Kuliah Sehari Bersama Pak Haji Alay-IV (Tamat)

Cerita sebelumnya di (Kuliah Sehari Bersama Pak Haji Alay-III)

Akhirnya kami berpisah, saya pulang semobil dengan temen-temen pak Haji yang dari Jakarta, dan Pak Haji ditinggal karena mau menginap selama 3 hari di tenda yang didirikan di halaman Mall itu.

Mall yang berada di Bandung, dekat Pasar Cikapundung, atau tepatnya di Jl.Banceuy, menjadi saksi malam itu ada orang yang sangat hebat berkemah di depannya, dan saya yakin kalau pembaca tiba-tiba saja bertemu dengan beliau kemungkinan anda tidak akan tahu bahwa beliau adalah Pak Haji Ali, karena penampilannya begitu sederhana.

Sesuai pesan Pak Haji rombongan pergi kerumah orang tua Almarhum Gito Rolies, yang dulu menjadi artis dan lagu2nya cukup tenar sekitar tahun 70-90an. Kedatangan kami disambut oleh Istri-nya, yang meski warga keturunan Belanda namun saat ini sudah terlihat tidak ada bedanya dengan Ibu2 muslim yang lain...sorot mata dan mukanya terlihat cerah dan teduh sekali...

Belakangan saya baru tahu ternyata termasuk sang Maestro Gito Rolies pun ternyata sahabat yang senantiasa merapat ke Pak Haji Ali.
"Mas Hadi, lihatlah inilah Ibu yang sangat berbahagia karena memiliki suami yang shalih, bahkan saya melihat ketika meninggalpun roman mukanya tersenyum dan tetep cerah seperti ketika berdakwah...ketika meninggal saya bisa menangis...dan tangisan saya ini adalah ratapan, bisakah nanti saya meninggalkan dunia ini dengan kondisi seperti itu..." Kata temen pak Haji...

Sang Ibu hanya tersenyum...dan sore itu kami menjenguk ayahanda Gito Rolies yang sedang sakit keras, dan kondisinya saat itu sangat kritis, namun beliau masih tetap tenang, dan kami berdoa bersama-sama untuk beliau...

"Mas Hadi, tahu enggak seperti apa rasanya sakaratul maut..? menurut Rasulullah ini adalah kondisi yang sangat-sangat menyakitkan. Sakitnya sakaratul maut itu alamiah, yakni semua orang akan mengalami kesakitan yang sama hebatnya...ketika nafas sudah tersengal, kita diserang oleh rasa haus yang amat sangat, dan rasa hausnya itu tidak akan sembuh meski air sebanyak lautan diminumkan kepadanya...subhanallah...." Bisikku sambil melihat yang sakit.

"Orang iman maupun orang kafir akan mengalami kesakitan yang secara alamiah porsinya sama, hanya saja kepada mereka yang beriman Allah akan memberikan gambaran-gambaran kebahagiaan ketika dia berada di akhirat, begitu bahagianya dia sampai dia lupa akan sakitnya...ya di lupa sakitnya..bahkan kadang-kadang bisa tersenyum...meski peluh dingin keluar dari seluruh tubuhnya, ini seperti cerita Para Wanita yang teriris tangannya tidak terasa sedikitpun karena melihat tampan dan indahnya Nabi Yusuf a.s" katanya...dan ini membuat bulu kuduk saya merinding..

"Jadi...harta sebanyak apapun tidak bisa menolong kita kalau saatnya sudah tiba. Lihat saja penguasa di negeri kita yang memiliki 10% kekayaan Indonesia, ketika saatnya tiba obat yang sekali suntik ratusan juta pun tidak mempan untuk sedikit memperpanjang hidupnya.."

"Carilah kekayaan sebanyak-banyaknya..tapi pastikan kekayaan itu menjadi sarana bagi kita untuk makin dekat ke pintu surga, dan beliau yang terbujur sakit ini barangkali sedang berada di salah satu pintu gerbangnya...dan inilah pelajaran buat kita sesunguhnya...wallahu a'lam...semoga Allah mengampuni dosanya dan memudahkan perjalanannya" kata beliau menutup pembicaraaan, dan saat itu saya seakan berada di zero level...inilah pelajaran kehidupan yang bener-bener langsung dari sumbernya...subhanallah....

Jam 17.30 kita meninggalkan Bandung dan kembali ke Jakarta, terima kasih banyak kepada Pak Haji Alay dan sahabat-sahabatnya, yang selama sehari telah memberikan sekian banyak pelajaran kepada saya, saya akan selalu ingat-ingat ini, dan semoga tulisan saya ini tidak terhapus dari internet meski dan menjadi prasasti bagi anak cucu kelak di kemudian hari, hari dimana Indonesia sudah menjadi Macan Dunia...

Salam Hangat

Hadi Kuntoro
http://hadikuntoro.blogspot.com
http://rajaselimut.com

7 komentar:

Joseph Hartanto mengatakan...

Pak Hadi, Luarbiasa sharing kuliahnya dengan pak Haji. Terima kasih sudah berbagi, saya mendapatkan banyak inspirasi dari tulisan2 anda yang ini. Saya menjadi jauh lebih mengenal siapa sosok pak Haji yang amat sederhana ini. Anda beruntung bisa mendapat kuliah langsung dari beliau, dan sayapun beruntung bisa dibagi oleh anda. Salam saya untuk pak Haji, semoga beliau masih ingat dengan saya. Dan salam SUKSES untuk anda yang LUARBIASA!

Deddy Umar mengatakan...

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuhi,

Apa kabar Hadi san ??
Saya ingin memperkenalkan diri, Nama saya Deddy, teman2 sering memanggil Deddy Umar. Semoga Hadi san masih mengenal saya ketika di TMMIN dan beberapa waktu yg lalu pun saya pernah ketempat Bapak.

Orang 'alim pernah katakan ; hanya ada 2 perkara dari setiap penghujung suatu peristiwa atau kejadian yg dapat kita ambil manfaatnya. Bagi orang2 yg beriman, setiap kali peristiwa itu berlalu mereka akan mengambil hikmah dari kejadian tersebut dan mereka akan mendekat kepada Allah Azza Wa Jalla.

Tetapi sebaliknya, bagi orang2 yg tidak beriman, mereka akan menyesali kejadian tersebut dan berlari jauh meninggalkan Allah Azza Wa Jalla.

Mari kita ambil hikmah dari kejadian tersebut, karena kita orang2 beriman, kenalilah setiap perintah Allah di setiap kejadian.

Dekatilah mereka yg yang shalih, karena perumpamaan mereka seperti penjual minyak wangi, berteman dgn penjual minyak wangi akan terasa harum sekujur tubuh kita.

Allah Azza Wa Jalla berfirman ;
"Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkanmu dari azab yang pedih ? (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan RasulNya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui."(Q.S Ash Shaff ;10-11)

Semoga kita dapat mengambil manfaat dari kejadian tersebut

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Deddy Umar mengatakan...

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuhi,

Apa kabar Hadi san ??
Saya ingin memperkenalkan diri, Nama saya Deddy, teman2 sering memanggil Deddy Umar. Semoga Hadi san masih mengenal saya ketika di TMMIN dan beberapa waktu yg lalu pun saya pernah ketempat Bapak.

Orang 'alim pernah katakan ; hanya ada 2 perkara dari setiap penghujung suatu peristiwa atau kejadian yg dapat kita ambil manfaatnya. Bagi orang2 yg beriman, setiap kali peristiwa itu berlalu mereka akan mengambil hikmah dari kejadian tersebut dan mereka akan mendekat kepada Allah Azza Wa Jalla.

Tetapi sebaliknya, bagi orang2 yg tidak beriman, mereka akan menyesali kejadian tersebut dan berlari jauh meninggalkan Allah Azza Wa Jalla.

Mari kita ambil hikmah dari kejadian tersebut, karena kita orang2 beriman, kenalilah setiap perintah Allah di setiap kejadian.

Dekatilah mereka yg yang shalih, karena perumpamaan mereka seperti penjual minyak wangi, berteman dgn penjual minyak wangi akan terasa harum sekujur tubuh kita.

Allah Azza Wa Jalla berfirman ;
"Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkanmu dari azab yang pedih ? (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan RasulNya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui."(Q.S Ash Shaff ;10-11)

Semoga kita dapat mengambil manfaat dari kejadian tersebut

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

catatan salwangga mengatakan...

salam kenal pak hadi, saya sangat terbakar membaca blog ini. seluruh tulisan sampai ke archive-nya saya print, saya baca selama perjalan pergi-pulang kantor. ada lebih dari 300 halaman. mohon ma'af, tulisan ini sekalian minta ijin atas print-out yang saya lakukan.

saya pengin sowan ke rumah pak hadi, kalau diperkenankan. pengin belajar banyak. pengin menjadi putera mahkota selimut yang kelak menjadi raja selimut di kerajaan yang baru. jogja.

salam,
salwangga

daulicious mengatakan...

Dahsyat... Trimakasih pak sudah di rangkumkan bahan kuliah nya (tulisan hijau) Mudah2an saya bisa nyusuljadi TDA. Doakan ya Pak Hadi.....

rony ardiyanto mengatakan...

ass.wr.wb
saya baru tahu-baru lihat blog anda hari ini,meski telah mendengar kemana2 nama selimut Jepangnya.
salam kenal Raja Selimut Jepang...Salam buat keluarga.
saya juga baru tahu luar biasanya saudara se muslim, baPak Haji Ali yg anda ceritakan..dari cerita 1-4..saya pahami...Luar Biasa BeliauNya.
seorang Muslim yg patut dijadikan teladan juga bagi umat yg mulai tercerai berai ini. Salam saya buat Pak Haji juga.
Semoga suatu ketika saya bisa ketemu dengan Anda dan Pak Haji Ali.
agar bisa menjalin silahturahmi dg semua saudara muslim yg Luar Biasa.

Wslm.Wr.Wb

Rony Ardiyanto, ST--> www.orysu.com

tamra mengatakan...

terimakasih pak Hadi telah share ilmu yang sangat bermanfaat ini.