CATATAN EXTRAVAGANZA ONLINE DAY-1 JULI 2021

 INSIGHT TRAINING LEADERSHIP EXTRAVAGANZA HARI INI

Sehebat-hebatnya problem kita belum sehebat problemnya Mark Hughes

 Mark Hughes bahkan pernah di Diminta oleh pemerintah Amerika untuk menutup Hebalalife, karena diusulkan oleh DPR (Parlemen Amerika)  Itu terjadi Tahun 1985

Departemen Kehakiman Kanada mengajukan tuntutan pidana terhadap perusahaan Herbalife di November 1984 

Pada1985 Jaksa Agung California, di kampungnya sendiri, mereka menggugat perusahaan tersebut dengan tuduhkan klaim hasil produk yang berlebihan Perusahaan menderita akibat gugatan tersebut dan terpaksa memberhentikan hampir 800 karyawan pada Mei 1985.

Perusahaan menyelesaikan gugatan sebesar $850.000 dan tetap tidak mengakui kesalahan meskipun beberapa produk yang digugat terpaksa diberhentikan 

Pada tahun 1986, Herbalife menjadi perusahaan publik di NASDAQ, dan mengubah namanya menjadi Herbalife International. Namun, sebagai akibat dari publisitas negatif dari gugatan FDA perusahaan membukukan kerugian $3 juta tahun itu.

Di posisi itu jika mau berhenti pun Mark Hughes sudah kaya dan punya banyak uang dan bisa pensiun sampai anak cucu

*Renungkan*

jika waktu itu yang menjadi Mark Hughes adalah anda... kira-kira apa pilihan anda...???  Tetep melanjutkan bisnis Herbalife..? atau mengalokasikan saja Duitnya untuk bisnis lain yang lebih nyaman..? atau beli tanah dan ambil deposito dan pensiun heppiheppi...??

*Renungkan* kondisi kita saat ini...... masak ming problem kecil saja.... baru di lock down dan semua orang juga lockdon masak memilih pasrah kalah....... wkwkwkwk

Punya Customer , beli shake sekali, eh hanya sekali itu beli... Belum beli-beli lagi.... Sambate Ya Allah ngalah2i penderiraane Mark Hughes

Punya customer pindah beli ke orang lain....galaune gaaak habis-habis tiap hari diceritain....πŸ€£πŸ€£πŸ™ˆ

Penurunan-penurunan  bisnis, bergerak dari krisis demi krisis adalah hal yang normal bagi *SANG PEMILIK BISNIS* jika anda mengalami hal ini artinya bagus, cobaan seperti ini pasti dialami oleh pebisnis.....kalau anda karyawan murni mungkin tidak akan mengalami tantangan yang hebat, karena yang mengalami tantangan adalah bos anda...... dan semua paham, yang akan menjadi tokoh sejarah, yang akan menghiasi cerita-cerita inspirasi di buku-buku, adalah *SANG PEMILIK*

Gara-gara Royalti turun..... gara-gara team loyo.... gara-gara meeting zoom ngantuk-ngantuk jadi males bisnis Herbalife meneh..... mendingan online dodolan yang lain..... owalah..... *EMAN-EMAN*

Lha kita looh..... produknya sudah dibuat, rasane enak, mendapatkannya mudah, carane bisnis wes diajari, kelas-kelas banyak jeprah, elmu-elmu gratis, resep2 suskes digelar ora usah bayaran, pejabat-pejabat , jaksa, hakim, dokter, tentara, polisi, kapolres, lurah, camat , RT, ustadz, kyai,  tidak ada satupun yang melarang, malah mendukung, malah ada yang jadi customer bahkan melu-melu jadi bisnis ..... kurang opo meneeeh....jangan kakehan mengeluh (kurang apalagi, jangan kebanyakan mengeluh) dusoooo sampeyaaan.......🀣

III. SELF INITIATIVE PRINCIPLE (PRINSIP AKTIF MENJADI INISIATOR)

Melanjutkan kuliah yang sebelumnya, nya kita akan membahas Prinsip  Kepemimpinan yang ketiga SELF INITIATIVE PRINCIPLE. Temen-temen Masih ingat ya ada 4 prinsip yakni Responsibility, Integrity,  Self initiative dan Energy, yang agar mudahnya kita singkat menjadi RISE. (saya mendapatkan kuliah ini dari mentor bisnis saya waktu di dunia bisnis awal-awal namanya Pak Fauzi Rahmanto dari Bandung)

SELF INITIATIVE PRINCIPLE (memiliki inisiatif terus melakukan perbaikan, tanpa menunggu apapun)

#1. Sebenarnya saya punya banyak ide Pak Hadi, namun posisi saya kan masih rendah Saya menunggu nunggu action dari sponsor saya yang lebih tinggi levelnya, Saya sudah lama menjelaskannya tapi ya begitulah Pak belum ada Action sampai saat ini

#2. Saya ngikut kawan-kawan yang lain dan sponsor saya pak , kalau pada berangkat ya saya bernagkat, kalau nggak saya gak pak, karena saya ngikut mobil mereka

#3. Menunggu yang Millteam-Millteam bergerak dulu pak, saya kan GET Team, nanti kalau mereka sudah bergerak baru kita akan support

#4. Kamu enak yaa, sponsormu baik banget Keppo di support, acara-acara banyak di support, kalau sponsor saya waah pelit sekali, jadinya ya Keppo enggak jalan, acara-acara gak jalan juga kan semuanya perlu biaya mas, sedangkan kita kan masih pas-pasan

#5. Sor-Sponsor..! mbok diadakan promosi lagi dong, ini team kita lagi loyo-loyo nih, kalau ada promosi lagi kan semangat sor...?

#6. Dari awal Sebenarnya saya sudah memperingatkan jangan gunakan cara itu gunakan saja ide saya, Sekarang bisa kita lihat akibatnya kan mereka nggak manut saya sih ih…? Saya tanya " kamu sendiri bagaimana Apakah kamu sukses dengan ide kamu..?  ya karena tidak ada dukungan dari mereka ya akhirnya ide saya ini saya simpan saja saya pun tidak melakukan"

Teman-teman Avengers, apa yang saya tulis di atas    nanya contoh contoh-contoh mengenai pemilu yang yang belum memiliki inisiatif untuk sebuah perbaikan dia menunggu apa yang diluar berubah barulah dia akan berubah,  kadang-kadang punya ide-ide yang bagus brilian,  namun ide-idenya itu terbatas hanya sekedar itu saja tidak ada upaya untuk mengaplikasikannya

SELF INITIATED PRINCIPLE mengatakan  : "Seorang pemimpin hendaknya menjadi inisiator dari perubahan. Yaitu mengambil inisiatif untuk memulai sebuah tindakan perubahan."

Sang Pemimpin tidak menunggu-nunggu. Kadang ada pemimpin yang menunggu-nunggu orang lain bertindak barulah dia akan bertindak. Dia bukan menjadi motor penggerak perubahan bahkan kadang kala justru dia yang tergilas menjadi korban sebuah perubahan

Jika Anda bertemu seseorang dan dia punya ide-ide yang nampak canggih namun ujung-ujungnya menyalahkan orang lain yang membuat ide-idenya itu tidak jalant, itu artinya Anda menemukan pemimpin yang yang kurang memiliki (Self Initiated) Inisiatif Mandiri

“Dulu kan aktif ada meeting bisnis ada pelatihan-pelatihan menimbang reguler kenapa sekarang tidak ada lagi…? “ Tanya saya

Dijawab “Iya Pak para Leadernya masih tertidur belum pada berniat mengadakan lagi padahal saya sudah sering ngomong loh pak kapan mau di adakan lagi tapi tidak ada respon”

Mendengarkan dialog yang seperti diatas itu rasanya lumrah yaa... heheh

Seorang pemimpin harus lebih aktif memperhatikan  perubahan-perubahan yang seperti apalagi yang bisa dilakukan kan agar kondisi timnya terus menjadi lebih baik dan lebih baik lagi

Seorang pemimpin yang memiliki  Self Initiated yang baik maka setiap kali ada sebuah hal yang menurutnya harus diperbaiki maka dia akan jadi tokoh yang pertama untuk mengambil tindakan perbaikan

Teman-teman pasti bisa membayangkan team anda yang sangat aktif di grup-group bisnis, dan anda juga bisa membayangkan team bisnis yang nongolnya jarang-jarang dan kalaupun nongol juga mungkin hanya karna enggak enak karena nggak nongol.

Dari waktu ke waktu perubahan terus terjadi sebuah organisasi bisnis akan bertahan dan terus maju jika ada inisiatif perubahan dari sang pemimpinnya,  sang pemimpin   bukanlah orang yang ada di luar sana namun  diri kita lah yang nomor satu

Teman-teman, tidak ada manusia yang sempurna, jika 0 adalah ukuran untuk orang yang pstif total, dan 100 adalah orang yang sangat aktif melakukan inisiatif, maka kita bisa mengukur, kira-kira saat ini level kita ada dimana yaa...?

Ayo temen-temen kita berlatih untuk meningkatkan self inisiatif kita dalam team organisasi,  dengan menjawab beberapa pertanyaan dibawah ini :

1. Apa perubahan-perubahan positif yang anda inginkan namun belum terlaksana...?

Mungkin anda menginginkan  adanya kelas dasar NC di kota Anda Namu program itu belum jalan...?

Mungkin anda punya harapan timnya semua ikut sekolah ke Pati atau ke Magelang namun keinginan itu belum terlaksana...?

Mungkin anda menginginkan tim Anda semua belajar KLW  dan memahami seluruh konsep bareng-bareng namun saat ini belum jalan

Saya menginginkan kan ada acara Tour ke NC nya Fulan atau Fulanah yang bagus itu namun program itu belum jalan sampai saat ini

Silakan teman-teman tuliskan apapun sesuatu yang positif yang pernah nempel di angan-angan namun sampai hari ini belum juga dijalankan.....

2. Apa hal dari diri anda yang menghambat pelaksanaan hal yang positif itu...??

Ayo kita audit diri sendiri, kita bahas faktor yang paling penting yang bisa dikendalikan yakni faktor internal.

Jangan-jangan semua yang kita angan-angan kan di atas justru kitalah yang sebenarnya paling menghambat dan membuat hal itu tidak jalan...

Faktor eksternal mungkin saja ada namun kali ini ini kita fokus benar-benar mendata apa faktor-faktor internal dari diri kita

Dan jika kita jujur mengaudit diri kita sendiri pasti kita akan terkejut karena sebagai pemimpin kita baru sadar sebagian besar penghambat dari tidak berjalannya program program itu justru datangnya dari diri kita sendiri

Menunda, tidak mau belajar caranya, ada leader yang sangat menginginkan tim timnya agar bisa update teknologi yang kekinian, Namun ternyata timnya susah untuk move on, dan setelah dipelajari ternyata sang ridernya itu sendiri pun juga tidak belajar dan belum move on juga, jadi segalanya masih berupa keinginan.

3. Bagaimana anda sebagai Pemimpin akan menghilangkan kendala-kendala yang datangnya dari diri anda itu...?

Anda Sang pemimpin menginginkan timnya pinter-pinter,  Namun ternyata anda sendiri tidak mengarahkan timnya dan tidak memberikan contoh timnya untuk belajar agar lebih pinter,  

Bahkan yang aneh ada leader yang tidak menginginkan timnya untuk belajar ke orang lain karena berpikir dirinya sudah sangat pintar kenapa harus belajar dirinysa saja.?

Lambat bergerak, Menunda sesuatu, adalah indikator yang paling kuat bisa kita dilhat pada pemimpin yang kurang SELF INITIATIVE-nya, dan jika sang pemimpin punya komitmen untuk memperbaiki dirinya, segera take Action, tidak menunda, tidak menunggu, tangkas dan cepat bergerak, maka kemajuan yang luar biasa akan cepat anda dapatkan..!

Is has been a year...! waduh sudah setahu nih...kok kita masih disini-sini saja.... waduh sdah tahu dan sudah diperingatkan dari tahun lalu bahwa kamu harus berubah kok masih tetep saja disitu.... satu jam menunda nunda...tahu-tahu sehari lewat. Sehari dua hari menunda tahu-tahu seminggu lewat. seminggu duamininggu menunda tahu-tahu sebulan lewat, dan wow sekarang tahu-tahu sudah setahun..! program yang dulu belum jalan-jalan juga....πŸ˜ƒπŸ˜ƒ

Oke temen-temen ini SELF INITIATED PRINCIPLE adalah  prinsi ke-III yaaa..... lain kesempatan kita akan bahas prinsip yang ke-4 yakni ENERGY PRINCIPLE

Semoga Bermanfaat

Hadi Kuntoro

Mendongeng dari kaki gunung Dieng

FASE-FASE PENDERITAAN HINGGA MENERIMA KENYATAAN


Ternyata Shock itu ada fase-fasenya, Entah karena ditinggal sesorang, entah kehilangan sesuatu, ketimpa sebuah penyakit, dll..

Dan saya kilas balik satu pengalaman saya (berarti pengalaman yang lain banyak hehehe) sewaktu bisnis BANGKRUT..? Gambaran perasaan saya waktu Bangkrut seperti ini :

#1. Its not me : Pengingkaran, apa ini..?! gak mungkin ini terjadi pada saya, Gak ah ini paling ming ngimpi wae, eh paling tidur entar juga bangun. eh pagi-pagi bangun masih sama..... tidaak..!

#2. Why Me : Mempertanyakan. kenapa ini terjadi pada saya..? Masak siih, selama ini kan saya baik-baik saja, saya kan orang baik nggak pernah menjahati orang lain, saya kan suka memberi, dan banyak kok yang lebih jahat, kenapa harus saya...?
#3. Please not Me : Ooh benar... ini terjadi pada saya, tapi mudah-mudahan ini sesuatu yang baik-baik saja, sebentar juga lewat, saya pasti akan ada skeario baik but saya, tenaaag ini hanya sesaat saja, enggak mungkin bangrkut, please ya Allah, kalau sampai bangkrut gimana anaka saya, gimana istri saya, tahapan ini tahapan full Permohonan hehehe

#4. Why is it still me : Waduuh ternyata ini urusannya panjang, dulu nggak mengira sampai sejauh ini, kenapa saya hanya menggantungkan satu pintu, kenapa saya dulu resign, kenapa saya gak ambil peluang lain, wah seandainya dulu begini, seandainya dulu begitu, wes-wes gak becus emang saya, hancur dah.... di fase ini rasane ancur-ancuran dan disebut fase "depresi / putus asa" kalau sebelumnya nyalah-nyalahin orang lain, kini nyalah-nyalahin diri sendiri

#5. I will but : Fase Negosiasi. semoga tidak berkepanjangan ya, semoga saya menemukan bisnis lain yang lebih menarik, semoga Allah menunjukkan pintu-pintu yang lain,

#6. Its Oke : Baiklah...saya terima sepenuhnya, ini memang Kenyataan, saya bangkrut itu fakta, dan saya harus memulai lagi dari titik nol ini, hal kecil apapun yang saya mulai pasti lebih baik daripada berdiam diri gak jelas. Di Fase inilah kita bisa berpikir jernih kembali.... berdiri lagi dan mulai bergerak lagi. di Fase ini orang akan mendengarkan nasehat, saran , masukan, bahkan kritik pun kadang sudah mulai diterima... its oke.... its oke.....

Tarik Nafas dalam lewat hidung...hembuskan sampai bener-bener habis....tarik lagi sambil tersenyum katakan "Apapun yang terjadi pada diri saya, itu memang hal yang harus terjadi...dan saya bebas memilih untuk tetap tersenyum...enjoy.. dan saya siap memulai langkah baru dan mengawali semuanya dengan bahagia, Fun" ...ayuk mulai..! Hadi Kuntoro Mendongeng dari Kaki Gunung Dieng

II. INTEGRITY PRINCIPLE (PRINSIP INTEGRITAS)

Melanjutkan kuliah yang sebelumnya, nya kita akan membahas Prinsip  Kepemimpinan yang kedua yakni INTERGITAS. Temen-temen Masih ingat ya ada 4 prinsip yakni Responsibility, Integrity,  Self initiative dan Energy, yang agar mudahnya kita singkat menjadi RISE. (saya mendapatkan kuliah ini dari mentor bisnis saya waktu di dunia bisnis awal-awal namanya Pak Fauzi Rahmanto dari Bandung)

- "Pokoknya belajar belajar dan belajar ikuti saja sistem-sistem yang ada pasti nanti kamu dengan sendirinya akan menjadi pintar, dimanapun ada trining meskipun jauh harusnya kamu  selalu datangi...." Seorang leader semangat sekali memberikan motivasi kepada para peserta training seminar, dan dalam hati saya berdoa semoga  sang pembicara ini berubah setelah berpesan seperti ini, karena dia termasuk pemimpin yang paling jarang hadir di pertemuan pertemuan....πŸ˜ƒ

"Untuk acara besok saya pesan tiket 20 ya, Saya akan bawa semua tim saya ikut di acara itu" dan berulang kali panitia meminta dia transfer untuk pembayaran tiket dan dan di tunda-tunda hingga mepet di hari pelaksanaan,  Ternyata timnya banyak yang berhalangan,  dia mohon maaf tiketnya tidak jadi diambil.... πŸ™πŸ™ Dan panitia acara pucat pasi karena harus nombok membayar hotelnya.....πŸ™ˆ

- "kesehatan itu nomor satu! Waspada dan hati-hati dengan apapun yang kita masukkan ke dalam tubuh jangan sampai kita hanya karena kenikmatan sesaat akhirnya mengorbankan masa depan kita,  sarapan nutrisi ini harus di nomor satukan..✊ " konsumen manggut-manggut dan bertekad akan mengikuti nasehat atau arahan dari Coach ini. Customer-nya pulang dan dan  Coach merasa puas karena sukses dengan closingannya. Dan ditariknya sebatang rokok kesukaannya..... klik... dan  asap mengepul dan dihisap dalam dalam asap rokok kesayangannya itu....🀣🀣🀣

- "Ssstt... tuh lihat Pak Hadi itu kalau lagi makan ndemenaken (kelihatan menyenangkan) saya sudah ngitung dari tadi pisang goreng enam masuk, bakwan 5 dan sekarang lagi makan mendioan  ....wkwkw.....ssttt...." seseorang berkata pada yang disebelahnya. Yang disebelahnya menyikut dan berbisik "Ssstt.... iihh.... Kamu iseng amat... Dia kan sudah presiden Tim jadi enggak apa-apa makanya ngawur , Lemu (gemuk)  nggak papa kan duite wis akeh...." πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

- Perhatian temen-temen, besok semuanya harus datang di Meeting Ontime yaa..! Inget besok harus datang Ontime, dan ternyata besoknya orang-orang datang ontime, dan pemimpinnya datang telat setengah jam wakakakaka..... bahkan kalau ada sponsornya selain datangnya telat sang pempimpin juga rajin pulangnya duluan....hahaha

- Pak Hadi itu sukanya follow up kenceng, agar team Omsetnya 5000VP tapi dia sendiri gak sampai 4000VP wakakakak......

- "Pak Hadi Mohon petunjuk,  Sponsor kan mengada promosi dan ini sdh kelewati bulan, sampai hari ini promosinya belum terealisasi dan saya sering ditanyakan oleh tim saya, dan saya mau menanyakan ke Sponsor saya kok sungkan, nggak enak sebaiknya gimana ya pak…?" Seseorang bertanya

- Ayo semangat 2500 semangat 2500 kita pasti bisa...! 2500 adalah level harga diri...!  Kepada yang sudah WT berjuang 3.000 itu adalah level harga diriπŸ”₯πŸ”₯...!  Waktu berganti bulan berganti bisnis timnya menurun organisasi tidak mencapai omset yang diinginkan sang leader ikut loyo dan diapun 1500VP, 2000VP. Dan dia menutup diri tidak banyak keluar ngobrol di grup bahkan sekedar menyapa selamat pagi pun jarang dilakukan.....

- Pak Hadi gimana ya sponsor saya sering meminjam barang ke saya ya habis itu mengembalikan nya harus ditagih...😭😭 Padahal bisnis di Herbalife kan harus punya stok apalagi posisinya sponsor....gimana itu Pak Solusinya...?

- "Saya minjem uangmu ya, seminggu  saya kembalikan." Dan minggu depan ditunggu-tunggu gak ada kabar, minggu depannya juga enggak ada kabar, dan akhirnya ditagih, dan nampak tidak suka, Dengan nada bercanda berkata "Walah uangmu sudah banyak, masak utang segitu saja ditagih terus, saya doakan rejekimu tambah banyak yaa..." 

Teman-teman Avengers melihat tulisan di atas rasanya nggak nyaman ya .... Namun itu hanyalah dongengan saja untuk memudahkan saya menjelaskan tentang Prinsip Integritas

PRINSIP INTEGRITAS mengatakan "Selaraskan apa yang kita PIKIRKAN apa yang kita UCAPKAN dan apa yang kita LAKUKAN"

Idealnya seorang pemimpin semuanya harus klop 100%! Hahah... berat ya, Tenang jangan protes dulu, NOBODY PERFECT tidak ada orang yang sempurna yang ada adalah orang yang sedang berproses, dan pastikan proses kita adalah proses yang menuju ke arah yang lebih baik

Temen-temen Avengers, kita bisa melihat orang-orang yang memiliki integritas cukup baik, dengan cara salah satunya melihat raport orang tersebut di kepala kita. Raport itu sering disebut REPUTASI, atau yang sehari-hari dengan mudah kita sebut NAMA BAIK.

Di dalam bisnis reputasi adalah hal yang yang harus kita junjung tinggi, bahkan ada yang mengatakan "reputation is the only single currency" nama baik adalah satu-satunya mata uang yang bisa berlaku di seluruh dunia..!

Jika kita memiliki nama yang baik kita mau berpindah tempat mau di kota mau di desa mau di negara manapun maka tidak pernah  merasa untuk perlu takut, Inshaa Allah kita bisa hidup bahkan bisa sukses. Bahkan jika pun kita harus masuk ke pedalaman dan bertemu dengan suku-suku yang tidak faham bahasanya pun kita tidak perlu takut, lambat laun mereka akan mengenal kita karena kita memiliki kebiasaan kebiasaan yang baik mereka pun lama-lama akan menerima kita, mungkin bahkan suku itu paham dulu orang leluhur  kita mungkin bersahabat dengan leluhur mereka

Bahkan ajaibnya nama baik atau reputasi itu bisa diturunkan.!

Berulang kali Mae saya mengatakan agar saya membantu si A, si B, si C karena dahulu orang tuanya adalah orang yang sangat baik......

Bahkan ada cerita pengusaha sukses yang yang awalnya tidak punya modal sama sekali tapi di modalin oleh orang-orang lain, karena Bapaknya dahulu adalah orang yang bisa dipercaya sehingga mereka yakin anak-anaknya pun bisa dipercaya. Banyak Pemasok / Supllier  yang membantu memberikan dagangan dagangan dengan syarat pengembalian yang sangat lunak..... Dia boleh ambil barang apa saja dan bayarnya kalau sudah laku.  Dan itulah yang membuatnya sukses.... Karena ada warisan nama baik dari orang tuanya...

Saya jadi teringat dahulu kita punya juragan baju anak di Tanah Abang orang itu orang asing namun pada saat belanja pertama saja tahu-tahu dia memperbolehkan kita ambil produk apapun yang kita mau dan bayarnya bulan depan kalau ke Tanah Abang lagi....

Kami berdagang selimut Jepang dengan modal kecil saja, ratusan ribu, namun karena pembelian kita rutin lama-lama boleh tempo, asal barang laku baru bayar, dan Pemilik pabrik melihat reputasi kami "mungkin baik" asal laku bayar-laku bayar, setiap hari, sehingga lama-lama kami mau ambil barang bertruk-truk pun boleh dan tanpa prosedur seperti pedagang yang lain, tidak pernah kami ditagih suruh bayar...  

Om Yoyok juga punya juragan, baju muslim namahnay Haji Ali di Tanah Abang  yang boleh membawa barang ratusan juta dan bayarnya belakangan bahkan saya inget dulu dibantu agar tokonya viral, beliau mempersilahkan untuk membawa mukena-mukena yang harganya 25 juta untuk dipajang..! gak nyangka tahun 2007 ada mukena 25juta, dan barang itu laku looh...

Tapi lagi-lagi NOBODY PERFECT, ibarat benda yang memiliki banyak sisi, di beberapa sisi nampak kami baik, alus, warnanya bagus, terang, dan nampak perfect, namun sebenernya ada sisi lain yang masih burem, abu-abu, kasar yang masih perlu kita perbaiki.

Temen-temen, Nah tugas kita sekarang terus menerus mengimprove atau memperbaiki diri kita, agar kita bergerak  menuju pemimpin yang memiliki integritas dibanyak sisi. 

Marilah kita menilai, jika 100 adalah nilai reputasi yang sempurna, dan 0 adalah nilai yang paling rendah untuk orang yang yang sangat tidak bisa dipercaya oleh siapapun dalam hal apapun, maka ayuk sebagai Leader / Pemimpin, kita audit dan kerjakan tugas dibawah ini: πŸ‘‡

#1. Berapa Skor Nilai Anda, kira-kira di mata orang lain...?

#2. Berapa skor nilai anda, menurut penilaian anda sendiri...? Marilah kita menilai diri kita sendiri apakah kita layak menjadi orang yang bisa dipercaya oleh diri kita sendiri...? Hehehe ini gak enak yaa ...🀣

#3. Berapa skor terbaik yang ingin anda raih dalam 3 atau 6 bulan kedepan...? Upaya-upaya apa apa yang Anda akan lakukan untuk mendongkrak skor anda itu...?

 Contoh :

Setiap kali ada pertemuan saya datang terlambat bahkan kadang sering tidak datang skor saya ya Ya mungkin sekitar 40 dan cool nya Mulai sekarang saya akan meraih ih posisi 80..!

Di grup bisnis yang saya kelola Saya justru termasuk orang yang pasif, bahkan mengucapkan selamat pagi saja kadangkala saya enggan skor saya ya sekitar 30 dan Mulai sekarang saya akan naikkan skornya menjadi di 90..!

Semoga kuliah pagi ini bermanfaat dan dan dengan terus belajar maka lama-lama kita akan menjadi pemimpin main baik. Amiiin


Hadi Kuntoro

Mendongeng dari kaki  Gunung Dieng



Profit is a little bit better than Salary

Uang yang berasal dari keuntungan bisnis sedikit lebih baik daripada uang yang didapatkan dari gajian....πŸ˜ƒπŸ˜ƒ

 Kenapa apa profil lebih bagus daripada gajian...? Karena sama-sama mendapatkan 5j  jika dari gajian maka yang menikmati hanya anak istri dan beberapa orang tambahan diluar lainnya...

Sedangkan jika mendapatkan 5 juta dari keuntungan bisnis maka orang yang terkait sangat banyak mungkin ratusan....

Apalagi bisnisnya Herbalife dapat untung 5 juta itu berarti sudah menjual produk lebih dari 1000VP

Sudah menolong/membantu  berapa orang itu...??

Contoh lain lagi : Mae jualan di pasar sehari dapat keuntungan 200.000.... angka itu mungkin remeh kelihatannya dibandingkan dengan orang yang gajian 10 juta di kantor.....

Namun agar Mae mendapatkan 200.000 itu sudah berapa orang yang terlibat di sana...??

 Dari rumah naik bis maka sopirnya mendapatkan income.... Turun dari bis ada tukang becak yang mengantarkan bawaan main ke tempat jualan maka tukang becak mendapatkan income.... Di pasar ada 4 karyawan yang membantu maka dan mereka mendapatkan rezeki semua..... Nanti pulangnya naik mobil bus yang berbeda ada sopir lainnya yang dapat rezeki.... Selama di pasar banyak pengemis yang datang... Dan maki juga menyapa dan tersenyum ke banyak orang di pasar  itu juga kebaikan....

Selamat di pasar juga beli sayur beli tahu beli opak beli tempe dan lain-lain untuk nanti dimasak sepulang dari pasar......

_Ternyata mendapatkan laba  200.000 itu rantainya panjang...._

Paham yaa.....