EVENT DAHSYAT AWAL SEPTEMBER-IV (tamat)

Ini sharing saya terakhir acara pertemuan para agen kerudung rabbani di Bandung.

Boleh dibilang team kami (orang-orang dari kampung) adalah team paling heboh, atau kata yang paling tepat sebenernya norak..hehe..Kaalo dibuka sessi usulan atau saran-saran, mungkin aku termasuk yang paling sering ngacung....Kalau ada kuis2 pun aku rajin ngacung, anda bisa nebak, bahwa jawaban2ku yang sering salah daripada benarnya, dan kalo ditembak oleh pembicara kenapa saya menjawab spt itu, aku ya langsung menjawab sebisaku,dan so pasti tidak elit...hehehe...

Tapi tahukan anda? Justru itulah kelebihanku (ceile) karena kalo aku cerdas dan tangkas menjawab semua pertanyaan maka para peserta malah pada minder dan tidak mau bergaul denganku.Seperti anda sajalah..kalau ada pertemuan yang semua orang asing bagi anda, anda yang basa jawanya medok banget dialek tegal, yang boro2 bisa ngomong bahasa Inggris, untuk menyusun bahasa indonesia yang bener saja pletat-pletot (tahu artinya nggak ya..), dan bertemu dengan orang yang kelihatan perlente, bajunya bagus, ngomong, kacamatanya bersih,terlihat pandangannya mendongak, sesekali ngomong ”By the way..That’s right..Really..I’m not agree..” dan sesekali kalo telpon pake bahasa campuran jug ”What’s up mam..? Oke-oke its fine..dll” kira2 gimana..?

Anda pilih dia jadi temen ngobrol atau tidak..?
Tidak lah yaw...Anda pasti akan pilih orang yang kira2 se level, atau dibawahnya syukur2 yang terdengar bahasanya sama2 medok, abis itu tanya asal darimana, kalo cocok terus tanya sekolahnya diman dulu, kalao cocok lagi terus yg lain dan kalo ternyata cocok semua terus jalan deh ke pojok sampai acara selesai..apa betul begitu..?Pada situasi seperti itu karena saya tidak terlihat sebagai orang asing yang hebat, dan dasarnya memang tidak hebat, maka mereka2 cenderung open bahkan full open dengan saya.Sehingga ketika satu persatu saya ajak sharing, kapan mulai usaha, dimana tempatnya, omset sudah berapa, trik pemasarannya bagaimana dll dengan sukrela mereka mau berbagi.

Ada yang baru usaha 1 tahun sukses besar meraih omset ratusan juta, padahal belum lama trauma karena tersapu tsunami.Ada ibu2 dari pemalang, pegawai negeri yang punya 8 toko tersebar dimana-mana, dan mengajak kerjasama.Ada agen jakarta timur yang tempatnya nyelip di gang yang kalo belanja saja parkirnya susah tapi punya omset lebih dari 500juta (mungkin diantara anda sudah pernah ada yang kenal toko raihan..?) Ada agen karawang yang usahanya mutlak di pegang karyawan, dia sendiri kerja di jakarta tapi omset sambilannya di karawang itu sudah lebih dari 200an juta sebulan...

Alhamdulillah saya bisa kenal dengan mereka, dan ternyata memang bener seperti kata P.Roni bahwa bisnis itu seperti gunung es, semakin didalami ternyata diluar diem-diem banyak anak2 muda yang sudah punya penghasilan seperti direktur tua....

Dari hasil wawancara satu persatu, ternyata secara umum ya tidak ada yang bisnis langsung mulus melaju seperti kita beli mobil baru, yang di statrer langsung bisa dipacu kencang...Ada saat2 pahit juga, tapi mereka jadikan itu sebagai titik untuk melakukan improvement dan mencoba strategi2 baru.

”Jangan takut untuk membuat gebrakan besar, meskipun itu harus mengeluarkan 2 atau 3 kali lipat sumber daya yang kita miliki” Kata salah satu dari mereka.”Nanti tidak mungkin tidak ada jalan, asalkan kita istiqamah” tambahnya lagi.

Kata2 ini begitu meresap kedalam hati saya, dan sebenernya saya sedang mengidam-idamkan untuk punya 1 toko lagi di Jantung kota Wonosobo. Show room yang saat ini ada di wonosobo sudah cukup bagus omsetnya, namun kalah jauh dengan yang di Banjarnegara yang letaknya di tengah kota.Yang wonosobo lebih cocok untuk grosiran, sehingga dengan omset yang sama net profit untuk wonosobo kira2 separohnya Banjarnegara.

Omset toko bekasi+Banjarnegara+Wonosobo sebenernya cukup bagus, tapi karena saya mengikuti ”petunjuknya” pak Yusef yang menyetting goal sedemikian besar sebagai pebisnis pemula , maka omset itu masih belum mencapai separuhnya.

Ada kekuatan hebat yang mendorong saya untuk tiba2 menelepon adik dan saudara2 saya di Wonosobo.Adik saya yang merupakan suami dari Obi (adik istri saya) saya telepon

”Tolong cariin tempat yang sangat strategis di tengah kota, dideket pasar dan dipinggir jalan utama..!”
”Ah yang bener..uang darimana..?”
”Tenang saja, kita kan punya team dan orang2 hebat seperti kamu ngapain takut-takut..”
”Tempat kayak gitu ada, saya dapat info , tapi setelah tak telon sewanya 25 juta SETAHUN, apa berani”
”Apa tempatnya besar..” Kataku
”Ya besar, ukuran 4x8 ruko, tapi menempel di jalan utama masuk pasar, pas pinggir jalan raya ke alun2 kota..” kata Yoyok
”Oke, itu kita ambil...” kataku tegas

Singkat kata saya membuat keputusan yang menurut saya ”gila” yakni toko harus sudah buka dalam waktu 1 minggu.

Alhamdulillah saya punya team yang 1 bahasa dan sama-sama gilanya sehingga dengan modal yang cekakpun nekad ingin mewujudkannya, dan ini adalah buah dari seringnya kami ngumpul untuk dream bersama.

Di toko yang baru itu nanti kita pajang banner Astri Ivo yang besar bersama pemilknya, iklan di radio di luncurkan pasti orang2 akan heboh, pikir kami.

Kata-kata ”Harus..Harus..Harus..” terus saya ucapkan setiap kali saya bicara, karena itu benar-benar memberikan energi bagi kami, karena kita dituntut berpikir out of the box, dan buah dari itu adalah banyaknya ide-ide yang muncul dilkala kita sedang bingung.

Masalah uang sewa tempat akhirnya tertanggulangi, setelah kita loby salah satu sub agen kita yang cukup kaya, kita sampaikan mengenai rencana kita, kita jelaskan detail hingga akhirnya dia setuju untuk ikut invest.

Alhamdulillah setengah dari harga sewa sudah ada yang nalangin...sisannya bagaimana..?
Untuk mengisi barang ditoko bagaimana..?
Karena sudah terlanjur nyemplung akhirnya saya keluarkan semua apa yang saya miliki...Tabungan hari tua saya habiskan hingga saldo 12 ribu.

Gajian bulan lalu saya habiskan hingga saldo cuman ratusan ribu, terus kartu kredit saya keluarkan.,..inilah senjata terakhir....

Alhamdulillah saat ini toko yang baru itu sudah proses finishing (dari target 1 minggu mulur jadi 10 hari..tapi tidak apa2).Rencana nanti malam akan ada mujahadah, yakni berdoa bersama ditempat itu , agar semoga ditempat yang baru itu :

1. Menjadi sarana untuk lebih banyak beramal
2. Tidak mendatangkan fitnah tapi mendatangkan kebajikan
3. Membuat kami makin mendekat kepada Allah
4. Mendatangkan banyak saudara agar terbina ukhuwah.
5. Tempat menimba ilmu dan sarana belajar bagi saudara, dan rekan2 kami.. (termasuk tda tentu saja..)6. ..dll.....dll Amin

Mohon doa Restu ya....
Salam Dahsyat & Fuuntastiiic...
Hadi Kuntoro

http://www.hadikuntoro.blogspot.com/

Tidak ada komentar: