik..... saya suruh dia istirahat saya pinjem bajunya...terus saya gantikan pekerjaannya....uangnya buat dia semua...dia seneng dan jadi sedulur....hehehhee
Mas Zaka ini sekarang jadi Milyarder....dia termasuk salah satu pemasok Air Zamzam yang besar ke Jakarta....... karena selama kerja di Mushola  bandara itu banyak bantu2 orang akhirnya dikenal oleh pilot-pilot...biro2 umroh haji....petugas-petugas imigrasi....dan tidak terasa orang-orang yang dibantu itu memuluskan jalannya..... Dia bercerita jualan 1 galon (5 liter) air zamzam itu untungnya bisa 100ribuan lebih....dan sebulan dia bisa menjual 5000galon...bahkan di bulan rame bisa diatas 10.000 Galon....dan lebih besar permintaan daripada kemampuan air Zamzam yang dia bisa datangkan......

Semoga cerita-cerita itu menginspirasi anda.....
Selamat Berakhir Pekan.....

TANGEH LAMUN ANA WONG BODO KOK SUKSES

TANGEH LAMUN ANA WONG BODO KOK SUKSES (Enggak Mungkin ada Orang Bodoh Kok Sukses, sukses itu hanya dimiliki oleh orang pintar)

Kemarin saya ngobrol dengan Mae....obrolane menarik sekali yakni memandang orang sukses di Herbalife dari kacamate Mae

Wong Sing Sukses neng Herbalife kuwe ora main-main...ora baen baen....

menurut Mae kuwe kategorine wong sing luar biassaaa....

Artinya..... "Orang yang sukses" di Herbalife itu orang yang tidak main-main benar-benar bukan orang sembarangan.....

Bahkan sebenarnya orang yang sukses di Herbalife itu masuk kategori orang yang luar biasa.....

Belum tentu Satu kecamatan ada orang yang bisa sukses seperti itu.....

Zaman dulu mae itu hidupnya susah..... Sejak kamu kecil bahkan kamu belum lahir sudah terbiasa hidupnya rekoso..... Makan Harus irit sekali.... Dalam hal dalam segala hal Harus irit......
Dan ini berlangsung sampai kamu kuliah selesai.... Artinya berapa tahun mindset irit itu sudah menempel di kepala Mae
Dan apa-apa yang menempel itu sangat sulit dihilangkan......
Melainkan harus dengan kesabaran yang sangat tinggi......

Saat ini mae punya tabungan banyak..... Juga punya stok dagangan yang banyak..... Setiap hari make masih terus ke pasar...... Sedikit banyak uang tetap terus masuk..... Ditambah uang-uang dari kiriman anak-anak juga masuk..... Dan Mae  sudah tidak punya hutang spt jaman dulu..... Dan mae  juga tidak punya beban menyekolahkan anak lagii......

Di posisi mae ini sebenarnya keuangan sudah sangat longgar...... Tapi sifat pelit sifat iri itu menempel seolah-olah posisi kita masih susah seperti zaman dulu.......😄😄😄😄😄

Makanya kalau kadangkala mae diajak makan-makan..... Hanya untuk makan nasi ayam pisang goreng ikan.... Ternyata tagihannya ratusan ribu hanya karena tempatnya bagus.... Mae itu rasane stress....hahahaha....😅😅😅😅

Lha Mbokan Mae tau disengi yoyok ngumbe kopi tarbak apa apa kaeee..... lha ngumbe kopi karo roti tak deleng bon e ka 80ewu punjul..!! lhaaa angger neng Karangkobar 80ewu li kena nggo tuku kopi 2-3 kilooo....malah kopine enak banget disangaan.....!

Artinya :
Lah Mae kan pernah diajak Om Yoyok minum kopi di tarbak (maksudnya Starbuck)  apa apa itu ya..... Lah minum kopi sama roti rasane ya biasa saya lihat bonnya ternyata kok lebih dari 80ribu...!!! Nah kalau 80ribu itu di Karangkobar bisa untuk membeli kopi 2 atau 3 kilo kan..? (sekaligus bisa untuk minum 3-4 bulan) malah kopinya enak sekali karena tradisional dan disangrai.....😄😄😄😄😄

Dan level-level pelit seperti itu sudah mendarah daging di benar semua orang..... Juragan Juragan sembako yang kaya raya pasti memiliki mental yang seperti itu karena sembako itu untungnya kecil...... Bahkan Cina Cina yang kaya raya yang jualannya emas sekalipun... Itu level pelitnya Justru lebih kuat lagi.....😄😄😄😄

"Malah Mak Beng Wanayasa kae tau ngomong....lah awake dewek duwete akeha mono kepengine tuku pangan ya sing murah...lha enggane krikil kena dipangan bae mendingan mangan krikil sing ora mbayar.....wkekekek" kata Mae....

Artinya :
"Malah Mak Beng (Ada teman Mae orang kaya dari kecamatan sebelah namanya Bu Beng, di jawa banyak wanita yang dipanggilnya si Beng) yang pernah ngomong... lha kita meskpun uangnya banyak apa-apa maunya irit...beli makanan yang murah....bahkan jika lapar dan bisa makan kerikil karena kerikil bisa dimakan pasti dimakan...karena enggak perlu bayar....(hahahaha....)" kata Mae......

Itulah salah satu hal yang menjadi tantangan para penjual Herbalife.....kata Mae.... Makanya orang Herbalife yang bisa bisnisnya eksis dan sukses itu bukan orang sembarangan..... Karena bisa membolak-balikkan pikiran orang-orang yang semacam itu.....

Itu baru masalah tantangan satu hal saja...yaitu mindset irit

Belum tantangan yang lain... Yakni tantangan psikis masalalu..... makan itu bukan sekedar memasukkan makanan ke mulut tapi ternyata berhubungan juga dengan emosional atau psikis..... Juga dipengaruhi masa lalu.....

Misalnya kita ke warung sudah terlanjur pesan banyak.... Bagi orang yang masa lalunya susah tidak menghabiskan semua yang di piring itu masalah besar..... Kepingin nya yang dipesan itu semua harus dihabiskan......eman eman alias sayang sayang....

Ada juga orang yang merasa dari kecil makannya susah..... giliran sekarang sudah punya uang Kenapa saya harus makan Yang seperti waktu kecil lagi......tempe mentah...ayam anyep....air putih...teh tawar... Sayur anyep... Ikan rebus...gak boleh brutu...gak boleh sate...gak boleh lemak lemak.....🙈🙈🙈🙈🙈

Kemarin kami banyak ngobrol dengan Mbak Lastri dari Wonosobo, tukang pijet yang menurut kami termasuk sukses bisnis herbalife...krn customer loyalnya banyak dan sebulan sering bisa 1000VP....kami  juga banyak ngobrol dengna Mbak Sailah....orang biasa2 banget... kerjane rewang (pelayan/pembantu) di toko suaminya kenek.....setelah kami dalami mereka Jebulnya ORANG-ORANG PINTAR

makanya kata kata Mae " WONG NEK SUKSES MESTHI WONG PINTER tangeh lamun ana wong bodo ka sukses...... "

"ORANG YANG SUKSES PASTI ORANG PINTER" enggahk mungkin ada orang bodoh kok sukses.....

Dan obrolan sore hari saya dengan Adik Saya (Namanya Yati, kakaknya Ooom Yoyok) ketika pas ada kesempatan ngobrol di kampung ini cukup menarik.....

"Mas Bisnis herbalife kok sepertinya mudah sekali, yang menjadi president team ada Sopr taksi, ada penjual nasi uduk, untuk sukses di bisnis ini tidak perlu punya ijasah, tidak perlu sekolah tinggi-tinggi, tidak perlu belajar yang susah-susah....hmmm menarik juga yaaa...." Adik perempuan saya membolak-balik majalah TODAY, majalan rekognisi yang terbit tahunan.

Sebelum saya menjawab, Mae saya sudah menjawab duluan "lhaaa...itu artinya kamu salah tangkap. Mereka yang sukses dibuku itu PASTI ORANG PINTER, mereka pasti sudah banyak belajar dari kesusahan dan mereka lulus dari semua ujian, hanya saja mereka KEBETULAN tidak sekolah tinggi sampai sarjana, ya seperti Mae ini, sekolah hanya sampai kelas 3 SD, tapi mae banyak berguru dan belajar dari almarhum bapakmu...."

Saya tersenyum mendengarkan obrolan itu. Jawaban Mae kepada adik saya itu memberikan inspirasi, MEREKA YANG SUKSES ITU PASTI ORANG PINTER, HANYA SAJA MEREKA TIDAK SEKOLAH SAMPAI SARJANA.

Teman-teman, melihat hal yang sama, kadang kita sering terjebak salah penafsiran. Dan hati-hati, salah penafsiran akan segala sesuatu bisa jadi membuat kita salah langkah.

Sambil action menjalankan bisnis Anda, Terus meneruslah belajar, jangan pernah berhenti mengkaji ilmu, belajar dan terus belajar, setelah melalui banyak kesulitan, dan terus belajar itulah yang membuat seorang sopir taksi  akhirnya menjadi president team, belajar dan terus belajar itulah yang membuat seorang ibu rumah tangga akhirnya menjadi president team.....

Jangan terbolak-balik, saya tidak mau mempelajari ilmu yang sulit, karena hanya belajar yang gampang-gampang, yang sederhana, si  Itu bisa sukses, dan enggak pusing-pusing si Itu bisa berhasil.....

Lhaaa....itu ada yang buta huruf bisa sukses ..?

Hehehe....Dalam hal membaca beliau kurang pinter, namun beliau PASTI punya KEPINTARAN HEBAT yang lain yang diatas rata-rata, misalnnya Berani ngomong, Berani mengajak orang ke NC, Berani menyapa orang dan bercerita tentang ini tentang itu...tentang story telling....tentang testimoni customer...dlll...dll... dan semua itu tidak Instan...... pasti ada pemebalajaran-pembelajaran di masalalu....mungkin pembelajaran itu tidak di masa sekarang...mungkin sebelum bisnis ini....mungkin bahkan mereka sudah belajar semenjak belum mengenal dunia bisnis.....

Semoga anda terinspirasi dengan tulisan ini...

Hadi Kuntoro
Mendongeng Dari Lereng Dieng