Apa yang terjadi pada Samurai San-I

Baca cerita sebelumnya di LINK INI "Terjuna ke Dunia Bisnis = Naik Jetcoaster"

Menurut kabar temen-temen di pabrik, Samurai San di jemput oleh polisi tanggal 31 Maret 2009 atau 5 hari setelah acara shooting saya dan beliau ditayangkan di Trans TV, karena penayangannya sendiri tanggal 4 April 2009.

Mengapa beliau sampai bisa masuk Penjara..? Awalnya saya sendiri tidak tahu persis,dan hanya menebak-nebak mungkin ada masalah dengan Bea Cukai, atau ada masalah dengan Keimigrasian atau apalah, karena beliau orang asing yang posisinya memiliki perusahaan dengan sekian banyak tenaga kerja pasti paling enggak lama juga keluar, paling-paling tahanan luar...

Tunggu punya tunggu sehari, 2 hari, 3 hari..hingga 1 minggu kok enggak keluar-keluar juga ya..? Dan anehnya link-link komunikasi saya dengan beliau juga terputus, dan ketika saya konfirmasikan kepada temen-temen yang di pabrik, mereka mendapat pesan dari Samurai San agar mereka fokus saja di produksi, dan kami fokus saja di penjualan, dia akan baik-baik saja dan secepatnya bisa selesai katanya...

Karena mendapat arahan seperti itu, maka kami tidak terlalu mempersoalkan keberadaan dia, karena kami yakin dia akan menyelesaikan semuanya dengan baik, apalagi penjualan selimut di bulan April 2009 atas kehendak Allah, kita mencetak sejarah rekor penjualan, dan dari sinilah baru muncul persoalan...

Stok-stok barang mulai ada yang habis, dan ketika kami konfirmasikan ke pabrik kapan mau ada lagi, tidak ada seorangpun bisa menjawab, dan saya mulai khawatir ketika ngobrol dengan bagian pengadaan barang, karena order bahan baku tidak ada katanya, karena kontrak pengadaan bahan baku harus ada approval dari Samurai San, sedangkan saat ini posisi Samurai San ada di Tahanan.

Apakah tidak ada yang diberikan kuasa dan tidak diberi delegasi oleh beliau..? saya tidak terlalu jauh menanyakan ini, karena ini adalah faktor internal di perusahaan, dan memang saya mendapat jawaban dari beberapa orang, tapi itu saya anggap informal.

Bisa jadi masalahnya cukup kompleks, karena untuk mengorder bahan baku dari luar, kan harus membuka LC segala, dan untuk itu perlu Bank Penjamin LC, dan Bank penjamin LC itu tidak berani menjamin LC-nya karena sang pemilik sedang berada di tahanan kesangkut masalah hukum...mungkin seperti itu...dan masalah yang sama juga terjadi pada saat mau eksport...wah ruwet ya...

Satu persatu selimut dari selimut yang paling laris stocknya menipis, dan dari pabrik tidak ada produksi lagi, bahkan ketika kami konfirmasi ke bagian produksi dan bagian marketing, jawabannya adalah ada arahan dari Sacho San (Presdir) agar kita menjual stock yang ada saja dulu, sampai waktu yang tidak bisa ditentukan...menunggu bos selesai masalahnya......wah....

Apabila penjualan kami rata seperti tahun 2008, maka stock kami sebenernya akan cukup hingga menjelang akhir tahun 2009, tapi penjualan awal 2009 ini bener-bener diluar prediksi, penjualan 4 bulan saja sudah mendekati penjualan setahun, dan efeknya adalah barang makin cepet habis, stock bahan baku tidak beli lagi karena terkendala Samurai San di tahanan, sehingga akhir April 2009 kami terpaksa menutup keagenan.

Kami tidak melayani lagi penjualan ke Agen baru. Penutupan keagenan ini malah justru membuat orang makin penasaran, masak mau jadi agen selimut saja tidak bisa..? bahkan ada yang menawarkan nominal lebih tinggi, belanja sampai puluhan juta, agar bisa menjadi agen...

Antara enggak enak, kasihan dan bingung campur jadi satu. Enggak enak karena membuat mereka kecewa, kasihan karena temen-temen banyak yang sudah lama mengumpulkan uang agar bisa menjadi agen, eh setelah uang terkumpul banyak malah keagenan ditutup, dan bingung karena kami belum berani memberikan penjelasan secara terbuka semua sebab musabab barang sampai kehabisan.

Mau menceritakan bahwa penyebab nomor satu sesungguhnya karena Samurai san, di owner sedang ada masalah dan saat ini ada di tahanan, kok rasanya enggak enak, karena nanti akan muncul prasangka yang enggak-enggak...wah...kalau dalam bahasa Jepang perasaanya “gocha-gocha” alias bingung enggak karuan...hehehe...

Ada juga yang komplain dan marah-marah...hehehe....masak enggak profesional banget, bisnis sudah jalan, barang jadwal bikinnya kapan, datangnya kapan kok enggak ada yang menjawab..? Dan temen-temen yang menjadi team selimut Jepang di Bekasi banyak menjadi sasaran keluhan...dan kepada mereka sendiri saya berpesan jangan sampai memberitahukan bahwa problem utama ketiadaan stock ini karena ada kasus samurai san ini.

Alasan yang kami pakai adalah :
  1. Pertama karena ada krisis global, sehingga pabrik kesulitan mendapat order dan suplai bahan baku, ini benar (tapi masih bisa diatasi dengan memperbesar promosi untuk suplai ke pasar domestik)
  2. Kedua karena sedang sibuk dalam project perpindahan pabrik sehingga produksi terganggu, ini juga benar (tapi sebenernya masih bisa diatasi)
  3. Yang ke-3 karena Samurai san ditahan aparat. Inilah yang alasan seperti kalau dalam permainan catur disebut skak mat, tidak biasa diatasi, alias enggak bisa mengelak lagi. dan menyebabkan pabrik berhenti total.
Tanggal 30 April kami makin gelisah, karena nyaris 70% stock selimut sudah habis, dan stock-stock yang semula menjadi selimut yang bergerak lambat, alias “Slow Moving” pun ternyata ikut laris, seolah-olah selimut ini bahkan menjadi koleksi mengingat stock akan habis dan kapan lagi produksi tidak ada seorangpun yang tahu.

Agen-agen memborong selimut dengan membabibuta, bahkan ada agen yang membeli selimut dua mobil box sekaligus....hehehe..ada rasa senang barang habis, tapi bercampur kecut setelah ini kita jualannnya bagaimana..?

Dan pada akhir bulan April 2009 itu pula, muncul berita yang makin mengkhawatirkan, yakni Samurai San dari tahanan menginformasikan bahwa beliau menawarkan kepada karyawan untuk mengambil paket pensiun dini, diberikan pesangon, karena nasib beliau sampai kepan di tahanan juga tidak jelas, dan yang pasti stock bahan baku habis sehingga mereka tidak ada pekerjaan lagi di pabrik.

Tawaran ini mungkin disambut sedih dan haru....karyawan pabrik tidak berdaya...dan mau tidak mau harus diambil. Dan Samurai san kabarnya memberikan pesangon yang cukup besar, sesuai peraturan menteri tenaga kerja, bahkan setelah diberikan pesangon itu, bagi karyawan yang masih tetap mau bergabung, meski kondisinya masih belum jelas, perusahaan welcome untuk tetep menerima mereka bekerja kembali namun sebagai karyawan kontrak harian....saya sungguh salut dengan apa yang beliau lakukan....beliau menomorsatukan karyawan...

Mendengar hal ini saya makin kecut, dan mulai saat itu kami giat mencari opsi baru terobosan-terobosan bisnis sebagai alternatif pengganti sementara, dan sukur-syukur pada saatnya nanti menjadi pendamping utama ketika selimut jepang sudah diproduksi lagi.

Alhamdulillah kami sudah memiliki rekanan yang memproduksi handuk yang produksinya masih tetap lancar, dan kami juga berusaha menaikkan produksi sprei Hasuko dan Bed cover.

Alhamdulillah untuk sprei sudah mulai ketemu link-link dan cara-cara produksinya, sedangkan untuk bed cover kami masih kesulitan mengejar kecepatan produksinya.

Bagaimana usaha kami untuk tetap eksis di bisnis seputar tempat tidur ketika suplai dari Samurai san akhirnya bener-bener mandeg..?
Apa yang terjadi dengan Samurai San di tahanan..?

Semoga ada maanfaatnya, dan anda terinspirasi dengan cerita ini...
dan untuk melihat lanjutan tulisan ini anda bisa membaca di LINK INI : " Apa yang Terjadi pada Samurai San-II"

Salam Hangat

Hadi Kuntoro
http://www.hadikuntoro.com
http://www.rajaselimut.com

5 komentar:

Anonim mengatakan...

Aku bukan apa-apa dan siapa-siapa disini,tapi mendengar cobaan yg menimpa Samurai San aku ikut terharu dan nangis...apapun yg terjadi tetap semangat mas....!



Salam Sejahtera

Aa Gila

Anonim mengatakan...

Aku bukan apa-apa dan siapa-siapa disini,tapi mendengar cobaan yg menimpa Samurai San aku ikut terharu dan nangis...apapun yg terjadi tetap semangat mas....!



Salam Sejahtera

Aa Gila

dini mengatakan...

Wah Pak Hadi ternyata bgitu ceritanya....Walopun pak Hadi ga cerita kesalahan samurai san apa ya kita doakan saja supaya keadaan cepat kembali normal...Demikian juga Pak Hadi spy bisa menemukan alternatif lain...
Mengenai sprei dan bed cover Hatsuko bisa dapat info detailnya dari mana pak?
Trims,

Dini - Bandung

Anonim mengatakan...

lalu.. sang samurai ditahan karena apa??
semoga pak hadi bisa tetap bertahan ya.. semangat pak..

warti mengatakan...

Pak,selamat menunaikan Ibadah Haji. Semoga menjadi Haji yang Mabrur. Amin. doakan saya juga segera mendapatkan panggilan dari Allah untuk menunaikan Ibadah Haji.