Antara Bisnis HAMBURGER Vs NUTRITION CLUB (Rumah Nutrisi)

Maraknya bisnis kuliner di ibukota lambat laun merembet sampai ke desa, demikian pula di kota Wonosobo, jajanan-jajanan macam Kebab, Crepes, Fried Chicken..yang dulunya awam tahun 2010an mulai masuk, itulah makanya 2010 Oom Yoyok adik saya mencoba juga membuka usaha baru yakni mendaftar Franchise Burger..!

Setelah sebelumnya sukses membuka 6 toko busana Muslim, kami yakin usaha yang baru ini pasti jauh lebih mudah, apalagi franchise kami berpikir semua hal pasti sudah dipikirkan oleh yang menjual franchise, dan kami tinggal membeli, menyediakan karyawan, nanti si karyawan sudah ada yang mendidik, kami tinggal membantu promosi saja, dan itu tidak terlalu sulit pikir kami, tinggal buka di depan toko kan sudah ada keramaian, dan untuk pengembangannya juga lebih mudah, tinggal buka saja satu persatu di depan-depan toko, di Wonosobo, Banjarnegara dan Purbalingga... woww... diatas kertas semuanya mudah.

Untuk ujicoba Oom Yoyok membeli 1 set Franchise yang medium, sekian puluh juta, sudah dapat gerobak yang bagus, peralatan masak kumplit, petunjuk penyajian plus bahan baku untuk operasional awal. 

Ica, Zahra Anak-anak waktu itu masih SD kecil , seneeeng bukan main...."Horeee...oom yoyok jualan burger, aku mau beli setiap hariiii...kata mereka...." hahaha.....

Setiap hari mereka bertanya kepada kami kapan buka..? kapan buka..? hingga suatu hari karyawan-karyawan , yang akan menjadi operator siap setelah melalui saringan rekruitmen. Para karyawan mendapat pelatihan dan kami menjadi testernya sekaligus pembeli awal....

Dan tidak seperti yang kami bayangkan, ternyata membuat Hamburger yang enak, meskipun resepnya sudah ada, tenaganya sudah dilatih, untuk mendapat rasa yang pas ya butuh waktu....dan ketika ujicoba jualan Burger mulai dilakukan ternyata ada saja kendalanya....dan meskipun itu bisnis Franchise dan ada perjanjian yang menjual franchise akan memberikan pendampingan dan konsultasi, pelaksanaannya tidak mudah, akhirnya menyerah peralatan-peralatan burger itu di masukkan garasi hingga hari ini cerita Oom yoyok dan gerobak Hamburgernya dibenak anak-anak kami masih menjadi cerita misterius..."Dulu oom Yoyok mau jualan burger kok gak jadi sih kenapa ya mah..?" kami hanya tertawa....

Teman-teman, cerita bisnis Hamburger itu menjadi pelajaran, bahwa Insinyur, pernah kerja di perusahaan besar, pernah Punya pangalaman bisnis, punya modal, punya partner, punya prospek pasar, ternyata tidak cukup.......ada titik akhirnya berhenti dan memilih menyerah...dan setelah menyerah barulah angka-angkanya muncul, ooo...total biaya kuliah dari kampus hamburger sekian puluh juta...hahahaha...harapan yang hilang segini...biaya menggaji karyawan segini...jika uang kuliah itu adalah hasil hutang, maka akan lebih heboh lagi ceritanya...hahaha

Temen-temen, ketika bisnis Nutrition Club model Gotong Royong (NCGR) pertama kali di presentasikan Bulan Maret 2014 sekembalinya Oom Yoyok dari Manila, disitu saya takjub... wow ini menarik..... dan saya bener-bener tertantang karena pertumbuhan bisnisnya diatas kertas bisa di simulasikan secara sistematis dan MASUK AKAL. Dan yang menariknya bisnis ini bener-bener akan membuat orang sukarela bahu membahu saling membantu bisnis teman-temannya yang terikat dalam SISTEM GOTONG ROYONG.

Disini tidak ada biaya kemitraan, Franchise fee dan segala macamnya, yang penting kita mau sekolah nanti akan diajarin ilmu-ilmunya, dan lulus sekolah kita bisa magang di Nutrition Club manapun yang direkomendasikan, dan selama magang itu tidak ditarik bayaran, bahkan selama magang jika yang magang bisa mendapatkan pelanggan, maka pelanggan itu menjadi miliknya, bukan milik yang punya Nutrition Club, bukankah ini ajaib..?

Bayangkan bila kita sekolah dan ada tugas magang, misalnya magang di Supermarket, dan bisa mengajak teman-teman atau keluarga datang dan beli sepatu, baju, atau barang-barang lainnya,  apakah kita akan dapat uang dari transaksi itu, hehehe...tentu saja tidaaaak...

Daaaan....tidak hanya ditempat magang itu saja, dimanapun ada Nutrition Club yang KOMIT menjalankan Sistem NC Gotong Royong NCGR,  maka kita bisa menitipkan pelanggan kita, sehingga dia  Menjadi Pecinta Produk, kita bergotong royong menciptakan PRODUCT LOVERS  meski gak mudah ini konsep bisnis yang luar biasa, dan belum ada masuk kamus jenis pengembangan bisnis seperti ini di Indonesia.

Dari segi permodalan, bisnis inipun paliiiing minim, modalnya terbesarnya hanyalah produk-produk yang kita konsumsi untuk membuktikan hasilnya, dan biaya-biaya untuk training dan itupun bisa kita tutup dari keuntungan usaha, karena uang training atau sekolah,  bisa kita dapatkan sembari kita menjalankan bisnisnya.

Saya lebih seneng jika biaya training, sekolah, pelatihan-pelatihan adalah diambil dari keuntungan bisnis bukan dari tabungan atau bahkan uang hutang, jauh lebih nikmat menikmati buah jambu rasanya agak sepat-sepat namun dari halaman rumah sendiri daripada jambu renyah manis namun beli...

Perjuangan yang terbesar di bisnis ini adalah MEYAKINKAN DIRI bahwa bisnis ini adalah sebuah bisnis yang FEASIBLE alias Sesuatu yang Layak dan masuk akal untuk dikerjakan. Karena jika kata-kata "MENGAPA BISNIS INI MASUK AKAL" sudah meresap dalam benak kita maka pelaksanaanya akan lebih mudah dari yang dibayangkan.

Itu makanya ada kalimat yang paling saya suka di pidatonya Jim Rohn "When The Why Is Clear, The How Is Easy"

Dan saya mengartikan ungkapan itu _"Jika di benak kita SUDAH TERTANAM  bahwa bisnis dengan cara ini masuk akal maka menjalankannya mudah sajaaa...."_

Modalnya minim, pelatihannya ada, tempat magang ada bahkan sambil magang kita bisa mendapat pelanggan, maka jika suatu saat kita membuka Nutrition Club kemungkinan lebih dari 80% akan hidup dan berkembang. Karena kita melakukan bisnis dalam keadaaan sudah punya pelanggan, sudah tahu ilmunya, dan sudah terbentuk keyakinan, karena sudah pernah melakukannya...
Yaaa benar...saya garis bawahi yaa... KEYAKINAN KITA AKAN BERTUMBUH DENGAN BERBUAT/ACTION/BERLATIH, BUKAN DENGAN BERPIKIR dan hanya tindakahlah yang menghasilkan hasil-hasil.

Daaan, sistim bisnis yang sedang dijalankan dengan paradigma baru ini sudah bergerak mulai Juli 2014, dan kini mulai terlihat TANDA-TANDA bahwa BISNIS YANG SEBENERNYA SULIT ini alhamdulillah mulai bisa dijalankan oleh siapa saja, ibu rumah tangga, anak-anak muda yang baru lulus, pensiunan, mantan-mantan karyawanm bahkan adik-adik yang masih kuliahpun banyak yang MULAI BERHASIL menjalankannya.

Inshaa Allah Kita akan melihat 5-10 th lagi tergambar jelas di benak kami akan ada lebih dari 100.000 Nutrition Club di Indonesia...Aamiiin...

Semoga terinspirasi dengan cerita ini

*****************
Hadi Kuntoro
Pendongeng dari Kaki Gunung Dieng, Wonosobo
"Mulai dari yang kecil, Mulai Yang Mudah dan Menyenangkan dan Mulailah dari Sekarang"

BELAJAR DARI "RUANGAN GELAP"

"Jika ingin terbebas dari kegelapan, anda harus menyalakan sesuatu agar bisa menerangi sekitar benda-benda di sekitar anda"
Lama saya mencerna kata-kata ini yang disampaikan seseorang dan tertulis di buku tulis ....opooo maksute kuwiii...... apa sih maksudnya....

Saya renung-renungkan, saya bayangkan, dan sayab simulasikan seolah-olah listrik padam total...

Ooo... ternyata kata-kata itu benar... Jika malam-malam Listrik mati, kita harus menyalakan sesuatu untuk menerangi _BENDA-BENDA LAIN di sekitar kita, BUKAN menyalakan sesuatu untuk MENERANGI BADAN KITA_
Jika anda punya senter, senter itu dinyalakan, diarahkan pada diri kita atau pada benda-benda di sekitar kita...? tentu saja ke benda-benda lain, agar jalan kita tidak nubruk-nubruk dan ketemu jalan yang bener
Itu jika listrik  mati total, ruangan gelap.
Pertanyaannya adalah "Bagaimana Jika Pikiran atau Perasaan kita yang gelap...?? Kan sama saja, hati kita melihat sesuatu rasane gelap"
Misalnya ditinggal seseorang, di khianati seseorang, di bohongi, gagal ujian, gagal nikah padahal sudah tunangan atau sejuta perasaan lain yang membuat kita rasane gelap...
Jika pikiran kita gelap, dan kita cari sahabat kita atau cari orang pinter untuk menasehati kita, maka *logikanya* sama saja kita nyari senter untuk menerangi Badan kita..... bisa jadi cara ini tidak berhasil....bisa jadi juga tidak...
Jika pikiran gelap, justru KITA harus menyinari orang-orang di sekitar kita agar mereka menyala .... ketika orang-orang di sekitar kita nampak terang nampak jelas, akhirnya jalan menjadi terang kembali dan kita nemu jalan....
Jadiii....Jika saya...jika anda lagi stress, sedih, galau, kita seharusnya  malah harus keluar dari zona kita saat ini... keluar dari ruangan, keluar dari rumah, keluar dari NC Pokoke keluarlah dari peraembunyian kita..hehehe...  kita sinari orang -orang lain yang gelap, kita hibur mereka, kita kasih inspirasi mereka, kita bikin mereka tersenyum ceria, yaaa....buat orang-orang diluar agar tidak stress, sedih dan galau....maka nanti anda akan nemu jalan anda sendiri...tahu tahu galau kita juga ilang...
Jika seseorang, misalnya namanya entah X, Y, entah Z.... daripada pikirannya diem dalam kegelapan, mendingan ketempat A bantu ikutan ngundang orang, ikutan WE ....ikutan menghibur orang-orang, ikut bantuin TP, bantu edukasi dan ngomong yang baik kepada customer-customernya, ajari orang lain hal-hal mereka tidak tahu sementara kita sangat faham... itu adalah bentuk sinar-sinar buat mereka...
Rasane aneh yaa .....
Apakah pernah anda mengalami, rasane suntuk sekali... galau bingiit... tahu-tahu kita jalan-jalan tidak tentu arah keluar rumah, eh dijalan ketemu sahabat lama, kita ngobrol dia nampak lagi galau juga... terus ngobrol... ternyata masalahnya lebih besar dari kita... akhirnya kita malah tergerak jadi membantunya... dan habis itu tahu-tahu galau kita malag hilang... berubah jadi perasaan tenaang... jadi perasaan syukur... pasti pernah yaa...?
Kita akan keluar dari kegelapan jika kita menyinari orang-orang di sekitar kita dahulu...dan jalan keluar akan ketemu
kita akan keluar dari ruang yang gelap, jika kita menyalakan sesuatu yang bisa menerangi benda-benda di sekitar kita....
Semoga tulisan dari kaki Gunung Dieng yang dingin ini bermanfaat.
HADI KUNTORO

"Mulailah dari yang kecil, mulailah dari yang mudah, mulai dari yang paling sederhana, dan mulailah dari sekarang"

SECARIK KERTAS KUMAL DIBAWAH POHON TUA

SECARIK KERTAS KUMAL DIBAWAH POHON TUA

Selamat pagiii.....
Secarik kertas anda temukan, di dekat pohon tua,  dan nampak coretan2 mirip tulisan.

Anda ambil kertas itu, anda buang....dan tidak lama kemudian ada orang yang memungut, tiba-tiba dia berlari pulang mengambil cangkul, dan menggali tanah dibawah pohon, dan sore hari kegirangan karena menemukan peti besar yang ketika dibuka isinya perhiasan emas permata yang berkilau dalam jumlah besar dan bisa dimakan 7 turunan.

Orang yang mengambil cangkul itu rupanya pernah tinggal di Rusia, dan coretan tak bermakna menurut anda itu adalah tulisan bahasa Rusia yang berbunyi

"dibawah pohon ini ada sekotak perhiasan emas silahkan anda ambil dan manfaatkan"

Itulah bedanya orang FAHAM dan TIDAK FAHAM
Bedanya orang FAHAM dan TIDAK FAHAM hanyalah soal MAU apa TIDAK MAU belajar terus menerus....

Kata orang Jepang "Orang yang Kepalanya bagus (Cerdas)" belum tentu sukses..namun yang RAJIN pasti sukses....

Semoga Bermanfaat :

Note :
Hari ini 23oktober2016 saya berada di Pati untuk menjelaskan skenario Intergrasi NCIP-AP-MAP di hotel Safin Pati.

MAKAN UNTUK HIDUP, APA "MUMPUNG HIDUP UNTUK MAKAN"


"Mangan kanggo urip apa mumpung urip kanggo mangan..(Makan untuk hidup apa hidup untuk makan) ?" Kata Mae kemarin pagi ketika mampir ke rumah, sehabis belanja dagangan buat di kampung.

"Itu sebuah kalimat yang sederhana, sudah saya dengar bertahun-tahun, namun Saya pun baru bener-bener memahami" kata Mae

"Kenapa mobil dikasih bensin..? agar mesinnya bisa hidup dan mobil bisa jalan. Kenapa Pitik (Ayam), Unjar (ikan),Wedus (kambing), kucing terus kita kasih makan..? kenapa gusti Allah memberi naluri mahluk hidup untuk makan..? ya agar bisa hidup...." kata Mae, hehehe..saya asyik mendengarkan Mae bertanya dan dijawab sendiri.

"Nha sing dadi masalah, panganan siki werna-wernaaaa bangeet (nha yang jadi masalah makan sekarang macem-maceeem sekali..) semua pilihan ada, malah banyak jenis jajanan baru-baru yang aneh-aneh dan membuat kita kepengin mencoba memakan

Dan pemahaman tentang makanan bergeser hidup sekali kok makan ini itu dilarang, lha nanti juga sama-sama mati, kanca-kancane Mae banyak yang mikire seperti itu, makanya sekarang penyakite macem-macem ini-itu ada juga yang gemuuk sekali sampai jalan saja susah.

Mereka tanpa sadar seperti berpikir bahwa hidup ini hanya untuj makan" kata Mae menyimpulkan... saya manggut-manggut tersenyum kadang tertawa, karena Mae mendongengnya ceria dan berapi-api

Pikiran saya menerawang ke salah satu sahabat saya , seorang pengusaha yang sukses, kami jarang bertemu, dan pada suatu hari kami ketemu dan saya kaget badannya gemuk sekali... saya sedang olahraga... dan dia lagi mampir ke wonosobo kebetulan santai-santai di alun-alun.

"Eh orang kota kamu gemuk sekali....padahal dulu SMA kamu kurus... jaan wes sukes siki yaa.... dikota pasti sibuk jadinya jarang olahraga yaaa.... hahaha" tanya saya...

"Iya itu mas, senengnya kuliner, dibilangin susah..." kata istrinya....

"Hahaha... lha wong dulu kepengin gemuk..hahah... saya malah kepengin lebih gemuk lagi...hahaha" kata sahabat saya itu bercanda.

"Dinikmati saja, hidup sekali jangan dibikin susah...kepengin makan ya makan saja...hehehe" kata sahabat saya lagiii....

"Nhaa... ini nih namanya belum aham berarti hidup kamu untuk makan, bukan makan agar hidup hahaha..." tanya saya...

"Hahaha... nikmati saja, hidup ini ya untuk makan....." kamipun tertawa bersama...setelah ngobrol 30an menit saya meneruskan olahraga sayaa....

Lama kami tidak bertemu dengan sahabat kami, karena tinggalnya diluar kota, dan pada suatu hari saya bertemu dengan saudaranya, mengabarkan bahwa sahabat kami itu sekarang ada masalah kesehatan, ginjalnya yang satu tidak berfungsi dan yang satunyapun hanya berfungsi tidak sampai 50%, dan disarankan tidak banyak berktifitas dahulu.... makannya sangat-sangat diatur dan harus diet super ketat....

"Asal makannya ngawur sedikit langsung sakit, jadi terpaksa sekarang makannya sangat hati-hati, jika tidak seperti itu maka akan bertambah parah" katanya....

Saya sangat sedih mendengarnya... sahabat saya itu PASTI sekarang sudah faham, mengapa dia harus makan dengan sangat hati-hati, karena dengan cara itulah dia akan bertahan hidup, dia harus makan yang diatur ketat agar terus bisa hidup....dia pasti sudah faham, dan jalan untuk memahami kalimat sederhana itu ternyata harus melewati jalan yang panjang...

"Kenapa gusti Allah memberi naluri mahluk hidup untuk makan..? ya agar bisa hidup....Makan Untuk Hidup bukan hidup untuk makan.... "  di telinga, saya serasa kata-kata Mae terus terngiang.

Semoga bermanfaat...

Hadi Kuntoro

:: Pendongeng dari Kaki Gunung Dieng ::

HERBALIFE NUTRISI YANG HEBAT APA MLM YANG HEBAT...? (Bagian-2)

APA ITU KONSEP dan APA ITU STRATEGI....?

Saya ada cerita menarik sekali, cerita masa kecil hehehe...Nostalgia masa SD...

Waktu kecil saya suka sekali membaca majalah "Bobo" minjem ke tetangga sebelah orang kaya, Kepala BRI, yang anaknya sebaya dengan saya
Setiap hari rabu, dimana majalah Bobo terbit, saya main kerumahnya menunggu giliran, setelah si pemilik membaca selesai, baru giliran saya membacanya...
Semuanyaaa...saya baca...dari negeri dongeng sampai "sahabat pena" semua saya baca...hehehe..tahun 80an ituuu.....
ada Sebuah dongeng menarik, yang tiba-tiba semalam saya inget
Alkisah, ada saudagar kaya di sebuah kota kecil, yang usia nya menjelang senja, memiliki 2 anak lelaki si sulung dan bungsu...
Suatu hari sang Saudagar ber wasiat " Anak-anakku, Sulung dan Bungsu, sebentar lagi Ayahmu akan menghadap sang pencipta, dan kamu lah yang akan meneruskan semua hal yang sudah ayah upayakan, harta ayah nanti akan dibagi dua, teruskan semuanya...dan pesan saya agar kalian jadi pedagang yang sukses, kuncinya mudah. Pertama 'Jangan Pernah Menagih Utang' dan Kedua 'Hindarilah sinar matahari' teruskanlah kebiasaan ayah ini.."
Beberapa tahuh kemudian si Ayah meninggal....dan Sulung dan Bungsu pun beranjak Dewasa, siap menggantikan usaha ayahnya, dengan harta melimpah warisan dari ayahnya...
Si Sulung, selama ini dikenal sebagai sosok yang malas, bangun siang hari, jarang membantu ayahnya, karena berpikir karyawan sudah banyak...semua pekerjaan sudah bereskenapa repot-repot, yang dia ingat pesan ayahnya adalah Pertama 'Jangan Pernah Menagih Utang' dan Kedua 'Hindarilah sinar matahari'
Yang dilakukan si sulung adalah, memperbanyak karyawan, dan jarang ke tokonya agar tidak terkena matahari karena kebiasaannya bangun siang hari....dia membeli mobil bagus warna hitam, dan mobilnya diberi korden, jika terpaksa ke toko, dia akan pakai mobil itu aman dari 'Sinar Matahari'
tokonya ramaiii...karena terkenal di toko pemiliknya baik hati 'Enggak Pernah Menagih Hutang'
Lama-lama beberapa tahun kemudian, karena jarang di tengok, dan dagangan-dagangan banyak macet di Piutang, akhirnya toko itu bangkrut....
Si Bungsu, selama ini dikenal sebagai sosok yang rajin, bangun pagi-pagi sekali, sering bantu-bantu ayahnya semasa hidup, dia enjoy bekerja bersama karyawan-karyawannya, dia teringat pesan ayahnya Pertama 'Jangan Pernah Menagih Utang' dan Kedua 'Hindarilah sinar matahari'
Yang dia lakukan adalah, membuat strategi agar pelanggan makin banyak, jika pembeliannya banyak maka harga akan dibuat semurah mungkin, ambil untungnya sedikit, dan pelanggan TIDAK BOLEH HUTANG, karena teringat pesan ayahnya 'Jangan Pernah Menagih Utang' jadi dia enggak pernah ngutangin...
Yang kedua, si Bungsu selalu pergi ke toko ketika hari masih gelap, matahari belum bersinar, dan pulang kerumah menjelang malam, setelah mahari tenggelam, karena teringat pesan ayahnya 'Hindarilah sinar matahari'
Dengan cara itu si Bungsu usahanya berkembang sangat pesat, bahkan bisa melebihi usaha ayahnya, dan bisa menolong si sulung....
Teman-teman, ceritanya menarik yaa......
Pesan sang Ayah "Jangan Pernah Menagih Utang dan Hindarilah sinar matahari" itu disebut KONSEP
Si Sulung : Memperbanyak karyawan, ngasih utang dan tidak pernah menagih, beli mobil mewah yang tertutup adalah STRATEGI
Si Bungsu : Berangkat kerja dinihari pulang malam, tidak penah memberikan utangan kepada pelangan , adalah STRATEGI
di Herbalife, kita mengenal Konsep
Sejak herbalife diluncurkan 1980 olah Mark Hughes, Konsepnya adalah USE-WEAR-TALK dan FUN -SIMPLE-MAGICAL
Use-Wear-Talk : Maksudnya adalah jalani bisnis ini orang per orang, satu persatu, lewat omongan dari mulut ke mulut, dari orang-orang yang memakai, terus puas dengab hasilnya, dan dia cerita ke orang lain, dan orang lain terinspirasi dan ikut berubah pola makannya, akhirnya sehat juga dan seterusnya, dari mulut ke mulut.
Istilah mulut ke mulut ini di kenal dengan strategi bisnis "Referal" atau "Direct Selling"
Direct selling sebuah konsep pemasaran yang belum begitu umumu, karena tahun 90an saja istilah itu saya belum dengar, dan yang saya tahu baru ada istilah Multilevel Marketing (MLM).

Direct selling ini sebuah strategi pemasaran yang masih awam di Indonesia.
Karena minimnya pemahaman mengenai KONSEP Direct Selling maka dari awal kita memasarkan herbalife dengan strategi 'Sis Persis, Plek Njiplek, Sama' mengikuti alurnya bisnis MLM pada umumnya yang fokusnya adalah income dengan cepat.....
#Strategi1 : Contoh kawan kami di kantor dulu yang bisnis MLM, saat akan menemui customer selalu dengan pakaian bagus, berdasi pakai mobil yang bagus (minjem kijang paklinya..heheheh), wangiii.. pokoke harus terlihat makmur meski semua fasilitas itu minjem atau cicilan.

#Strategi2 : Menjual mimpi, ini bisa membuat kaya raya dengan menerangkan marketing plan, bonus, royalti di pandangan pertama, padahal produk kenal saja belum...

#Strategi3 : mengarahkan agar konsumen beli banyak-banyak agar dapat diskon, dan itu posisi terbaik, agar segera dapat duit banyak, dan mimpi makinn deket...padahal itu strategi agar Point kita naik..

#Strategi4 : mengarahkan agar "Menutup Point" agar dapat royalti, agar dapat bonus ini bonus itu liburan kesini liburan kesitu ...setiap akhir bulan dibuat stress "tutup point" setiap akhir bulan menggelar promo habis-habisan hadiah ini itu..bahkan kadang menggadaikan mobil, motor agar bisa tutup point.

#Strategi5 : jika belum tertarik pakai produk belum tertarik member tidak apa-apa,yang penting Ikut Seminar, agar ketemu orang-orang sukses. dan di Seminar customer kaget dan strees melihat orang Jejingkrakan...di panggung menjual mimpi, surga bisa didapatkan dengan begitu mudah...siapapun bisaaa....dst...dst...dst....

Di herbalife kamipun awalnya kami menerapkan strategi itu... meskipun bisa jadi ilmu tentang konsepnya yang diajarkan kepada kami tidak seperti itu.

Karena orang lain melakukan itu maka kami ikut-ikutan dan kami terus ajarkan juga.

Apakah strategi-strategi itu salah....??
 Tidak Salah...Streategi itu Tidak Salah Strategi itu mungkin tepat untuk jaman itu namun tidak tepat untuk era sekarang

Karena strategi itu adalah "penafsiran" dari Use-Wear-Talk pada tahun-tahun lalu sebelum ada konsep Nutrition Club
Ingeet...jika ingin eksis di bisnis, maka Strategi harus selalu update dan siap berubah kapan saja, BERUBAH mengikuti jaman, terus menerus kita melakukan Redefinisi.

Herbalife yang "direct Selling" jika strateginya dilakukan dengan MLM pada umumnya maka yaaaaa... akan jadi "Bisnis MLM"
Namun Jika Herbalife strateginya dibuat Natural dengan nutriton Club dengan mengajarkan pola makan yang benar...menjadi teampat kursus makan bagi orang yang pengin sehat... dengan cara ini bisnis ini jadi Bisnis "Bukan MLM" terbukti club kami tidak ada orang satupun yang merasakan sama sekali bahwa ini bisnis MLM.

"Tapi dikota kami Nutrition Club itu hanya seperti kantor dan MLM nya nampak banget" kata seorang temen.

Hehehe.... Jika menjalankan Nutrion Club, namun strategi hariannya masih strategi MLM maka akan muncul strategi "Herbalife MLM Nutrition Club" 😀

Jika menjalankan NC, tapi masih nembak orang yang tidak faham disuruh beli banyak, orang yang belum minum produk sudah diajak seminar.. training dst.." maka anda menjalankan Nutrition Club namun masih pakai strategi MLM

Jika menjalankan NC, tapi akhir bulan anda masih sibuk cari duit untuk Tutup Volume Point agar dapat Royalti, bonus...bukan beli produk karena emang sudah butuh stok" maka anda menjalankan Nutrition Club namun masih pakai strategi MLM

#FUNSIMPLEMAGICAL
Itu adalah konsep.... Strateginya...? Coba anda pikirkan hehehehe......apakah anda akan membuat strategi yang enteng-enteng saja enggak mau rumit-rumit sing penting Fun...apakah anda menganggap yang rumit-rumit itu tidak akan sukses karena tidak fun...ya monggo...apapaun strategi anda is Benaaar.....
Kadangkala kita jadi sulung, kadangkala kita jadi bungsu.

Di bisnis tidak ada salah benar, jalankan strategi A... Jika belum berhasil, lakukan strategi A1, A2, A3...dst.... Enggak Berhasil juga, jalankan Strategi B, lanjutkan B1, B2, B3..dst...

Bagus tidaknya sebuah strategi baru bisa kita nilai setelah dilakoniii...alias dilaksanakan...dan adakalanya sebuah strategi bagus untuk kali ini, namun harus berubah tahun depan...
kadang adapula strategi bagus di kota ini, dan di kota lain dengan strategi yang lain...


Demikain Dongeng pagi ini semoga bermanfaat.....

HERBALIFE NUTRISI YANG HEBAT APA MLM YANG HEBAT...? (Bagian-1)

Beberapa hari yang lalu sahabat saya sejak kecil, yang sekarang jadi Pak Guru sekaligus aktif di sebuah Pesantren, namanya Mas Selamet datang berkunjung dan menginap dirumah.

Ketemu sahabat dari kecil rasanya seneng, saya mengenalnya dari SD dia kakak kelas saya, namun sejak kuliah kita tinggal 1 kamar kost di Jogja, sehingga kita jadi deket satu sama lain.

"Toro (pangilan saya di kampung) Setelah lama pisahan dan ketemu kamu 5 tahun yang lalu, tahun 2011 itu sebenernya saya ingin mengingatkan kamu, agar jangan mendekati Bisnis MLM, cukup saya yang menjadi contoh, namun waktu itu saya mau menyampaikan ke kamu rasane enggak enak, karena nampak sekali kamu lagi semangat-semangat nyaa di Herbalife ...hahaha...." Kata Selamet.

"Saya terus memantau perjalanan bisnisnmu dari blog, dari FB, dan namun tahun demi tahun saya semakin penasaran, kok Herbalife enggak ilang-ilang seperti MLM-MLM yang saya ikuti dulu, dan saya mengamati Toro kok nampak semakin enjoy...semakin semangat di Herbalife, bahkan punya ide membuka Tempat Kursus Pola Makan yang sering kali disebut Rumah Nutrisi, dan saya juga semakin penasaran kenapa di bisnis MLM ini Toro kok tidak melakukan kebiasaan-kebiasaan orang-orang yang bisnis MLM seperti pada umumnya....pokoke "Anane Nyong" (saya) Penasaran penasaran dan penasaraaan....terus.. " Hehehe sahabatkku si Selamet kepo.

Tidak terasa obrolan kami dari sore terus berlanjut sampai dinihari...ketemu sahabat lama rasanya kembali masih seperti anak kuliah...padahal itu sudah 24tahun yang lalu..sudah tua yaaa...hehehe..

Masa kuliah adalah pertama kali saya mendengar istilah bisnis MLM, sekitar tahun 1992, dan satu-satunya narasumbernya ya Selamet ini.
Dia memang sejak awal kuliah ulet bisnis, mulai Les Private, jualan makanan kecil dan lain-lain hingga suatu hari dia nampak menjadi Selamet yang Aneh. Penampilannya rapih, modis sukanya pakai baju kotak-kotak dan jeans nya bagus-bagus, bermerek, dan kegiatan membaca di kamar bukan lagi modul-modul kuliah namun buku-buku macam "Berpikir dan Berjiwa Besar" itu yang dulu saya inget, dan buku-buku lain yang intinya membuat orang jadi sukses.

Saya tipe orang yang sulit Multitasking, gak begitu tertarik dan detail memperhatikan bisnisnya Selamet karena saya fokus-fokus-fokus kuliah, bekangan hanya yang saya tahu ternyata Dia bisnis yang namanya  Multi Level Marketing yang sering disebut bisnis em-el-em (MLM) bahkan mengucapkan saja rasane sulit, istilahnya aneh....

Awalnya Selamet memasarkan produk yang merknya AM* yang dijual macem-macem dari sabun mandi, sabun cuci piring sampai sabun untuk mobil, namun tidak lama kemudian Selamet juga berbisnis MLM yang lain namanya FOR* jualannya suplemen-suplemen makanan , sepenjang yang saya amati lebih dari 5 MLM yang pernah Selamet ikuti...sekian bulan ganti...sekian tahun..eh ganti lagi.... dan saya hanya jadi penonton saja... apakah berhasil apa tidak, saya tidak tahu karena tahun 1995 saya lulus dan kita pisahan, waktu itu Selamet kakak Kelas saya itu belum lulus..hahaha...mungkin karena keasyikan bisnis MLM sampai lupa belajar dan bolak-balik ambil cuti jadinya enggak selesai-selesai kuliahnya, 2 atau 3 tahun selesai saya kuliah barulah Selamet Lulus.

Lulus Kuliah Teknis Mesin UGM saya langsung diterima di Toyota Astra Motor (PT.TAM), pabrik mobil yang lokasinya di Sunter Jakaerta Utara, dan belakangan berubah naman menjadi PT.Toyota Motor Manufacturing Indonesia, yang memproduksi mobil-mobil merek Toyota.

Nha di perusahaan tempat kami kerja itu beberapa kawan kami banyak yang punya sambilan menjalankan bisnis MLM juga, dan saya merasakan keanehan-keanehan yang sama dan mengingatkan saya kepada Selamet ketika kuliah di Jogja.

Temen-temen kantor, yang biasa ketemu pakai pakaian kerja, tahu-tahu pas libur tumben tumbenan menelepon dan main kerumah, pakainya baju rapih, kadang berdasi....hahaha...pemandangan yang hampir tidak pernah saya jumpai di pabrik, yang rapih-rapih seperti itu biasanya direktur atau pejabat-pejabat di kantor pusat...orang pabrik mah pakaian kerja yang kadang kotor belepotan.

Dan sama seperti selamet, kawan-kawan kami yang Berubah Wujud itupun datang menawarkan sesuatu yang sedemikain rapih cara ngomongnya sampai kita tidak kuasa untuk menolak, setiap kali datang pasti dia closing, bisa menjual sesuatu ke saya...hahaha...dari tablet-tablet suplemen, sabun, hingga kalung batu yang katanya mengandung sinar radiasi-radiasi yang bagus buat tubuh...hahahaha....

Dan tidak lupa dia selalu mencorat-caret kertas jika saya join ke bisnisnya, dapat uang ini itu, dapat bonus ini itu, dan di ujung pembicaran selalu mengajak saya untuk ikut seminar-seminar-seminar  yang pembicaranya orang-orang sukses, sangat cepat kaya, dan tidak lupa dia juga menceritakan income sambilannya yang begitu istimewa..... 

Namun entah kenapa saya justru merasa risih  dengan cerita-cerita kesuksesan pebisnis-pebisnic MLM itu, karena menurut saya mereka menampilkan kepribadian ganda, menjual mimpi dapat uang dengan mudah, dan apa yang diceritakan berlawanan dengan apa yang saya lihat..

Jika ini bisnis mudah dapat duit gampang, ngapain dia masih mau kerja jadi operator di pabrik, mengamati si Selamet, mengamati si A, B, C temen-temen yang lain semasa kuliah yang juga bisnis MLM, mengamati kawan-kawan di pabrik, pola nya sama.....

Sehingga sehebat apapun cerita bisnis jika itu BISNIS MLM maka secara refleks saya menutup diri... jika ada orang tidak dikenal datang dan menawarkan PELUANG BISNIS MLM maka saya pasti akan mengatakan "TIDAK" dan sehebat apapun jurusnya saya sudah kebal dan akan tegas dan mantap ngomong "TIDAK".

Dan bagaimana kalau ada sahabat dekat yang datang kerumah dan menawarkan MLM...? Maka saya akan beli produk yang terjangkau dengan harapan supaya tidak banyak bicara dan memaksa ngajak-ngajak ke Seminar Bisnis....hahaha... karena pengalaman saya pebisnis MLM jika belum closing barangnya pasti akan mengajak ke Seminar dan ketemu orang-orang sukses yang bisa menghipnotis akhirnya pada mau beli atau kecemplung ke bisnisnya...hahahah.... pernyataan jujur bingiit yaa...itulah sekelumit pengalaman saya dengan Binis MLM.

Kata Selamet malam itu "Saya faham jika kamu seperti itu...apalagi saya yang sudah malang melintang dan hampir semua MLM di era 1990-2000an saya pelajari... jika ada teman yang menawarkan bisnis MLM ke saya, saya langsung suruh minta dijelaskan skema MLM-nya, dan langsung saya tebak peluang kedepannya seperti apa, dan nasibmu akan seperti apa, dan biasanya yang menawarkan MLM ke saya langsung lemas dan gak lama lagi akan berhenti...karena punya pengalaman akhirnya saya jadi MLM Killer..hahaha"

"Nhaa... sayangnya kamu gak pernah sekalipun bercerita tentang itung-itungan angka, tentang marketing plan, dan saya pelajari FB mu saya pelajari blog mu, saya pelajari youtube mu....kamu tidak pernah menceritakan peluang angka-angka, marketing plan atau yang sejenisnya, ditambah kamu juga nampaknya semangat sekali, jadinya saya kesulitan juga gak tega mengorek keterangan untuk kemudian melemahkan semangatmu, dan setelah 5 tahun mengamati bisnismu justru saya malah yang kecele..kok Herbalife masih eksis...kok kamu malah makin maju.... nha sekarang saatnya kamu ceritakan yang sesungguhnya HERBALIFE ITU MLM YANG SEPERTI APA...?"

"Hahahaha.... Herbalife MLM yang seperti apa yaa...? Saya masuk ke Herbalife sama sekali gak ada pertimbangan sedikitpun untuk bisnis, apalagi ini bisnis MLM, jika seseorang yang mengenalkan Herbalife ke saya dari awal langkahnya sama seperti pemain-pemain MLM yang terdahulu pasti gak mungkin saya di Herbalife"

"Saya jatuh cinta dengan Herbalife karena Produknya Memang Bagus, itu saja..! Saya ditawari oleh kawan di Jakarta via telepon pas lagi ngobrol-ngobrol bisnis yang lain, bahwa ada produk bagus, bentuknya makanan, yang jika dimakan akan membuat badan sehat dan bisa turun Berat Badan. Nha itu pas banget dengan saya yang kebetulan sedang butuh. Kawan saya juga bilang Produknya bergaransi, jika gak puas bisa dikembalikan. Walah....penasaran kan.... apalagi yang menawarkan sahabat saya sendiri dan saya percaya 100% dengan janjinya. Saya beli meskipun harganya mahal... dan dalam waktu 4 bulan saya bisa turun 21kg..! Wuihhh....ini kan sesuatu yang luar biasa, mengingat saya dulu pernah mati-matian diet ketat dan olahraga keras hampir setahun ternyata hanya bisa menurunkan 11kg dan habis itu sakit typus...hahaha....."

"Jadi begitulah ceritanya.... saya dari awal tahunya ini NUTRISI YANG HEBAT bukan MLM YANG HEBAT dan itulah pintu masuknya....." kata saya...

"Setelah 6 lebih bulan makan produk saya berpikir...10 sd 20tahun lagi produk ini pasti booming dan banyak yang butuh, namun saya penasaran gimana cara memasarkannya... dan barulah saya tahu bahwa ini adalah MLM..alamaaaak...saya shock.... sayang amiir yaa .... produk sebagus ini kenapa MLM dan kenapa orang-orang menjalankan bisnisnya seperti MLM-MLM yang kayak kamu dulu-dulu... ya pasti tidak menariik... pasti ada cara-cara lain yang lebih elegan" Kata saya....

"Awalnya kami bingung, dan mengikuti cara-cara yang ada... dan bersama sohib-sohib yang dari Jakarta kita mempelajari pola bisnis lewat Nutrition Club, bertahun-tahun kita belajar kita terus perbaiki lagi strateginya...terus perbaiki lagi strateginya... apalagi sekarang Yoyok adik sayapun, keluar dari Bank dan ikut nyemplung juga serius ke bisnis ini, semakin mudah, dan kawan-kawan yang lain yang dulunya kerja juga banyak yang resign fokus kesini, akhirnya semakin banyak temannya, dan semakin mudah karena kita ada group diskusi dan makin kesini makin terbayang strategi memasarkan produk ini, yakni FOKUS KE NUTRISINYA dan TIDAK FOKUS KE MLM, karena sebenere kekuatan Herbalife itu adalah Kekuatan di di Nutrisinya, ya... hebat di Produknya...."

"Termasuk dalam seminar-seminarnya, awalnyapun kami risih namun lagi-lagi kami juga tidak tahu bagaimana menggesernya menjadi cara yang lebih baik diterima orang awam, yang secara natural skeptis dan tidak tertarik Herbalife karena Dominan MLM nya, namun karena kamipun pemain baru di bisnis ini yang bingung....begitulah awalnya....." kata saya dan Selamet mengangguk-angguk...

"Oo..saya faham.... cuma sayange saya telat masuk hahahaha...... " kata Selamet...

"Halah..kamu fokus saja jadi pak guru yang baik, fokus saja jadi pengurus pesantren yang baik, jadi pak Kyai dan bisa jadi penasehat agar besok sama-sama masuk surga...." kata saya....

"Aaaamiin.... Insha Allah nek jalan ceritane begitu kamu berada di tempat yang benar, kamu memiliki cara yang benar, dan kamu kebetulan masuk di saat yang tepat, wes andum Selamet muga-muga kita ketemu lagi ngobrol-ngobrol lagi yaaak" Kata Selamet keesokan paginya....tidak terasa kami ngobrol semalaman dan dilanjut pagi-paginya...

Semoga anda terinspirasi dengan obrolan saya dengan Selamet ini...

Next kita lanjutkan dongengan ini yaaa..... ceritanya panjang kali lebar...hahah...

Salam Sukses Mulia

Hadi Kuntoro

CUSTOMER YANG SETIA ADALAH PANGLIMA BISNIS ANDA

Satu  Konsumen Yang Puas, nilainya lebih besar daripada Rp.100.000.000 (Jim Rohn)

Kata-kata ini sudah biasa kita denger, kitabaca, namun arti sesungguhnya lebih luarrr biasaa lagiii....

*Misalnya:*

Ada Nutrition Club namanya Club AAA , memasang baliho gedeeee banget lebih mencolok dibanding baliho rokok di pintu gerbang utama kota _(memasang poster tidak boleh untuk bisnis NC namun ini hanya contoh ilustrasi)_

Memasang baliho Guedhe Bingiiit biayanya 100juta sebulan.

Dan efeknya Club itu ruameee sekali, sehari datang 200 orang....dan ramenye seperti kuliner yang paliing rameee.... orang datang duduk dikasih shake+nrg+aloe... sakiing rame nyaaa... sampai gak ada talking point customer gak terawat dengan baik. Persis seperti warung kuliner yang paling rame di kota anda.

Katakanlah sehari bisa untung 5 juta...maka dalam sebulan dapat untung 150juta...biaya baliho 100 juta, Club bisa untung bersih 50 juta..!! seneng apa seneeng....? Tentu seneng sekaliii.....

Karena customer tidak termaintain dengan baik...sama sekali *"tidak tersentuh satu persatu"* maka cutomer lama ilang, muncul customer baru... lama ilang datang baru... seterusnya.... sehingga bulan demi bulan keuntungan 50juta itu sifatnya tetap....tidak naik-naik.... _tetep saja seneng sebenernya untung banyak kan...?_

Kembali ke kalimatnya Jim Rohn "Seorang Konsumen Yang Puas, nilainya lebih besar daripada Rp.100.000.000"

Marilah kita bikin sekenario lain, ada Club ZZZ , beliau tidak pasang baliho,kecil-kecilan namun telateeeen sekali menyentuh orang satu persatu...

Ada customer A, umurnya 30th masalah obesitas, ikutlah program 10 hari, beli shake sore , Pemilik Club XYZ seneeeng...meski hari itu hanya dapat untung Rp.270.000 _(100ribu dari gelasan dan 170ribu dari shake sore, ini hanya contoh yaa...jika mungkin saat ini karena ada kenaikan harga ilustrasi ini sedikit berubah)_

_Si A akhirnya menjadi pecinta produk...selesai program si A jadilah "Ambassador" karena sudah punya pelanggan setidaknya 2orang, lalu member diskon 25% dan jadi customer SEUMUR HIDUP..!! setiap bulan A selalu belanja 3shake+1Aloe+1NRG ....seumur hidup sampai usia 90th misalnya_

3shake+1Aloe+1Nrg = untungnya Rp.230.000 si A makan herbalife selama 40th, hitungannya Rp.230.000 x 12 x 40 = Rp.110.000.000..yess ..si A akan memberikan kontribusi kepada keuangan Club XYZ sebanyak 110juta..!

Ingeet hanya dari satu orang looh dapat untung lebih dari 100juta dan itu jangka panjang.

*Jadi sentuhan yang baik kepada si A itu nilainya ratusan juta... lalu bagaimana kalau customer si A jadi "Produk Lovers" juga yakni istri sendiri namanya B, akan muncul 220juta....lalu bagiamana anak 3, dan punya menantu, teman sekantor si A, anak buah si A, teman sekolahnya si A......dst..dst..dst.....bisa milyaran yaaa...bahkan bisa lebih dari itu...!*

Seorang Customer yang loyal dan di pelihara dengan baik, adalah *Panglima Perang* yang akan habis-habisan setia membela bisnis kita dan menjamin kesejahteraaan kita sampai anak cucu.

Customer yang di maintain dengan baik akan menjadi "Marketing hebat" yang kita tidak perlu membayarnyaaa.... alias Gratis..!

Jadiiii....mulai hari ini sentuhlah satu persatu customer anda....

Ciri-ciri atau tanda-tanda bahwa sentuhan anda baik adalah hadirnya COI-COI dari customer loyal .... jika anda tidak pernah mendapatkan customer yang lahir dari COI maka sentuhan anda belum mendalam... teruslah belajar dan belajar lagiii....

_Jika punya customer, dan dia tidak melahirkan COI maka "Masalah terjadi pada diri anda" bukan pada diri si Customer....._

*Dan Ingeet... Menjadikan Customer menjadi AMBASSADOR adalah "tugas pemilik NC", BUKAN tugas dari si Customer*

Yaa...Menjadi Ambassador bukan tugas dari Customer..!

Semoga kuliah pagi hari ini bermanfaat.

Hadi Kuntoro Wonosobo