OBROLAN PAGI DI CLUB ABIYYU, KERTEK, WONOSOBO


Nita adalah asisten di Klub Sehatway sebelum membuka NC Abiyyu, dan Pengalaman Nita sudah 7 tahun di NC, tepatnya sejak pertama kali membuka NC sudah ada Nita, sehingga cerita suka dukanya membuat NC, Nita sudah faham benar, itulah makanya Nita memberanikan diri membuka NC di Kertek meskipun sewa tempatnyanya cukup mahal yakni 13juta setahun.

Pagi ini olahraga saya bersepeda, dan mampir di Klub nya, alhamdulillah hilir mudik club itu sudah punya pelanggan-pelanggan, yang datang dan pergi.

Ada obrolan yang menarik, ketika ada seorang pelanggan yang bertanya, "Apakah saya belum terlambat kalau buka Klub, kan sekarang sudah banyak...?"

Jawaban Nita sangat menarik _"Dulu pertama kali klub Sehatway dibuka tahun 2011, itu adalah satu-satunya Klub di Wonosobo, nggak ada saingannya bahkan barangkali di Jawa Tengah belum ada saingannya, ternyata tidak ada orang lain yang buka tidak otomatis gak ada saingan dan klubnya rame, *Klub Sehatway* yang waktu itu namanya masih *Happy Shapes* sepiii yang minum di NC hanya 2 sd 3 orang sehari...dan itu berjalan 2 tahunan, namun sekarang, ketika di Wonosobo sudah Banyak Klub (ada sekitar 16 NC) ternyata semuanyaaa punya pelanggan, dan NC-NC semua ramai....jadi ternyata semakin banyak NC justru bagus nanti semuanya akan ramai.."_

Bukanlah ini Obrolan yang menarik dan menginspirasi..?

Teman-teman, semakin ramai NC justru bisnis ini semakin menarik, dan _*jangan membayangkan pelanggan itu seperti ikan di kolam pemancingan*_ dan berpikir semakin banyak yang mancing maka ikan-ikan akan cepat habis.

Pelanggan itu terus menerus tumbuh, tambah hari tambah besar potensinya. Semakin orang-orang sadar kesehatan semakin NC-NC ramai, semakin tinggi pendidikan NC-NC akan semakin Ramai, semakin tinggi tinggi income rata-rata penduduk semakin ramai pula NC-NC kita...inget yaaa...negara kita ini terus bertumbuh ekonominya dan mengarah ke Negara Maju.

Itu baru memikirkan orang-orang yang ada, nhaa...yang menarik lagi, bayi-bayi juga terus lahir... Saya dan Amy pernah ngobrol dengan salah satu perawat di Rumah Sakit Ibu dan Anak  di Wonosobo, ternyata di Rumah sakit yang menurut saya kecil itu, setiap bulan bayi yang lahir antara 200 sd 300...😱😱😱 itu baru satu rumah sakit....

Kemampuan NC menampung customer yang nyaman berapa..? paling 20 sd 30 orang....walah peluangnya besar sekali yaaa.....

Saya membayangkan bisnis ini bukan seperti memancing ikan di kolam pemancingan , namun seperti memancing ikan di Samudera Biru, dari jaman purbakala saat pertama kali ada orang bisa nangkep ikan di laut, hingga detik ini sudah ribuan generasi, ikan itu gak habis-habis....dari dulu penduduk bumi hanya ribuan, hingga sekarang 7 milyaran, belum dihitung yang sudah pada Meninggal, ikan-ikan itu enggak habis-habis.....bahkan sekarang sampai di Gunung-gunung seperti Wonosobo banyak warung seafood-seafood enggak juga habis-habis....

Ikan-ikan itu terus beranak pinak terus bertumbuh, setiap hari pasti ada ratusan ribu kapal yang menangkapnya, dan jutaan orang yang mengambilnya tetep  tidak habis.

Tapi kok ada juga NC-NC yang sepiii...? dan ada beberapa yang berpikir customernya sudah habis. hehehe.... *Jangan Pernah Membatas-batasi, karena sebenernya peluang ini memang TIDAK TERBATAS dan batasan-batasan itu hanya ada di kepala kita saja*

Ikan-ikan di samudera itu tidak terhingga, kenapa ada pemancing yang pulang hanya membawa beberapa ekor ikan kecil-kecil...?

*_Berarti yang harus di perbaiki adalah metode atau cara menangkap ikannyaa.... belajar-belajar dan belajar lagi kepada pemancing lain yang pulang  melenggang dengan tangkapan ikan jauuh lebih banyak dari tangkapan ikan anda._*

Semoga Cerita Ini Bermanfaat

INCOME RETAIL ANDA ADALAH INCOME SESUNGGUHNYA




Dalam sebuah forum Internasional, jika tidak salah di Perancis atau di Hawaii, ketika terjadi antrean registrasi, di depan kami ada orang Rusia, levelnya jika bukan Millionaire Team Pasti Presteam, dan saya tahunya dia dari Rusia adalah dari jaketnya yang ada tulisan hurufnya aneh-aneh dan pasti dari daerah-daerah sekitar sana.

Saya mencoba menyapa, dengan bahasa Inggris alakadarnya...hehehe...dan ternyata dia bisa bahasa Inggris juga, kayaknya alakadarnya juga alias selevel hahahaha.....

Orang Rusia : Hello Welcome, From Indonesia..? Waww...its very good Country, I have gone to Bali....(Selamat datang, anda dari Indonesia kah.? Waaw..itu nerei yang sangat Indah, dan saya pernah pergi ke Bali...)

Hadi : Rusia lebih Indah sepertinya, saya juga ingin sekali ke sana, dan perkembangan Bisnis Herbalife di Rusia sangat menarik yaaa... selamat anda memiliki Mr.Leon Waisbein

Orang Rusia : Iyaa...kami sangat mencintainya (Leon Waisbein), dia orang yang sangat pintar (sambil menempelkan telunjuknya dahi), oyaa... berapa income rata-rata seorang Tabteam di Indonesia (Tabteam adalah, sebutan untuk level di Herbalife yang sudah GET Team, Millionaire Team dan President Team)

Hadi  : “GET Team Sekitar 2000 sampai 4000 dolar” (sebenere Saya agak bingung menjawabnya, maka saya berikan contoh saja GET TEAM, saya inget transferan GET TEAM kami di kisaran 25 sd 40 jutaan)

Presteam Rusia : Waaw...Fantastik , hebat sekaliii itu sudah diatas rata-rata orang Rusia, Saya harus belajar ke indonesia..!

Percakapan itu sebenere biasa-biasa saja, dan selalu jadi topik jika seseorang bertemu dengan seseorang dari negara lain. Namun yang membuat saya tertarik justru respon Sahabat Rusia tadi, yang nampaknya begitu takjub dengan jawaban saya, kenapa kayaknya heran alias dan se-Amazing ituuu.... bukankah itu angka biasa-biasa saja, apalagi bagi orang Rusia, yang pertumbuhan bisnisnya keren bingiit...dan sering ada rekognisi Chairman (Level diatas President Team) baru dari Rusia, bukankah itu melambangkan sukses disana berkali-kali lipat dan pendapatan GET Team disana secara rata-rata pasti lebiiih besar dari GET Team di Indonesia..?

Keheranan saya terjawab beberapa tahun kemudian , ketika Mr.Leon Waisbein menjadi Pembicara di Los Angeles “Lupakan Income dari Transferan, Lupakan tentang Royalti, Lupakan Tentang Bonus, Lepaskan Pin President Team anda, Keluar dan bekerjalah.... Income Retail Anda, adalah Income anda yang Sesungguhnya..!

Whaat..!! kata-kata terakhir itu seperti deretan kata-kata yang berpusing-pusing di sekitar kepala seperti di Film ‘The Matrix’ hehehe.....
“Income Retail Anda, adalah Income anda yang Sesungguhnya”
“Income Retail Anda, adalah Income anda yang Sesungguhnya”
“Income Retail Anda, adalah Income anda yang Sesungguhnya”

Oooo...ternyata sudah jadi kebiasaan orang Rusia, jika ngomong Income adalah ‘Income Retail’ waah.... Mendengar penjelasan dari Leon Waisbein itu saya jadi Malu sekaligus faham, ternyata dulu saya salah menjawab ketika ditanya “berapa income rata-rata seorang Tabteam di Indonesia”

Dan ketika Saya menjawab $2000 sd $4000 pantesan Beliau Takjub, karena berarti rata-rata Customer di setiap NC antara 40 sd 80 orang untuk bisa mendapatkan retail segitu banyaknya, padahal yang saya maksud itu *Income Royalti dan Bonus* hehehe.... kalau Income Retail Murni mungkin 3 sd 5jutaan karena waktu itu Tabteam dibawah kita NC-nya masih belum seperti cara yang sekarang, bahkan banyak yang belum menjalankan NC, jadinya masih nembak, kadang punya 5 customer semua diarahkan belanja 1000VP, maka untung 5 jutaan... kadang malah dibawah itu...

Dan beberapa waktu yang lalu di ABC (Active Builder Camp) di Bali, Elena & Genady Novikov, President Team, Pembicara Utama dari Ukraina mengatakan hal yang sama “Di Negara Kami jika orang Herbalife bertanya BERAPA INCOME ANDA..? Maka yang maksud dari pertanyaan itu adalah BERAPA INCOME RETAIL  ANDA..?

Dan jika dibedah lebih lebih dalam lagi, pertanyaaan itu berarti “BERAPA JUMLAH MEMBER/CUSTOMER AKTIF ANDA..?” karena banyaknya income retail melambangkan berapa banyaknya customer.

Tgl 3 Mei 2017 yang lalu, kita bermain ke salah satu NC, “Rose Beauty Club” yang ada di Banjarnegara, pemiliknya adalah seorang GET Team, Mas Rendra Gunawan dan dr.Ana Susanti, rasanya surprise karena Cara Pandang / mindset tentang ‘INCOME’ yang dimiliki orang-orang Rusia itu merembet,  menular ke Indonesia.....dan ketika cara Pandang berubah, ternyata Nasibnya pun berubah...heheheh......NC nya sekarang ramaiii.... makin hari makin ramai, dengan pola pikir yang baru....

“Mas Rendra, income sekarang berapa...?” tanya saya....

“Ini bukunya,  yaaa sekitar 20jutaan sebulan” katanya....waw....USD2000 yaaa...kata saya dalam hati, teringat obrolan dengan Orang Rusia.

Saya baca-baca laporan Income bulannan yang sederhana...wow amazing... angka KEUNTUNGAN RETAIL nya menarik sekaliii.....

#Okt2016 = 10.685.000
#Nov2016 = 16.620.000
#Des2016 = 14.121.000
#Jan2017 = 20.709.000
#Feb2017 = 35.741.000
#Mar2017 = 25.278.000
#Apr2017 = 28.787.000

"Luar Biasa keren temen siki yaaa.... kepriwe deneng siki bisa kayangkene..?" tanya saya

Jawab Mas Rendra “Ternyata Mas, Berubah Pola Pandang, Berubah Pula Pula Nasib Kita, sekarang saya tekankan ke customer sejak hari pertama, dan saya ngomongnya begini yang membuat sampeyan  turun berat badan, yang membuat anda sukses memperbaiki kebugaran, BUKAN PRODUKNYA, melainkan Sampeyan belajar kesini setiap hari, dan mendapat ILMUNYA, dan Sampeyan mau menerapkannya, harus MANUT-MANUT-MANUT seperti arahan kita, dan harus selalu datang kesini untuk kita Monitor perkembangannya. Jadi tempat ini adalah Tempat Kursus Pola Makan. Kalau cuman makan produk saja, PASTI LEBIH BANYAK GAGALNYA, dan sudah terlalu banyak contohnya, sehingga disini PRODUK justru BUKAN HAL YANG UTAMA, yang utama adalah Edukasi disini dan itu akan merubah Pola Pikir Sampeyan

Kalimat yang Menarik yaaa.....?

Semoga anda terinspirasi
www.hadikuntoro.com







CERITA-CERITA SEPUTAR LIDAH BUAYA (ALOE VERA)


Herbal Aloe Concentrate, atau yang kita kenal sebagai “Aloe” komponen utamanya terbuat dari tanaman Lidah Buaya. Tanaman ini banyak ditemukan juga di kampung-kampung kita untuk hiasan halaman depan rumah, hingga ada budidaya di kebun-kebun dijadikan minuman lidah buaya. 

Awal-awal selalu muncul pertanyaan, apakah suatu hari nanti, di Indonesia yang subur ini Herbalife akan membuat pabrik, dengan memanfaatkan tanaman Lidah Buaya yang dari Indonesia...?
Mengapa Herbalife memilih Aloe dari Mexico..?

Pertanyaan ini saya sampaikan ke kakak saya, namanya mas Edi, yang kebetulan ahli Agronomi, dosen IPB yang juga menjadi staff khusus kepresidenan  yang sudah pernah bolak balik ke Amerika Selatan, termasuk Brasil dan Mexico entah meneliti apaa.. gitu disana....hehehe... kakak saya ini senengane sekolah dan baca buku... jadi otaknya ada 5...

Jawaban kakak Saya, “Aloe Vera alias Lidah Buaya itu banyak macamnya, ratusan jenisnya...mungkin 200 sd 300 an ada, tersebar di seluruh dunia, di Indonesia hanyalah sebagian saja dari Aloe Vera, dan saya gak ngerti  Herbalife menggunakan jenis Aloe Vera yang mana, karena Aloe Vera yang untuk dimakan, untuk sampo, untuk wajah, itu jenisnya berbeda-beda, tidak semua bisa dimakan...hehehe”




“Dan Meskipun sama-sama dimakan, jenisnya pun bisa berbeda-beda, dan untuk jenis aloe yang sama pun jika ditanam di tempat yang berbeda, maka meski nampak sama, kandungane nutrisi dan mineral yo berbeda – beda tergantung kondisi tanah itu. Seperti Buah Salak Pondoh, misalnya, meskipun sama-sama bentuknnya, namun Salak Pondoh Jogja, Salak Pondoh Karangkobar (kampung kita), Salak Banjarnegara, Salak Wonosobo kandungan nutrisinya berbeda-beda, kecuali media tanamnya di kondisikan dulu...agar sama persis...maka baru bisa saling mendekati....”

“Demikian juga Aloe Vera, jenisnya sama pun, ketika di tanam di Mexico dan di tanam di Indonesia hasilnya sangat berbeda, karena Mineral dalam tanah antara disini dan di Mexico sangat berbeda, kecuali ada pengkondisian tanah....itu mungkin namun prosesnya tidak mudah, butuh penelitian puluhan tahun, dan sayange di Indonesia kajian dan penelitian Aloe Vera sangat minim ”

Saya manthuk-manthuk atas penjelasannya, dan penasaran,  gak mudahnya seperti apa sih yaaa.... saya membayangkan pabrik mobil, dengan mudah bisa bikin pabrik dimana-mana tuuh...hehehe...

_“Lidah buaya di beberapa daerah di Mexico itu tumbuh layaknya rumput, itu di film koboi yang ads indian-indian, kamu lihat pohon kaktus kan yang berduri-duri..itupun masih kerabatnya Aloe Vera, masih seduluran hehehe.... oh ya.. di Mexico sana dimana-mana di pinggir jalan, di belakang rumah, tumbuh Lidah Buaya, terus mereka itu sudah ratusan tahun dari nenek kakek moyang memanfaatkan Lidah Buaya,  perkebunan-perkebunan Lidah Buaya  disana itu luas sekali layaknya kebun Kelapa sawit disini, satu kebun saja bisa panjang lebarnya 10km hehehe.... ambaaaa mbangeet (luas sekali) dan ada ratusan apa ribuan kebun, jadi bisa dibayangkan, Nandure bae (nanamny saja) harus pakai mesin, panen pakai mesin langsung ke kontainer, belum nyemprotnya tanamannya kadang pakai pesawat saking gedene...hehehe”_ kata Mas Edi kakak saya.

Weleeh...ternyata tidak sederhana yaaa.... dimana nanam Lidah Buaya  seluas itu di Indonesia yaa...hehehe.... dan malam ini rasa Penasaran saya terjawab setelah saya buka-buka halaman website 
 Herbalife yang menceritakan sejarah Lidah Buaya nya dari bibit hingga sampai ke mulut kita.
_Di Mexico ada lembah yang namanya Jaumave, Tamaulipas, lembah ini unik karena tanah di lembah ini dahulunya adalah dasar laut yang jutaan tahun kemudian terangkat dan sekarang menjadi daratan, itulah makanya tanahnya mengandung mineral-mineral sangat unik, nutrisi yang sangat bagus untuk manusia. Mineral-mineral itu masuk kedalam Lidah Buaya, dan akhirnya dengan proses yang panjang masuklah kedalam tubuh kita..._

Dalam pencarian Lidah Buaya , akhirnya Herbalife menemukan daerah Jaumave inilah sumber terbaik, dan Herbalife menerapkan persayaran yang sangat ketat untuk tanaman Aloe Vera nya yakni, Tanahnya harus steril bebas Pestisida, fungisida dan pupuk kimia yang berbahaya, kompos-kompos tanamannya dibuat dari sisa-sisa Aloe Vera yang tidak terpakai, dan yang unik Herbalife 
Mensyaratkan agar proses penanaman hingga pemanenan di usahakan manual bener-bener dengan tangan, agar menjadi produknya bener-bener Organik...wow...luar biasa yaaa.....
Saya membayangkan, menanam dan memanen harus menual, untuk area yang luasnya ribuan hektar kayak apa banyak orang yang terlibat yaaa.....

Dan menarik lagi adalah Herbalife menunjuk sebuah lembaga pengawas yang memastikan bahwa produknya lidah buaya nya adalah Halal. Lembaga Pengawas ini namanya _*IASC (International Aloe Science Council)*_. Hebat yaaa....  (saya membacanya di http://www.herbalifespotlight.com/2014/10/herbalife-aloe-products/     )

Saya heran, tanaman saja sampai diawasi kehalalannya, apakah berarti ada tanaman Lidah Buaya yang tidak Halal..? oooo..mungkin dalam proses pengolahannya kali yaaa.... wooooww...makin takjub, berarti herbalife kereeen detail dan sangat hati-hati sekali yaa...
Membayangkan betapa panjang prosesnya dari nanam bibit sampai masuk ke mulut kita, rasane jadi eman-eman (sayang-sayang) jika produk ini disia-siakan....hehehe...

Maksudnya gimana...?

Maksudnya, setelah rutin konsumsi Aloe kan daleman usus dan alat pencernaan kita jadi bagus kinclong dan bersih bangeet... jika kita kembali makan ngawur lagi kayak jaman dulu kok eman-eman (sayang-sayang) yaaa....

Beberapa hari yang lalu saya ketemu customer, Sebut saja namanya Ica, wajahnya sudah bersih fresh kinclong, dulunya kusem dan kegemukan, baru saja saya puji-puji “Sekarang mbak Ica fresh sekaliiii.... pasti rajin minum aloe yaaa....?”
Eh ada temennya yang nyeletuk “Pak kemarin Ica ketahuan saya lagi beli Cilok sama batagor tuuuh....”

Kata Ica “Hahah...gak tahan godaan pak...cuman sekali kok pak.... gimana ya pak saya itu pecinta berat cilok dan Batagor hehehe...”
Jawab saya “Mbak, ibarat rumah, dalamnya sudah kinclong, lantainya marmernya bersih, perabotannya lux dan mewah bersih sekali.... jika tiba-tiba ada tetangga yang akan membuang sofa dan lemari rusak yang sudah kotor berjamur, apakah akan ada minta dan dimasukkan kedalam rumahe mbak Ica siih....eman-eman kaan....hehehe”

Itulah cerita seputar rasa penasaran saya tentang Aloe Vera salah satu produk unggulan kita di Rumah Nutrisi ...semoga  terinspirasi....

Www.hadikuntoro.com

TRAGEDI KUNCUNG BAWUK

Jika Mickey Mouse adalah sepasang kartun favorite anak-anak tahun 90an maka Kuncung  dan Bawuk adalah idola anak-anak tahun 80an

Hahaha...dan anda yang ngefans Kuncung Bawuk berarti sudah tuaa..

Pagi ini saya ingin mendongeng tentang kisah kuncung bawuk yang mungkin anda sudah pernah denger....😃

Anggap saja ini Kuncung Bawuk   millenium

Suatu pagi,  Bawuk berdiri dipinggir jalan, dengan pose menunggu angkot, mau ke pasar barangkali, namun anehnya setiap ada angkot yang lewat di depannya, si Bawuk memalingkan muka, bahkan si sopir angkot sampai memanggil, si Bawuk tetap cuek... mendengus dan memalingkan muka.

Bapaknya muncul _"Hloo nduk Bawuk, kok belum berangkat-berangkat kenpasar...?"_

Jawab Bawuk "Sebel..!! Nanti saja Pak, dari tadi pagi angkot-angkot  tak stop pada nggak mau berhenti, saya dicuekin..!  Juengkel aku,  sekarang gantian mereka yang tak cuekin...!! *_Rasain angkotnya kosong gak ada penumpang..!!_*"

Bapaknya menghela nafas dan tepok jidat 20x...!

Lain cerita si Bawuk, lain pula cerita si Kuncung.

Bapaknya heran, beberapa hari ini kok si kuncung ngambek gak mau ke tokonya, karyawan-karyawan menunggu buka pun di cuekin.

Bapak : _"Cung - Kuncung kepiyo to kowe, hla tokomu kok tidak mbok bukak kepiye kuwii...?_

Jawab Kuncung : _"Wes biarin pak, mau tak tutup dan tak bikin bangkrut saja bisnisku.....:_

Bapak : _lhaaa...kepiye ituu..toko kelontong laris langganannya banyak kok mau ditutup, kenapa...?_

Kuncung : sueebel pak..! Kemarin bayar pajak buanyak sekaliii... *_hla dinas pajak itu gak bantu apa-apa dapat duit banyak, jengkel aku..! Wes saya bikin bangkrut saja biar gak ada setoran pajak, dan biar tahu rasa itu orang pajak itu gak dapat duit...!_*

Bapaknya Kuncung ... tepok jidat lagi 50x...!

Temen-temen.... Tragedi Kuncung Bawuk diatas sepertinya ironis sekali hahaha.... anekdot yang hanya ada di cerita namun tidak akan terjadi di alam nyata...

Namun tahukah anda hingga kini sebenere cerita-cerita itu masih terjadi....

Kemarin saya ngobrol dengan Oom Yoyok, _ada team yang ngambek tidak mau mengembangkan bisnis di *Baris Pertama dan Kedua* hanya mau fokus mengembangkan bisnis di baris ke 3. Kenapaa wuuk....?_

Jawabnya : _*"Karena jika mengembangkan bisnis baris pertama dan kedua akan membuat upline saya naik level..! Kan royaltinya dia dapat, dengan fokus hanya di baris ke 3 maka royalti sampai ke saya, namun gak nyampai ke upline saya"*_

Kali ini saya yang tepok jidat 20 kali...!

Ada cerita lain lagi "Mbak bulan lalu organisasimu bisnisnya semangat, semua berproduksi, lha kok bulan ini drop sekali..?"

Jawabnya : _*"Saya lagi illfeel, sakit atiiii... sama upline, karena gak pernah bantu apa-apa, dan bulan ini upline bulan ke-2 naik level, biarin semua team tak suruh gak belanja dulu biar tahu rasa si upline gak lolos...!*_

Dan kali ini saya tepok jidat 50x...!

Temen-temen apakah anda juga  masih action seperti   Kuncung - Kuncung dan Bawuk - Bawuk yang kekinian....😃😃😃 jika dipikiran anda masih ada yang seperti itu, kini saatnya bareng-bareng tepoook jidaaaaat 200x.... ampun daah...!!

POHON KOPI DAN ALBASIA

Tahun 2000an seorang sahabat dari kecil datang menawarkan bibit tanaman kopi, yang menurutnya itu bibit yang sangat bagus dan cocok ditanam di kampung kami Karangkobar, Banjarnegara.
Tawaran kita terima, 3000an bibit kopi saya beli, dan ditanam di lahan yang sebelumnya rutin ditanam jagung.

3th kemudian, tanaman2 kopi yang sudah mulai setinggi orang dewasa itu semua kami tebang, karena menurut kami terlalu lama panennya, dan menanam cabe dan Kobis jauh lebih menguntungkan.

Namun tidak seperti yang dibayangkan, hingga hari ini hasil dari tanaman kebun kami itu belum pernah kami lihat hasilnya.

Beberapa minggu yang lalu saya bertemu lagi dengan kawan kami yang menjual bibit kopi dulu, bahwa salah satu kebun sahabat kami hampir seminggu sekali panen lebih dari 3kuintal kopi setiap minggu, dan saat ini hasilnya sedang bagus...! dan saya tersenyum kecut mendengarnya...hahahaha....dia sudah lupa dengan kopi kami...namun kepala di kepala kami ribuan kalkulator berputar-putar membuat saya pusing..wkwkwkw

Ada lagi cerita, kawan saya yang menjual tanahnya yang baru ditanam bibit kayu albasia, senilai 300juta untuk membangun rumah besar di daerah Bekasi, dan pada saat kami lewat kebunnya 2th lalu kami takjub...kebun yang dijual itu sudah menjadi hutan Albasia yang kayunya saja jika dijual nilainya milyaran..! baru kayunya yaa.....hadeewwwh....

_Temen-temen pebisnis pemilik Rumah Nutrisi, pengalaman kami diatas bisa menjadi pelajaran bagi anda....jika anda sudah masuk ke bisnis ini....maka tanpa anda sadari anda telah menanam sesuatu..... bersabar-bersabar-bersabarlah...tunda lah beberapa saat untuk tidak menikmati hasil dahulu..._

Anda sudah menananm bibit pemahaman akan kesehatan, gaya hidup, edukasi,  manfaat produk, peluang dll...kedalam hati dan benak setiap orang..... dan telinga, mata, pikiran mereka terus menerus memantau anda.... mereka melihat ketangguhan anda untuk kemudian menyerah dan bergabung dengan anda....berrr..saabaaarr...

Dan..Ada kalanya bibit itu merekah dan tumbuh 5-10 atau 20th dari sekarang.....alangkah sedihnya ketika bibit itu sudah jadi hutan siap tebang sedangkan anda dan keluarga anda sudah tidak disana lagiii....

Selamat berjuang mempertahankan diri anda untuk tetap semangat disini..!
semoga cerita ini bermanfaat.....selamat..keep on semangat..! Salam dahsyat...!

www.hadikuntoro.com

Note :
Apakah anda sudah punya tiket reuni NCGR8 di solo..? Sungguh anda melewatkan momen yang sulit anda dapatkan lagi di kemudian waktu. Lebih aman anda beli sekarang. Mumpung masih ada tiket.

*_Menyesal karena beli tiket dan anda tidak berangkat, tidak ada apa-apanya dibanding menyesal mau ikut namun kehabisan tiket_*