TIPS Setahun Sebelum Resign

Saya memiliki tips buat anda yang akan mengajikan pensiun dini, dan saya beranggapan saat ini anda sudah memiliki bisnis, apapun bisnisnya dan seperti apapun kondisinya saat ini, asalkan anda YAKIN bawa bisnis anda ini akan berkembang lebih baik ketika anda full memegangnya.

Setahun sebelum anda Resign, bagilah 12 bulan itu masing-masing menjadi 4 periode.

1. Periode I, (3 bulan pertama) Bisnis Testing

Simpan gaji anda sebesar 25% ditempat yang sangat sulit diambil menurut anda. Contoh saya menyimpan 25% dari gajian saya dulu di Bank BTN yang kebetulan di sektiar saya ATM dan cabang2nya tidak banyak, dan sengaja saya tidak membuat ATM. Mungkin dipotong 25% itu dapur anda akan goncang, atau banyak hobi anda yang terhambat, inilah tantangannya....anda tidak boleh di komplain karena kurangnya jatah bulanan. Caranya apapun yang terjadi anda harus mengganti yang 25% itu dari Bisnis..!

2. Periode II (3 bulan berikutnya). Fase Perjuangan (tepatnya Adventure/petualangan)

Sisihkan 50% Gaji anda. Kalau anda dengan mudah bisa menyisihkan 25% belum tentu yang ini bisa. Ini adalah sessi paling berat..mungkin anda harus tidur jam 3 dinihari, sabtu minggu kerja bisnis, padahal anda harus kerja juga...siap2 sering mendapat omelan dari Bos di kantor, tidak mencapai target atau mendapat nilai jelek..(Lihat Postingan saya sebelumnya UNDERCOVER STORY disitu ada perjuangan yang menyenangkan ketika saya ada di sessi ini. Sampai sessi ini usahakan lingkungan kantor anda jangan ada yang tahu bahwa anda ada niat untuk resign..karena kalau entar anda harus menunda malah jadi malu...

3. Periode III (3 Bulan Berikutnya) Goto Apron

Sisihkan 75% Gaji anda, saya Yakin periode ini lebih ringan daripada periode sebelumnya...biasalah...naik tangga awal2 pasti susah dan kalau sudah lebih dari separo baru deh kita makin optimis dan semangat. Pada periode ini anda harus mulai mendekati keluarga (Ayah,Ibu,Kakak, Ipar,Istri, dll...) dengarkanlah masukan apapun dari mereka terutama yang menahan agar anda jangan Resign...dan anda tidak usah adu argumen dengan mereka meski anda optimis banget...buktikan kepada mereka bahwa anda akan survive....pada periode ini saya makin getol sering2 transfer uang setiap kali mendapat hasil yang lumayan dari bisnis kepada Ibu saya...agar beliau bisa melihat sendiri..ingat, terutama orang tua anda, Mereka akan tetap menganggap anda sebagai anak kecil yang sedang berlari-lari di pinggir kolam meski usia anda sudah 30-40 tahun..! Pada periode ini anda sudah mulai bisa bisik-bisik pada temen atau anak buah anda yang bisa menjaga rahasia agar nanti kalau anda resign pekerjaan kantor langsung bisa di handle orang lain..

4. Periode IV (3 Bulan Berikutnya) Take Off

Sisihkan 100% Gaji anda ke tabungan. Horee...ini adalah saat paling degdegan....adrenalin anda tiba-tiba sering meluap...biasa..naik jet coaster itu kalau hampir sampai biasanya malah dikasih kejutan yang membuat puser kadang bisa naik ke dada..hehehe...mulailah mengarang surat pengunduran diri...mulai bisik-bisik ke atasan, berilah opsi kepada beliau siapa2 yang kira2 bisa menghandle pekerjaan anda, kalau atasan setuju kira2 penggantinya siap anda mulailah mengajari pekerjaan2 anda kepada orang yang ditunjuk....buatlah rencana farewel party kecil-kecilan agar proses resign anda menjadi seremoni yang so sweeet....

Semoga Anda Terinspirasi dengan tulisan ini..

Salam Hangat

Hadi Kuntoro

http://rajaselimut.com

Note :

1. Saat ini shiki pada bener2 booming....saya kaget kok ternyata membuat trend tidak terlalu sulit ya...? saat ini justru pabriklah yang kedodoran dengan permintaan kami, apalagi sekarang lagi giat2nya line produksi dipakai buat ekspor musim dingin di Jepang..

2. Saat ini saya sedang membuat Inovasi mengkombinasikan selimut Jepang dan Batik Joglo (Jogja dan Solo) hasilnya produk etnik namun sangat modern dan amazing...tunggu gambar2 selimut Jepang Batik inovasi kami ya....mereka yang datang ketempat kami sudah pada siap2 membuat proposal untuk masuk ke hotel2...sabar ya...

UNDERCOVER STORY (Artikel yang Tersembunyi)

Pada suatu pagi saya tiduran santai bersama anak-anak dirumah, nonton film kartun yang lucu namun penuh makna. Ada seekor naga terbang yang sangat lucu, namanya si Penasaran.

Kenapa namanya si Penasaran? karena setiap kali bertemu siappun dia selalu iseng bertanya "Kamu pasti punya cerita yang kamu rahasiakan, ayo ceritain aku dong..." katanya.

Reaksi yang ditanya macam-macam, umumnya mereka menolak bahwa mereka punya cerita rahasia yang disembunyikan, namun berkat kepiawaian di Naga lucu itu akhirnya kawan2nya mau menceritakan banyak hal yang menjadi rahasia yang tadinya tidak akan diceritakan. Ternyata SEMUA memiliki Undercover Story...dan kartun2 kecil itu akhirnya tertawa ceria dan gembira setelah bercerita semua..ternyata sedikit membuka rahasia itu bisa berguna juga bagi temen2 lainnya...

Pembaca, ketika anak2 saya tersenyum mendengar rahasia2 yang diceritakan kartun2 lucu itu tiba2 saya terinspirasi, karena sayapun memiliki undercover story di blog saya. Saya nulis, saya bikin draft tapi tidak saya posting, malu, jengah, gengsi, takut dilecehin dll...

Dan hari ini ada postingan sangat spesial, yakni kumpulan artikel yang sebelumnya hanya saya simpan sebagai draft saja, say publish di blog saya.hehehe...jangan ada yang menghina ya...karena beberapa tulisan itu bener2 saya tulis ketika saya resah nanti kalau TDA dan bisnis enggak jalan gimana

Ada juga tulisan yang saya enggak saya posting karena saya malu nanti kalau temen2 dan anak2 buah saya tahu bahwa di Kantor pada satu sessi penilaian untuk jenjang karir saya mencetak rekor mendapat nilai C, nilai terjelek yang saya dapat selama 13 tahun bekerja...hehehe...

Mungkin anda juga mengalami, adakalanya kita mengalami masa-masa sulit, tapi kita tidak mau masalah itu diketahui orang lain.

Kenapa ini saya posting..? YES...! EXACTLY..! saya kepengin berbagi dengan anda, bahwa keresahan yang muncul ketika kita mau memutuskan full Bisnis dan berhenti dari Karyawan itu biasa, dan kuncinya adalah Keep on Going and never turning back your head (hehehe...bahasa inggrisnya kacau ya..?)

So..tahan napas....dan bacalah tulisan2 saya dengan hati anda....karena andapun saat ini mengalaminya...anda tidak sendirian..semua orang mengalami hal yang sama kadang jauh lebih sulit bagi anda...

Anda mau cerita rahasia juga..? boleh kok dikirimin ke email saya, nanti saya pajang di blog saya...Berani..?

Salam Hangat
=================


UNDER COVER-1
6 April 2007


Ketika milad ke-I TDA awal 2007 saya menuliskan asal2an bahwa saya akan resign tanggal 6 Juli 2008. Ini adalah joke yang paling besar bagi saya, tapi rasanya aneh..saya bener2 ingin bisa full tda sebelum itu....



UNDER COVER-2
6 Juni 2007
Sejak Januari Saya sudah males sekali kerja, dan saya sebenenrnya ingin ceritakan ini tapi pasti bakalan heboh karena informasinya pasti akan hebat menyebar dan akan sampai di telinga atasan saya, gak apa2 sih cuma saya nggak enak saja, karena mungkin bisa menjadi efek negatif bagi anak buah-anak buah dan temen2 yang lain, takunya mereka ikut2an males kerja...
Saya mulai menjadi karyawan yang nakal..sering terlambat, dan nothing to loose...



UNDERCOVER-3
20 Juni 2007


Man, Saya memutuskan untuk full tda di awal 2008, sekitar Januari or Februari, yakni ketika acara milad TDA ke-II. moga2 berita ini tidak cepat bocor, karena saya takut ini menjadi efek yang buruk bagi karyawan2 yang lain di perusahaa saya, takutnya mereka menjadi males2an seperti saya di pabrik....



UNDERCOVER-4
Juni 2007


Saya barangkali termasuk karyawan paling durhaka di levelku..karena di kantor jarang sekali dalam satu bulan saya nabung OVERTIME meski sehari...beda dengan temen2ku yang harian minimum 2 jam, sabtu masuk kadang minggu masuk....dan yang spt itu dianggap anak baik...saya sudah mulai memanen hasilnya...yakni nilai tahunan saya anjlok menjadi "C" ini adalah nilai jelek yang sekali-kalinya saya dapatkan sejak 12 tahu bekerja...Terima Kasih Boss...anda telah memotret saya dengan bener..!! exactly..!!Kalau saya menilai prestasi terakhir saya di kantor seharunya nilai saya malah "D" hehe....tapi ternyata menurut anda sedikit lebih baik ya...

UNDERCOVER-5
Agustus 2008


Kenapa saya menunda-nunda FULL TDA..? tanya temen2...
Jawabannya, karena saya punya hutang ratusan juta di perusahaan, dan saat ini belum bisa bayar meski pakai semua tabngan saya, dan terus terang saya menunggu sampai akhir tahun agar bonus perusahaan keluar (ini sebenrnya sangat nistha sekali ya...tapi saya bangga, karena saya jujur....hehehe...orang yang ngomong bahwa dirinya jujur bisa jadi enggak jujur..hahaha..it's me...ah postingan ini enggak akan saya posting malu-maluin) dan ini bisa saya gunakan untuk bayar hutang, dan selain itu saya juga sedang menabung mudah2an akhir tahun bisa lunas tarif untuk berhaji berdua dengan istri...Insya Allah... (It's True...? semoga entar setahun setelah TDA ONH bisa lunas dari hasil bisnis.....you hear me God.?)



UNDERCOVER-6
November 2008


Usahanya kan udah banyak, masak nggak berani2 resign juga..? begitu mungkin yang ada di benak temen2...terusterang dari berbagai usaha itu saya belum menyisihkan hasil karena hasilnya selalu untuk tumbuh kembang...emang sih saya mulai agak surprise karena hasil dari selimut selama sebulan ternyata hampir 2x gaji saya...tapi saya tetep masih belum pede, karena belum tentu saya diijinkan bisnis selimut itu seumur2 oleh sanga pemilik pabrik...



UNDERCOVER-7
Desember 2008


Aku coba itung2...sebanyak apa sebernya "take home pay" yang aku dapatkan di kantor saya sekarang ini..? Saya coba tambahkan Gaji selama setahun + THR+Bonus akhir tahun = gaji total setahun dan ketika saya bagi 12 saya agak surprise juga, ternyata gaji saya setiap bulan kalau dibelikan motor bebek Honda, ternyata setiap bulan dapat 1 dan itupun masih cukup bisa makan dengan wajar....Besar ya...? Apakah ini membuat erosi pemikiran saya..? jawabannya Iya..!! karena disamping hal diatas saya bisa ganti mobil baru setiap 5 tahun sekali..!! ini adalah penyebab erosi ke-2....beruntung sekali saya punya istri yang tidak silau dengan itu semua..dia pilih diri saya utuh..meski tanpa mobil...hehe...



UNDERCOVER-8
Desember 2007


Jangan keluar..cari kerjaan susah...gile aja luh udah gaji segitu mau keluar..elu cari-cari apa sebenernya sih...rumput diluar kandangmu emang terlihat lebih menarik dan enak..meski saaat itu di kandangmu sudah tersedia full rumput pilihan dan kualitas import lagi...
"Bilangin suami kamu jangan ambil keputusan ceroboh" kata istriku mengadukan tetangganya yang membicarakan kami...
"Ojo kesusu ambil keputusan lihat dulu kayak apa bisnismu...sampai 5 tahun..." kakak ipar ikut menambahi kebingungan istri saya...

Jadilah Penduduk Dunia

Pagi ini ada email menarik di Inbox saya dari Sahabat saya, mas Uji.
Hallo Mas uji, mohon maaf email anda kami pajang disini agar sahabat2 lain yang sering mengirim email ke saya mendapat jawaban yang sama..

==================

Assalamu'alaikum.
Pak Hadi, Pertama saya ucapkan terima kasih karena saya sudah diperkenankan menjadi bagian dari bisnis selimut jepang yang luar biasa ini.

Saya sudah order produk2 selimut Jepang dan sudah dikirim hari ini. Sebenarnya saya masih belum tau bagaimana akan menjual produk2 tersebut.

Yang sudah saya dan istri saya lakukan adalah menjual kepada rekan-rekan dan tetangga-tetangga kami. Alhamdulillah sudah begitu barang datang sudah ada yang beli dan temen kantor juga ada yang sudah pesan.

Akan tetapi, ke depannya pasti kami harus mencari cara-cara lain untuk bisa memasarkan produk tersebut, karena teman dan tetangga kami kan terbatas. Untuk itulah, kami mohon petunjuk, saran, ataupun sharing pengalaman dari Pak/Mas Hadi bagaimana untuk memperluas area pemasaran produk tersebut.

Perlu Bapak ketahui, ini adalah bisnis pertama saya. Selama ini saya hanya berangan-angan untuk mempunyai bisnis sendiri. Baru kali ini saya memberanikan diri untuk melakukan ACTION memulai bisnis yang nyata.

Saya mohon do'a dan dorongan motivasinya agar saya bisa menjalankan bisnis ini dengan baik.
Terima kasih

Uji Hartono
uhartz2008@gmail.com

Jawab :
Waalaikum salam..
Mas Uji, selamat ya, pertama kali bisnis, pertama kali jualan dan langsung laku, adalah saat2 yang paling membahagiakan hehehe...

Biasanya kita-kita yang pemula ini semangat sekali pada awal-awal bisnis, apalagi mengetahui saudara,tetangga, temen kantor dan siapa saja yang kita tawari mau membeli produk kita. Setelah mereka2 itu membeli semua, kita ngapain lagi...?

Ini adalah kisah klasik saya juga ketika bisnis masih menjadi sambilan dahulu. Jawabannya adalah ANDA JANGAN MEMBUAT PAGAR UNTUK DIRI ANDA SENDIRI.

Dunia ini sangat luas, anda bisa berjualan ke kecamatan lain, kabupaten lain, propinsi lain atau bahkan negara-negara lain..!

Bagaimana caranya..? Saat ini yang seperti ini adalah hal yang sangat mudah kalau anda mau belajat mencari ilmunya. Mulailah dari mendata ulang dimana saudara-saudara anda tinggal..? jangan2 saudara anda ada yang di Brunei, bisa jadi ada keluarga temen anda yang di Malaysia, singapura, Saudi dsb....

Kita bukan hanya penduduk dari kelurahan kita saja, tapi kita adalah salah satu penduduk dunia...dan saat ini tidak ada ujung dunia yang tidak bisa anda kontak dalam waktu 5 menit..! Jangan lupa, lakukan ini semuanya dengan HAPPY dan FUN karena ini adalah petualangan yang menyenangkan...ya...bisnis adalah petualangan yang menyenangkan...

Semoga ini menjadi Inspirasi bagi temen2 yang lain juga....

Selamat Berpetualang di Bisnis Anda..!

Hadi Kuntoro
http://www.rajaselimut.com/
http://www.hadikuntoro.blogspot.com/

Haji Alay dan Abdurrachman Bin Auf Trade Centre (ATC)-III

Baca Tulisan Sebelumnya :
Haji Alay dan Abdurrachman Bin Auf Trade Centre (ATC)-II

Sosok Abdurrahman Bin 'Auf yang tadinya Konglomerat di Mekah, terus sama sekali tidak punya harta karena semuanya ditinggalkan ketika beliau Hijrah ke Madinah, dan akhirnya berkat kerja kerasnya akhirnya beliau merangkak dari nol hingga menjadi Konglomerat lagi di Madinah bener2 menginspirasi Pak Haji.

Beliau sering mengulang-ulang kisah ini, di sebagaian besar pertemuan dgn saya, seakan-akan beliau ingin bener-bener membenamkan ini sebagai mindset kami.

"Pak Haji, memproduksi barang terlebih dulu dan baru menjual apa jualan dulu baru nanti memproduksi barang..?" tanya sayapada suatu sessi pertemuan.

"Kuasai pasar terlebih dahulu, dan otomatis kamu akan berproses dengan sendirinya menguasai hulunya" kata beliau dan dia menambahkan lagi,
"Berjuanglah untuk menguasai pasar, dan kalau tidak bisa maka buatlah pasar sendiri"

"Di Bandung, pasar-pasar berupa mall-mall mewah yang sudah besar dan hidup sedemikian banyak, dan itu ternyaa lagi-lagi hanya dimiliki oleh konglomerat-konglomerat yang juga menguasai pasar di Jakarta. Kalau kalian masuk kesana, sebelum kalian mendapatkan recehan yang pertama kalinya, maka kalian harus membuat mereka untung jutaan dulu, ini sangat tidak adil, dan tidak ada sedikitpun nilai-nilai syari'ah hadir disini, melainkan kapitalisme yang besar-besar makan dari yang kecil..."
"Kita membutuhkan orang-orang yang mau berjuang, berdakwah dan berjihad di pasar-pasar, dan untuk itulah ATC saya hadirkan, meski sebagian besar orang menganggap ide pak Haji ini ide gila, berjualan di tempat 'Jin Buang Anak' kata mereka, peristiwa seperti ini dialami oleh Abdurrahman Bin 'Auf, yang kala itu banyak ditertawakan oleh orang-orang Yahudi di Madinah, hingga akhirnya mereka yang takluk karena akhirnya pasar bisa dikuasainya"

"Untuk membesarkan ini saya butuh para Pejuang yang tidak cengeng. 2 tahun lalu Blok F3 ruko di Tanah Abang seperti apa sepinya, dan waktu itu Pak Haji banyak yang sangsi apakakah kawasan itu bisa hidup, lha wong blok A Metro Tanah Abang saja banyak yang nganggur..? tapi lihatlah sekarang...sewa-sewa tempatnya saja nyaris sama dengan harga beli ruko-nya"

"Lantai dasar di ITC mangga 2 juga begitu, dan yang hebat lagi malah Mall Ciputat Plaza, yang setahun lalu proyek pak Haji disana tidak dilirik orang sekarang orang berebut untuk bisa sew tempat karena saat ini menjadi kawasan yang ramai buat grosir"

"Juga yang terjadi di Cipadu, di Sukabumi, dan di beberapa tempat yang lain yang banyak diserahkan kepada Pak Haji karena pemilik atau pengelolanya menyerah tidak bisa menghidupkan area itu"
Mall "Mati" yang sudah belasan tahun tidak berpenghuni, dan menjadi tempat yang sangat cocok kalau dipergunakan untuk shooting film horor. Jendela yang pecah-pecah, keramik lantai yang hancur, ribuan sarang laba-laba, bau pesing dan pengap disetiap sudut, dan saya terbayang, untuk menghidupkan kembali mall ini tidak ubahnya menghidupkan lagi orang yang sudah mati...alias TIDAK MUDAH...bahkan sebagian besar pasti bilang Impossible...

Ketika saya datang medio July 2008 saya menyaksikan sendiri team pak Haji bekerja siang malam tidak ubahnya sekawanan semut yang bermimpi membangun sarang raksasa yang rusak parah...

Dan Minggu yang lalu sekitar pertengahan Oktober 2008 saya kesana lagi, alangkah tercengangnya kami melihat maal itu sudah mulai muncul wajahnya yang sangat eksklusif, dan dengan awalan seperti ini tidak terbayang akan seperti apa indahnya tempat grosiran ini tidak lama lagi.
(Tampak Depan Bagian Atas, Lantai V, saat ini pembangunan sudah selesai 2 lantai dan sudah mulai sof launching)



(Saya berfoto pada jarak sekitar 200 m dari Mall Atece)Tampilannya sangat memikat dan lain daripada yang lain karena mungkin inilah pertama kalinya ada Mall yang mencantumkan 99 Nama Allah di dinding-dinding dan terlihat sangat mencolok. Saya yakin simbol-simbol ini akan sangat menarik perhatian pengusaha-pengusaha muslim dan bahkan mungkin konsep ini akan diikuti oleh mereka yang memiliki spirit yang sama dengan Pak Haji Alay.

Lantai Dasar dan Lantai I saat ini sudah mulai dibuka untuk umum, dengan pola kerjasama yang sangat ringan dengan konsep seperti yang diterapkan oleh Abdurrahman Bin 'Auf semasa Rasulullah SAW.

Berfoto di Salah satu Counter yang khusus grosiran peci. Terlihat Pak Haji Alay ada ditengah-tengah kami.

Semoga Tulisan ini menginspirasi anda..

Salam Hangat

Hadi Kuntoro

http://www.rajaselimut.com/

Haji Alay & Abdurrahman bin 'Auf Trade Centre (ATC)-II

Dear Pembaca,
Kalau anda tinggal di Bandung lama, Insya Allah tidak asing lagi dengan tempat yang fotonya saya pajang dibawah ini, sebuah Mall "Mati" yang sudah belasan tahun tidak berpenghuni, dan menjadi tempat yang sangat cocok kalau dipergunakan untuk shooting film horor.
Jendela yang pecah-pecah, keramik lantai yang hancur, ribuan sarang laba-laba, bau pesing dan pengap disetiap sudut, dan saya terbayang, untuk menghidupkan kembali mall ini tidak ubahnya menghidupkan lagi orang yang sudah mati...alias TIDAK MUDAH...bahkan sebagian besar pasti bilang Impossible...

Dan inilah tantangan yang sesungguhnya bagi seorang Haji Alay, yang kiprahnya saat ini sudah mulai terkenal sebagai juru selamat mall-mall yang ditinggalkan pengunjung dan lambat laun ditinggalkan penghuninya itu.

Ketika saya datang medio July 2008 saya menyaksikan sendiri team pak Haji bekerja siang malam tidak ubahnya sekawanan semut yang bermimpi membangun sarang raksasa yang rusak parah...

Apakah mungkin..? Bahkan orang yang sebesar beliaupun saya masih sangsi...termasuk ketika saya menanyakan kepada beliau apa nama mall itu kelak..?

"Namanya Insya Allah Abdurahman Bin Auf Trade Centre (ATC), dan ini akan Pak Haji jadikan Tanah Abang-nya Bandung...Insya Allah..." Kata beliau..

Siapa sih Abdurrahman Bin Auf, yang menjadi inspirator Pak Haji ini..? saya mencoba membuka-buka literatur, dan Subhanallah...ternyata saya menemukan seseorang yang memiliki nama besar di Dunia Islam, dan dari literatur yang saya baca, saya mencoba menuliskan sejarah orang yang menjadi Inspirator beliau ini :

Abdurrahman bin Auf (bahasa Arab: عبد الرحمن بن عوف) (meninggal 652) adalah salah seorang dari sahabat Nabi Muhammad SAW yang terkenal. Ia adalah salah seorang dari delapan orang pertama (assabiqunal awwalun) yang menerima agama Islam, yaitu dua hari setelah Abu Bakar.

Abdurrahman bin Auf berasal dari Bani Zuhrah. Salah seorang sahabat Nabi lainnya, yaitu Sa'ad bin Abi Waqqas, adalah saudara sepupunya. Abdurrahman juga adalah suami dari saudara seibu Utsman bin Affan, yaitu anak perempuan dari Urwa bint Kariz (ibu Utsman) dengan suami keduanya.

Kaum muslimin pada umumnya menganggap bahwa Abdurrahman adalah salah seorang dari Sepuluh Orang yang Dijamin Masuk Surga.


ABDURRAHMAN BIN 'AUF

Abdurrahman bin 'Auf adalah seorang shahabat Nabi s.a.w. yang mempunyai banyak keistimewaan, di antaranya adalah beliau diberitahukan masuk syurga oleh Allah s.w.t. ketika masih hidup serta termasuk salah seorang dari enam orang anggota syura.

Beliau dilahirkan pada tahun kesepuluh dari tahun gajah dan umurnya lebih lebih muda dari Nabi selama sepuluh tahun karena Nabi dilahirkan pada tahun gajah yaitu tanggal 20 April 571M. Dengan demikian Abdurrahman dilahirkan pada tahun 581M. Namanya pada masa jahiliyah adalah Abdu Amru dan dalam satu pendapat lain Abdul Ka'bah. Lalu Nabi s.a.w. menggantikannya menjadi Abdurrahman.

Aktivitas Dakwah dan Perniagaan

Jauh sebelum berhijrah ke Madinah seperti yang diceritakan oleh Ibnu Hisyam dalam kitab sirahnya- Abdurrahman bin 'Auf termasuk di antara para shahabat yang hijrah ke Habsyah gelombang pertama, kemudian kembali ke Mekkah dan seterusnya hijrah ke Madinah.

Abdurrahman Bin “Auf yang merupakan konglomerat di Mekkah, ketika hijrah di samping meninggalkan kota kelahirannya Mekkah juga meninggalkan seluruh harta yang dimilikinya sehingga setibanya di Madinah beliau tidak memiliki apapun harta.

Diriwayatkan dari Anas bin Malik, sesungguhnya Abdurrahman bin Auf telah dipersaudarakan (oleh Nabi s.a.w.) dengan Sa'ad bin al-Rabi' al-Ansari tatkala tiba di Madinah. Lalu Sa'ad berkata kepadanya: Saudaraku! Saya adalah salah seorang penduduk Madinah yang punya banyak harta, pilihlah dan ambillah.

Abdurrahman menjawab semoga Allah memberkatimu pada hartamu dan keluargamu (akan tetapi) tunjukkanlah di mana letak pasarmu..?

Merekapun menunjukkan pasar, maka beliaupun melakukan transaksi jual beli sehingga mendapatkan laba (yang banyak) dan telah mampu membeli keju dan lemak. Kemudian tidak lama berselang iapun sudah dipenuhi oleh wewangian (menikah). Lalu Rasulullah s.a.w. bertanya: "apa gerangan yang terjadi denganmu?", Ia menjawab:" Wahai Rasulullah, aku telah menikah. Baginda bertanya: apa maharnya? Ia menjawab: "emas sebesar biji kurma".

Walaupun Sa'ad bin al-Rabi' menawarkannya didasarkan oleh niat tulus ikhlas namun Abdurrahman bin Auf bukanlah tipe manusia yang memanfaatkan kesempatan sehingga beliau menolak secara halus dengan ungkapan semoga Allah memberkatimu, keluargamu dan hartamu.

Ia boleh miskin materi, tapi ia tidak akan pernah menjadi miskin mental. Jangankan meminta, ia pun pantang menerima pemberian orang selain upahnya sendiri. 'Tangan di bawah' sama sekali bukan perilaku mulia. Abdurrahman bukan hanya tahu, melainkan memegang teguh nilai itu.

Ia pun memutar otak bagaimana dapat keluar dari kemiskinan tanpa harus menerima pemberian orang lain. Ia hanya minta ditunjukkan jalan ke pasar. Ia pun pergi ke pasar dan mengamatinya secara cermat.

Dari pengamatannya ia tahu, pasar itu menempati tanah milik seorang saudagar Yahudi. Para pedagang berjualan di sana dengan menyewa tanah tersebut, sebagaimana para pedagang sekarang menyewa kios di mal.

Kreativitas Abdurrahman pun muncul. Ia minta tolong saudara barunya untuk membeli tanah yang kurang berharga yang terletak di samping tanah pasar itu. Tanah tersebut lalu dipetak-petak secara baik. Siapa pun boleh berjualan di tanah itu tanpa membayar sewa. Bila dari berdagang itu terdapat keuntungan, ia mengimbau mereka untuk memberikan bagi hasil seikhlasnya.

Para pedagang gembira dengan tawaran itu karena membebaskan mereka dari biaya operasional. Mereka berbondong pindah ke pasar baru yang dikembangkan Abdurrahman. Keuntungannya berlipat. Dari keuntungan itu, Abdurahman mendapat bagi hasil. Semua gembira. Tak perlu makan waktu lama, Abdurrahman keluar dari kemiskinan, bahkan menjadi salah seorang sahabat Rasul yang paling berada, dan menjadi konglomerat, penguasa ekonomi di Madinah.

Kegigihannya dalam berdagang juga seperti yang beliau ungkapkan sendiri: "aku melihat diriku kalau seandainya akau mengangkat sebuah batu aku mengharapkan mendapatkan emas atau perak".

SUMBANGAN DI JALAN ALLAH S.W.T.

Laba dari perniagaannya yang semakin meningkat dari ke hari tidaklah menyebabkan beliau menjadi manusia yang pelit dan kikir serta jauh dari jalan Allah. Bahkan beliau tidak segan-segan untuk menyumbangkan hartanya di jalan Allah dan disebutkan dalam sebuah riwayat bahwa beliau menyumbangkan setengah dari hartanya.

Hal ini seperti disebutkan Zuhri bahwa Abdurrahman bin Auf menyumbangkan setengah dari hartanya sebanyak empat ribu dirham pada masa Rasulullah s.a.w., kemudian beliau menyumbangkan empat ribu dirham, kemudian empat puluh dinar, kemudian lima ratus kuda perang di jalan Allah, kemudian seribu lima ratus tunggangan/ rahilah di jalan Allah, dan semua penghasilannya bersumber dari perniagaan.

Kemurahan hatinya untuk menyumbangkan hartanya di jalan tidak hanya berhenti dengan menyumbangkan setengah dari hartanya bahkan dalam kesempatan lainnya disebutkan bahwa beliau menyumbangkan keseluruhan hartanya.

Hal ini seperti diceritakan oleh Ibnu Abbas r.a. bahwa manakala Abdurrahman bin Auf ditimpa oleh sebuah penyakit beliau mewasiatkan sepertiga hartanya, maka tatkala sembuh beliau menyumbangkan sendiri dengan tangannya, kemudian berkata: Wahai shahabat Rasulullah s.a.w.: saya akan memberikan sebanyak empat ratus dinar ke atas semua pasukan Badar, lalu Uthman dan beberapa orang lainnya datang menemuinya: lalu orang-orang bertanya kepadanya: Wahai Abu Umar, bukankah anda orang kaya? Ia berkata: ini adalah waslah dari Abdurrahman dan bukan sedekah, dan ia termasuk harta yang halal.

Maka ia menyumbangkan sebanyak seratus lima puluh ribu dinar kepada mereka, lalu tatkala menjelang malam beliau duduk sendiri di rumahnya, lalu menuliskan sebuah memo untuk dibagikan semua hartanya kepada para muhajirin dan Anshar, bahkan beliau menulis bajunya yang dipakainya dalam memo tersebut, dan tidak ada satupun yang disisakannya kecuali dibagikan semuanya kepada kaum fakir.

Ketika menunaikan shalat shubuh di belakang Rasulullah s.a.w. turunlah Jibril dan berkata: Wahai Muhammad sesungguhnya Allah berfirman kepadamu: kirimkanlah salam saya buat Abdurrahman dan terimalah semua memonya kemudian kembalikanlah semua kepadanya dan katakan kepadanya:Allah telah menerima sedekahmu dan ia adalah wakil Allah dan wakil RasulNya maka kembangkanlah hartanya sesuai dengan kemauannya, dan kelolalah hartanya sebagaimana yang telah dilakukan sebelumnya dan ia tidak akan diminta pertanggungjawab dan beritahulah kabar gembir (ia dijamin masuk syurga).

Disamping menyumbangkan hartanya untuk fakir miskin dan orang-orang tertentu beliau juga diceritakan merupakan orang yang paling banyak memerdekan hamba. Dalam sebuah riwayat Ja'far bin Burqan berkata: saya pernah mendengar bahwa Abdurrahman bin Auf telah memerdekan hamba sebanyak tiga puluh ribu jiwa.

Dan Abu Amr berkata: dalam satu riwayat disebutkan bahwa beliau memerdekakan sebanyak tiga puluh hamba dalam satu hari.

Tulisan selanjutnya mengenai perjuangan Pak Haji Alay ini akan saya lanjutkan pada sessi tulisan selanjutnya beberapa saat lagi..dan anda akan surprise sekali melihat gambar mall terbaru yang gambarnya saya ambil beberapa hari yang lalu langsung dari tempatnya dalam sebuah sessi mengasyikkan dan tidak akan pernah kami lupakan dalam petualangan & perjalanan bisnis saya

Semoga anda terinspirasi dan makin semangat, ikuti tulisan saya di :

Haji Alay & Abdurrahman bin 'Auf Trade Centre (ATC)-III

Salam Hangat

Hadi Kuntoro

http://www.rajaselimut.com/

Note :

Apakah anda masih ingat dengan tulisan saya tentang SHIKI PAD, alias alas tidur dari Jepang, yang kalau diindoneisa mirip2 kasur Palembang..? sesuai harapan Alhamdulillah pemesanan yang masuk booming, bahkan pabrik saat ini kewalahan dan meminta agar kami Inden 2 minggu untuk mendapatkan barang itu, karena mereka akan membuatkan khusus buat saya....subhanallah...