Berawal Dari 2 Pcs Selimut Jepang-II

Pembaca, masih ingat penghargaan kami kepada Ibu PNS yang bisa menjadi tauladan ibu-ibu PNS yang lain..? saya pernah menulisakannya di link ini
[Omedetou..! ] Berawal Dari 2 Pcs Selimut Jepang-I , http://selimutku.blogspot.com/2008/04/omedetou-berawal-dari-2-pcs-selimut.html

Dan pagi ini sang Ibu yang belum mau disebut namanya itu sharing lagi ke email kami..dan ini membuat saya sangat terharu, makanya tulisannya saya muat lagi disini sebagai tulisan versi ke-2, saya mencantumkan tulisan ini agar anda makin terinspirasi dengan beliau..dan kepada temen2 yang masih takut2 jadi makin berani...
=======================

Assalamu’alaikum Wr.Wb
Mohon maaf Pak hadi, baru sempat merespon email pak hadi, maklum masih double karir (sok banget yah…). Pagi ngantor, sore sampai malem ketimbun selimut.

Alhamdulillah omset makin meningkat, semoga segera jadi distributor ya pak Hadi…amin.Oya, suami saya semangat sekali sekarang, katanya “aku benar2 terinspirasi oleh pak hadi”, malah dengan bangganya foto dia yang nampang diblog nya pak hadi dia pamerin ke temen2 kantornya..komentar temen kantornya ..”walah, bojomuiku, jebule usaha sampingane dadi kuli tho…” hehehe…

Dulu semangat kami masih pasang surut, tapi sejak kami commit tidak mau setengah-setengah sekarang tancap teruuusssssssss….

Alhamdulillah kedua orang tua kami (dari pihak saya maupun suami) sangat2 mendukung, malah mereka siap mengucurkan bantuan modal kalo kami mau. Mungkin karena basic beliau2 juga pedagang kali ya pak, orang tua saya pedagang makanan (rumah makan) di Weleri, mertua pedagang batik dan pakaian di Sukoharjo sana .

Banyak suka nya daripada duka nya bagi kami dalam menjalani usaha ini.Dukanya, kadang suka tidak sepaham dengan suami dalam menerapkan strategi memasarkan selimut, tapi alhamdulillah bisa diselesaikan dengan pendekatan ‘personal’ .

Dan duka yang lain, lingkungan kerja kami adalah PNS jadi kebanyakan nganggurnya daripada kerjanya nah, ada saja orang yang tidak suka melihat kami menjalani karir kedua kami ini (kami sepakat tidak menyebut sebagai usaha sampingan karena kami serius menjadikan ini sebagai karir kedua, bahkan nanti Insya Allah inginnya menjadikan sebagai karir pertama kami).

Banyak sekali omongan miring tentang kami (saya terutama, karena lingkungan kerja saya kebanyakan perempuan, dan saya paling yunior disini, jadi biasalah pak..) tapi Insya Allah kami menjalankan usaha ini dengan kejujuran, saya tidak pernah merugikan kantor ataupun rekan-rekan kantor.

Kalo komentar adik saya Cuma saya tanggapin dengan ketawa aja, katanya “ mbak sampeyan kuwi kuliah lo..spesialis lagi..kok dodolan selimut, mbok yo buka bisnis yang sejalan dengan sekolamu ..wae…” hehehe…saya jawab saja, dodolan selimut untunge luwih gede timbang spesialisasiku, tur resikone sithik…malah saya kompori dia buat ikutan gabung. (tenang saja mbak, setelah ini pasti anda bisa bisnis-bisnis yang lain, saya YAKIN akan kemampuan anda-Hadi) Maaf ya pak, jadi kepanjangannya… Intinya kami siap menerima tantangan ini, tunggu kami ya pak, sebentar lagi pasti jadi kandidat distributor (bukan nyombong lho pak, hanya memberi motivasi buat kami sendiri).

Oya, waktu pertama kali ketemu pak Hadi, kami masih takut-takut, maklum kami kan baru prajurit eh kok langsung ketemu RAJA (selimut) ya pasti grogi lah pak hahaha…(hehe..banyak orang yang kecele kok mbak..dikira karena sudah menyebut diri RAJA maka rumah bisnis kami bak istana..ternyata mung rumah kecil, enggak ada kursi, enggak ada tempat tidur, enggak ada perabotan...makanya kepada temen-temen lain yang kepengin ketemu sebagai orang yang mentereng, yang melambangkan kesuksesan bisnis dan terpercaya. silahkan kecewa...hehe...lihat saja tulisan saya "Katanya Raja Kok Manggul Karung" jadi jangan ragu2 saya tidak belum apa2 kok..masih mahasiwa spt anda...cuma di kampus ini saya lebih senior)

Sekali lagi terima kasih…

Wassalamu’alaikum Wr.Wb
PNS yang Jualan Selimut..

Tidak ada komentar: