CERITA-CERITA SEPUTAR LIDAH BUAYA (ALOE VERA)


Herbal Aloe Concentrate, atau yang kita kenal sebagai “Aloe” komponen utamanya terbuat dari tanaman Lidah Buaya. Tanaman ini banyak ditemukan juga di kampung-kampung kita untuk hiasan halaman depan rumah, hingga ada budidaya di kebun-kebun dijadikan minuman lidah buaya. 

Awal-awal selalu muncul pertanyaan, apakah suatu hari nanti, di Indonesia yang subur ini Herbalife akan membuat pabrik, dengan memanfaatkan tanaman Lidah Buaya yang dari Indonesia...?
Mengapa Herbalife memilih Aloe dari Mexico..?

Pertanyaan ini saya sampaikan ke kakak saya, namanya mas Edi, yang kebetulan ahli Agronomi, dosen IPB yang juga menjadi staff khusus kepresidenan  yang sudah pernah bolak balik ke Amerika Selatan, termasuk Brasil dan Mexico entah meneliti apaa.. gitu disana....hehehe... kakak saya ini senengane sekolah dan baca buku... jadi otaknya ada 5...

Jawaban kakak Saya, “Aloe Vera alias Lidah Buaya itu banyak macamnya, ratusan jenisnya...mungkin 200 sd 300 an ada, tersebar di seluruh dunia, di Indonesia hanyalah sebagian saja dari Aloe Vera, dan saya gak ngerti  Herbalife menggunakan jenis Aloe Vera yang mana, karena Aloe Vera yang untuk dimakan, untuk sampo, untuk wajah, itu jenisnya berbeda-beda, tidak semua bisa dimakan...hehehe”




“Dan Meskipun sama-sama dimakan, jenisnya pun bisa berbeda-beda, dan untuk jenis aloe yang sama pun jika ditanam di tempat yang berbeda, maka meski nampak sama, kandungane nutrisi dan mineral yo berbeda – beda tergantung kondisi tanah itu. Seperti Buah Salak Pondoh, misalnya, meskipun sama-sama bentuknnya, namun Salak Pondoh Jogja, Salak Pondoh Karangkobar (kampung kita), Salak Banjarnegara, Salak Wonosobo kandungan nutrisinya berbeda-beda, kecuali media tanamnya di kondisikan dulu...agar sama persis...maka baru bisa saling mendekati....”

“Demikian juga Aloe Vera, jenisnya sama pun, ketika di tanam di Mexico dan di tanam di Indonesia hasilnya sangat berbeda, karena Mineral dalam tanah antara disini dan di Mexico sangat berbeda, kecuali ada pengkondisian tanah....itu mungkin namun prosesnya tidak mudah, butuh penelitian puluhan tahun, dan sayange di Indonesia kajian dan penelitian Aloe Vera sangat minim ”

Saya manthuk-manthuk atas penjelasannya, dan penasaran,  gak mudahnya seperti apa sih yaaa.... saya membayangkan pabrik mobil, dengan mudah bisa bikin pabrik dimana-mana tuuh...hehehe...

_“Lidah buaya di beberapa daerah di Mexico itu tumbuh layaknya rumput, itu di film koboi yang ads indian-indian, kamu lihat pohon kaktus kan yang berduri-duri..itupun masih kerabatnya Aloe Vera, masih seduluran hehehe.... oh ya.. di Mexico sana dimana-mana di pinggir jalan, di belakang rumah, tumbuh Lidah Buaya, terus mereka itu sudah ratusan tahun dari nenek kakek moyang memanfaatkan Lidah Buaya,  perkebunan-perkebunan Lidah Buaya  disana itu luas sekali layaknya kebun Kelapa sawit disini, satu kebun saja bisa panjang lebarnya 10km hehehe.... ambaaaa mbangeet (luas sekali) dan ada ratusan apa ribuan kebun, jadi bisa dibayangkan, Nandure bae (nanamny saja) harus pakai mesin, panen pakai mesin langsung ke kontainer, belum nyemprotnya tanamannya kadang pakai pesawat saking gedene...hehehe”_ kata Mas Edi kakak saya.

Weleeh...ternyata tidak sederhana yaaa.... dimana nanam Lidah Buaya  seluas itu di Indonesia yaa...hehehe.... dan malam ini rasa Penasaran saya terjawab setelah saya buka-buka halaman website 
 Herbalife yang menceritakan sejarah Lidah Buaya nya dari bibit hingga sampai ke mulut kita.
_Di Mexico ada lembah yang namanya Jaumave, Tamaulipas, lembah ini unik karena tanah di lembah ini dahulunya adalah dasar laut yang jutaan tahun kemudian terangkat dan sekarang menjadi daratan, itulah makanya tanahnya mengandung mineral-mineral sangat unik, nutrisi yang sangat bagus untuk manusia. Mineral-mineral itu masuk kedalam Lidah Buaya, dan akhirnya dengan proses yang panjang masuklah kedalam tubuh kita..._

Dalam pencarian Lidah Buaya , akhirnya Herbalife menemukan daerah Jaumave inilah sumber terbaik, dan Herbalife menerapkan persayaran yang sangat ketat untuk tanaman Aloe Vera nya yakni, Tanahnya harus steril bebas Pestisida, fungisida dan pupuk kimia yang berbahaya, kompos-kompos tanamannya dibuat dari sisa-sisa Aloe Vera yang tidak terpakai, dan yang unik Herbalife 
Mensyaratkan agar proses penanaman hingga pemanenan di usahakan manual bener-bener dengan tangan, agar menjadi produknya bener-bener Organik...wow...luar biasa yaaa.....
Saya membayangkan, menanam dan memanen harus menual, untuk area yang luasnya ribuan hektar kayak apa banyak orang yang terlibat yaaa.....

Dan menarik lagi adalah Herbalife menunjuk sebuah lembaga pengawas yang memastikan bahwa produknya lidah buaya nya adalah Halal. Lembaga Pengawas ini namanya _*IASC (International Aloe Science Council)*_. Hebat yaaa....  (saya membacanya di http://www.herbalifespotlight.com/2014/10/herbalife-aloe-products/     )

Saya heran, tanaman saja sampai diawasi kehalalannya, apakah berarti ada tanaman Lidah Buaya yang tidak Halal..? oooo..mungkin dalam proses pengolahannya kali yaaa.... wooooww...makin takjub, berarti herbalife kereeen detail dan sangat hati-hati sekali yaa...
Membayangkan betapa panjang prosesnya dari nanam bibit sampai masuk ke mulut kita, rasane jadi eman-eman (sayang-sayang) jika produk ini disia-siakan....hehehe...

Maksudnya gimana...?

Maksudnya, setelah rutin konsumsi Aloe kan daleman usus dan alat pencernaan kita jadi bagus kinclong dan bersih bangeet... jika kita kembali makan ngawur lagi kayak jaman dulu kok eman-eman (sayang-sayang) yaaa....

Beberapa hari yang lalu saya ketemu customer, Sebut saja namanya Ica, wajahnya sudah bersih fresh kinclong, dulunya kusem dan kegemukan, baru saja saya puji-puji “Sekarang mbak Ica fresh sekaliiii.... pasti rajin minum aloe yaaa....?”
Eh ada temennya yang nyeletuk “Pak kemarin Ica ketahuan saya lagi beli Cilok sama batagor tuuuh....”

Kata Ica “Hahah...gak tahan godaan pak...cuman sekali kok pak.... gimana ya pak saya itu pecinta berat cilok dan Batagor hehehe...”
Jawab saya “Mbak, ibarat rumah, dalamnya sudah kinclong, lantainya marmernya bersih, perabotannya lux dan mewah bersih sekali.... jika tiba-tiba ada tetangga yang akan membuang sofa dan lemari rusak yang sudah kotor berjamur, apakah akan ada minta dan dimasukkan kedalam rumahe mbak Ica siih....eman-eman kaan....hehehe”

Itulah cerita seputar rasa penasaran saya tentang Aloe Vera salah satu produk unggulan kita di Rumah Nutrisi ...semoga  terinspirasi....

Www.hadikuntoro.com

TRAGEDI KUNCUNG BAWUK

Jika Mickey Mouse adalah sepasang kartun favorite anak-anak tahun 90an maka Kuncung  dan Bawuk adalah idola anak-anak tahun 80an

Hahaha...dan anda yang ngefans Kuncung Bawuk berarti sudah tuaa..

Pagi ini saya ingin mendongeng tentang kisah kuncung bawuk yang mungkin anda sudah pernah denger....😃

Anggap saja ini Kuncung Bawuk   millenium

Suatu pagi,  Bawuk berdiri dipinggir jalan, dengan pose menunggu angkot, mau ke pasar barangkali, namun anehnya setiap ada angkot yang lewat di depannya, si Bawuk memalingkan muka, bahkan si sopir angkot sampai memanggil, si Bawuk tetap cuek... mendengus dan memalingkan muka.

Bapaknya muncul _"Hloo nduk Bawuk, kok belum berangkat-berangkat kenpasar...?"_

Jawab Bawuk "Sebel..!! Nanti saja Pak, dari tadi pagi angkot-angkot  tak stop pada nggak mau berhenti, saya dicuekin..!  Juengkel aku,  sekarang gantian mereka yang tak cuekin...!! *_Rasain angkotnya kosong gak ada penumpang..!!_*"

Bapaknya menghela nafas dan tepok jidat 20x...!

Lain cerita si Bawuk, lain pula cerita si Kuncung.

Bapaknya heran, beberapa hari ini kok si kuncung ngambek gak mau ke tokonya, karyawan-karyawan menunggu buka pun di cuekin.

Bapak : _"Cung - Kuncung kepiyo to kowe, hla tokomu kok tidak mbok bukak kepiye kuwii...?_

Jawab Kuncung : _"Wes biarin pak, mau tak tutup dan tak bikin bangkrut saja bisnisku.....:_

Bapak : _lhaaa...kepiye ituu..toko kelontong laris langganannya banyak kok mau ditutup, kenapa...?_

Kuncung : sueebel pak..! Kemarin bayar pajak buanyak sekaliii... *_hla dinas pajak itu gak bantu apa-apa dapat duit banyak, jengkel aku..! Wes saya bikin bangkrut saja biar gak ada setoran pajak, dan biar tahu rasa itu orang pajak itu gak dapat duit...!_*

Bapaknya Kuncung ... tepok jidat lagi 50x...!

Temen-temen.... Tragedi Kuncung Bawuk diatas sepertinya ironis sekali hahaha.... anekdot yang hanya ada di cerita namun tidak akan terjadi di alam nyata...

Namun tahukah anda hingga kini sebenere cerita-cerita itu masih terjadi....

Kemarin saya ngobrol dengan Oom Yoyok, _ada team yang ngambek tidak mau mengembangkan bisnis di *Baris Pertama dan Kedua* hanya mau fokus mengembangkan bisnis di baris ke 3. Kenapaa wuuk....?_

Jawabnya : _*"Karena jika mengembangkan bisnis baris pertama dan kedua akan membuat upline saya naik level..! Kan royaltinya dia dapat, dengan fokus hanya di baris ke 3 maka royalti sampai ke saya, namun gak nyampai ke upline saya"*_

Kali ini saya yang tepok jidat 20 kali...!

Ada cerita lain lagi "Mbak bulan lalu organisasimu bisnisnya semangat, semua berproduksi, lha kok bulan ini drop sekali..?"

Jawabnya : _*"Saya lagi illfeel, sakit atiiii... sama upline, karena gak pernah bantu apa-apa, dan bulan ini upline bulan ke-2 naik level, biarin semua team tak suruh gak belanja dulu biar tahu rasa si upline gak lolos...!*_

Dan kali ini saya tepok jidat 50x...!

Temen-temen apakah anda juga  masih action seperti   Kuncung - Kuncung dan Bawuk - Bawuk yang kekinian....😃😃😃 jika dipikiran anda masih ada yang seperti itu, kini saatnya bareng-bareng tepoook jidaaaaat 200x.... ampun daah...!!

POHON KOPI DAN ALBASIA

Tahun 2000an seorang sahabat dari kecil datang menawarkan bibit tanaman kopi, yang menurutnya itu bibit yang sangat bagus dan cocok ditanam di kampung kami Karangkobar, Banjarnegara.
Tawaran kita terima, 3000an bibit kopi saya beli, dan ditanam di lahan yang sebelumnya rutin ditanam jagung.

3th kemudian, tanaman2 kopi yang sudah mulai setinggi orang dewasa itu semua kami tebang, karena menurut kami terlalu lama panennya, dan menanam cabe dan Kobis jauh lebih menguntungkan.

Namun tidak seperti yang dibayangkan, hingga hari ini hasil dari tanaman kebun kami itu belum pernah kami lihat hasilnya.

Beberapa minggu yang lalu saya bertemu lagi dengan kawan kami yang menjual bibit kopi dulu, bahwa salah satu kebun sahabat kami hampir seminggu sekali panen lebih dari 3kuintal kopi setiap minggu, dan saat ini hasilnya sedang bagus...! dan saya tersenyum kecut mendengarnya...hahahaha....dia sudah lupa dengan kopi kami...namun kepala di kepala kami ribuan kalkulator berputar-putar membuat saya pusing..wkwkwkw

Ada lagi cerita, kawan saya yang menjual tanahnya yang baru ditanam bibit kayu albasia, senilai 300juta untuk membangun rumah besar di daerah Bekasi, dan pada saat kami lewat kebunnya 2th lalu kami takjub...kebun yang dijual itu sudah menjadi hutan Albasia yang kayunya saja jika dijual nilainya milyaran..! baru kayunya yaa.....hadeewwwh....

_Temen-temen pebisnis pemilik Rumah Nutrisi, pengalaman kami diatas bisa menjadi pelajaran bagi anda....jika anda sudah masuk ke bisnis ini....maka tanpa anda sadari anda telah menanam sesuatu..... bersabar-bersabar-bersabarlah...tunda lah beberapa saat untuk tidak menikmati hasil dahulu..._

Anda sudah menananm bibit pemahaman akan kesehatan, gaya hidup, edukasi,  manfaat produk, peluang dll...kedalam hati dan benak setiap orang..... dan telinga, mata, pikiran mereka terus menerus memantau anda.... mereka melihat ketangguhan anda untuk kemudian menyerah dan bergabung dengan anda....berrr..saabaaarr...

Dan..Ada kalanya bibit itu merekah dan tumbuh 5-10 atau 20th dari sekarang.....alangkah sedihnya ketika bibit itu sudah jadi hutan siap tebang sedangkan anda dan keluarga anda sudah tidak disana lagiii....

Selamat berjuang mempertahankan diri anda untuk tetap semangat disini..!
semoga cerita ini bermanfaat.....selamat..keep on semangat..! Salam dahsyat...!

www.hadikuntoro.com

Note :
Apakah anda sudah punya tiket reuni NCGR8 di solo..? Sungguh anda melewatkan momen yang sulit anda dapatkan lagi di kemudian waktu. Lebih aman anda beli sekarang. Mumpung masih ada tiket.

*_Menyesal karena beli tiket dan anda tidak berangkat, tidak ada apa-apanya dibanding menyesal mau ikut namun kehabisan tiket_*

CARILAH KEKUATAN KATA-KATA ANDA

THE POWER OF "KATA-KATA"
Sebuah kata-kata terkadang memiliki kekuatan yang luar biasa, bahkan melebihi Mantra....contohnya cerita saya hari ini pas 10th yang lalu...saya buka dari Buku harian saya...

Tahun April 2005 saya diajak oleh kakak kelas Teknik Mesin UGM yang pernah menjadi wakil direktur di salah satu anak perusahaan Astra, waktu itu sudah keluar dan jadi pengusaha, dan saya masih Asisten Manager di Toyota Astra, Karawang.

"Main ketempat kawan saya yuk..." katanya....
Ternyata saya diajak ke salah seorang direktur Astra, yang sudah resign dan menjadi pengusaha juga.
Rumah di sekitar Pasar Minggu buesar sekali rumahnya, ada pos jaga yang dijaga 4 orang sekuriti.
Kami diajak jalan memutari kebun, kolam renang, dan yang membuat merinding anjingnya banyaaak sekalii...berisik...dan bentuk anjingnya aneh...langsing, tinggi dan panjang...pasti kalau lari bisa kenceng kayak motor kali..hahaha....ternyata itu jenis anjing dari timur tengah katanya....

Setelah ngobrol-ngobrol baru tahu ternyata beliau kakak kelas juga di UGM, dan saya tanya "Pak posisi sudah direktur, sudah enak kok resign juga...?"

"Mau tahu...? hahaha....serius mau tahu..? jangan salahkan saya kalau nanti kamu resign juga yaa...." kata beliau dan saya malah penasaran

"Mas Hadi, usia 50-60 th adalah masa keemasan bagi seorang karyawan. Rasa cinta, loyal, bangga dengan perusahaan dimana kita bekerja, berada di posisi puncak, dirumah anak-anak sudah besar jarang ketemu, istri sudah sibuk dengan urusan bersama teman-temannya, jadi kita akan menjadi orang yang kesepian, dan tempat hiburan yang paling menyenangkan adalah di kantor" saya manggut-manggut

"Namun pada saat loyalitas kita sangat tinggi itulah tiba-tiba seseorang menyodorkan selembar kertas tanda terima kasih, dan kita diajak keluar pintu gerbang ditutup....beberapa saat kemudian jika kita kangen dengan apa yang sudah kita bangun, kita datang ke kantor, rasanya sedih...kita harus lapor satpam, ditanyain bapak siapa..? mau menemui siapa..? dia tidak mengenal kita dan kita dimintta meningglkan KTP..hahaha...itulah masa pensiun..." kata beliau

"Saran saya, sebelum usia 50th mas Hadi harus sudah mandiri bukan karyawan lagiii" katanya....
Hahahaha....ternyata misi kakak kelas mengajak saya ke Rumah Sohib nya itu untuk mengacaukan pikiran saya agar jangan fokus jadi karyawan saja....sejak itu saya sering mumet...seperti kena virus....hingga akhirnya memberanikan diri keluar dari Toyota Astra 2008.....

Temen-temen itulah contoh sebuah kekuatan kata-kata.....banyak-banyaklah mendengar, anggap saja kaki anda sangat ringan untuk melangkah kemanapun untuk mencari sumber kekuatan "kata-kata"
Semoga Anda Terinspirasi dengan tulisan ini....keep on semangaaat

::Hadikuntoro ::

"Lagi Semangat Banget membangun 100 Rumah Nutrisi  Lagii"
Whatsapp : 081327140542 

Transformasi Mindset dari BISNIS MLM menjadi BISNIS KONVENSIONAL



Obrolan ini menarik untuk di sharing, pagi ini ada seorang WT baru yang ngobrol dengan saya via WA... jangan protes yaa.... obrolannya saya unggah kesini, karena ini cukup menarik, dan semoga menginspirasi.....
                   
WTBaru = Pak Hadi alhamdulillah saya lolos WT, NC sekarang ramai 25-30an Customer. Saya banyak belajar dari NCGR, terima kasih saya sudah dibimbing Pak Hadi, Pak Yoyok dkk, meskipun saya bukan teamnya, saya sedih mengapa upline saya gak mendampingi dan mengajari apa-apa, malah yang mengajari orang lain, yang gak dapat apa-apa dari saya....                       

Hadi =  Wuiihh.... Selamat ya, NC nya ramai dan sekarang sudah WT yaa..πŸ‘πŸΎπŸ‘πŸΎπŸ‘πŸΎ Kita sama-sama belajar, sayapun banyak belajar dari sampeyan brow....                       
Inget WT itu hanya sebutan doang, belum merupakan indikasi atau pertanda bahwa bisnis anda running well (bagus) untuk seterusnya. Sinyal bahwa bisnisnya baik adalah AWT yaaa..... Namun sayange peluange sampeyan ke AWT kok keciil menurut saya...hehehe...                       

WTBaru = πŸ˜±πŸ˜±πŸ˜‚πŸ˜‚ lha kok bisaa..hadewwh pak Hadi bikin saya shock. Tahunya gimana pak..?

Hadi = Secara mental, pondasi dasar bisnis sampeyan saja sudah salah kaprah... kenapa ada kesan upline harus peduli dan mendampingi sampeyan...?                       
WTBaru = lha bukannya upline harus care, peduli dan mendampingi donline, karena kan upline mendapat income royalti juga dari kita..?                       

Hadi = Dulu ketemu herbalife yang mempertemukan upline bukan..?

WTBaru = iyaaa

Hadi = Jika upline dapat income Royalti, Yang membayar Royalti  Herbalife opo sampeyan

WTBaru = Yang membayar Royalti  Herbalife pak πŸ˜ƒ tapi kan sumber royalti dari omset penjualan kita...πŸ˜ƒ

Hadi = Upline agar dapat Royalti  harus membeli produk juga, atau dikasih begitu saja tanpa perlu bekerja atau tanpa beli apapun...?

WTBaru = Ya harus ada pembelanjaan produk pak, upline saya NC juga, modelnya masih konvensional...             
          
Hadi = Owkee... broo mindset sampeyan itu masih Mindset MLM dan NCGR itu sebuah transformasi (perubahan bentuk) baik Mindset (paradigma), Strategi maupun Actionnya. Transformasi dari bisnis MLM menjadi bisnis Konvensional (bisnis apapun pada umumnya)

Ayuk kita ambil persamaannya yaa.... anggap saja bisnis herbalife adalah bisnis Selimut Jepang saya, saya punya teman namanya Anto, kerjanya di pabrik selimut. Berarti bisa dianggap Anto adalah upline saya. Akhirnya saya kenal dengan pemilik pabrik selimut, bisa jualan selimut awalnya sedikit-dikit merangkak, lama-lama banyak bahkan akhirnya bisa order ribuan, dan kita  bisa order selimut dengan corak  sesuai kemauan sendiri..                       

Penjualan kami sukses pernah sampai dengan omset 2 sd 3 milyar sebulan. Dan saya sangat berterima kasih kepada Anto karena menjadi perantara mempertemukan dengan pabrik selimut. Dan sebagai ucapan terima kasih saya sering ngasih Anto Uang setiap bulan (berarti saya membayar upline yaa...hehe)

Anto mungkin dikasih oleh pabrik, namun kita nggak pernah mempedulikan itu, dan kita rutin ngasih tips uang ke Anto, dan kalaupun pabrik tiap bulan ngasih uang ke Anto saya justru senaaang sekaliii.... dan tidak akan mengurangi kebiasaan kita untuk ngasih uang ke Anto...     
                  
Kita nggak pernah sama sekali bilang, "Anto kamu mestinya sering-sering bantu saya kan kamu dikasih uang sama pabrik... dan kadang kita kasih uang juga... " πŸ˜ƒπŸ˜ƒ                       

Kita berpromosi, mencetak brosur, menawarkan produk hari demi hari ke konsumen, door to door, pameran ke pameran, hotel ke hotel... dll... dan itu berjalan beberapa tahun hingga akhirnya sukses,  dan sama sekali kami gak minta bantuan Anto, bahkan kepikiran untuk minta bantuan aja kagak.... bisnis ini bisnis kita sendiri masak malah aneh kalau saya menunggu-nunggu bantuan Anto... saya sudah sangat berterima kasih dengan Anto...                       

Jika bisnis Selimut kita disamakan dengan bisnis Herbalife, Anto adalah upline herbalife saya, saya berterima kasih kepada upline karena mempertemukan dengan Herbalife.

Apakah saya perlu ngasih tips atau uang ke Anto upline saya..? Hehehe...enggak perlu... dia enggak minta, malah kadang Anto yang ngasih tips berupa promosi atau ajak makan-makan kita...hehehe

Apakah Anto dibayar oleh herbalife jika omset saya bagus..? Tergantung Anto punya omset juga apa enggak, jika Anto pasif, gak punya omset, gak beli produk ke herbalife ya Anto tidak dapat royalti apa-apa...meskipun penjualan saya buanyak dan prestasinya buagus sekalipun hehe...  
                     
Apakah Anto harus bantu mendampingi bisnis saya, ngajarin saya..? Jika iya saya akan sangat berterima kasih dan sudah sepantasnya saya akan memberi uang ke Anto, meskipun Anto juga dibayar oleh herbalife... jika saya tidak dibantuin Anto pun seharusnya kita tetep berterima kasih dan tetep ngasih tips uang jika omset kita bagus...

Artinyaa....bantuan Anto merupakan anugerah plus-plus- plus +++ dan jikapun tidak membantu apapapun sebenere si Anto sudah sangat membantu.... karena gara-gara anto itulah kamu masuk herbalife, belum tentu ketemu saya terus sampeyan tak ajak ke herbalife dan mau loooh...

Artinya bantuan dari upline itu merupakan bonus alias anugerah tambahan dari Allah sang pencipta...
                       
Namun pada prakteknya banyak yang aneh-aneh ... ada yang  galau karena upline gak bantuin, gak didampingin katanya...... yaa ini aneh bin ajaib... dan inilah yang membuat orang terjebak gak kemana-mana salah satunya ya sampeyan ini... hehehe.... selama kita masih menggantungkan kesuksesan kita di tangan orang lain ya impossible majuu, itulah makanya saya bilang keciiil sampeyan naik kelas ke AWT...hehehe

 WTBaru = hiks...gitu yaa...                       

Hadi =  Yang ironis lagi malah ada yang menjadikan upline sebagai kambing hitam sumber masalah dari bisnisnya.... karena upline gak bantuin maka saya gak bisa apa-apa...πŸ˜‚πŸ˜‚  alamaaaak... ini lebih aneh lagii... 

WTBaru = Saya banget itu Pak hehehe

Hadi = Menjadikan herbalife seperti bisnis konvensional (bisnis biasa pada umumnya) bukanlah hanya di strategi dan actionnya saja, namun paradigma kita juga harus berubah total, tidak ada lagi upline donline... jika upline gak bantu apa-apa yang alhamdulillah berkat upline ketemu lah kita dengan herbalife... apalagi jika upline bantu-bantu wow... super Alhamdulillah... namun saran saya jangan mengharap-harap yang kedua ini.... agar kita jadi pebisnis yang Independen (bebas)

WTBaru = Apakah Artinya kita gak perlu mendampingi team kita yang menjalankan bisnis

Hadi = Kalau saya lebih seneng dengan kalimat *menunjukkan jalannya* , daripada kalimat *mendampingi* .

Contoh :
“agar kamu pinter seperti yang lain-lain ayuk sekolah ke Magelang kayak saya, agar cepet punya banyak customer belajar yuk ke NC nya si A bareng dengan saya, agar dapat update ilmu dan inspirasi ayuk ikut Reuni, atau pelatihan-pelatihan yang lain..”

Ibarat memancing ikan saya akan sampaikan 
“Kamu pasang umpan ginin caranya, cemplungin ke kolam gini nyemplunginnya , dan begini cara memegang kailnya" jadi kita dengan team sama-sama memancing ikan

BUKAN :
"Sini saya pasangkan umpan, sini saya pegangin kailnya agar kamu dapat ikan" atau " sini saya pancingkan sampai dapat ikan"
 
WTbaru =  Yess faham Pak hadi, siap jadi AWT Pak....haha

Hadi = Selamat berjuang yaaa....