MENJUAL "NAMUN" TIDAK MENJUAL

"Menjual" namun "Tidak menjual" adala sebuah keajaiban teknik marketing modern.
Bagaimana cara berlatih menjual yang tidak menjual untuk Nutrition Club / Rumah Nutrisi Kita...?

Caranya, lakukan Daily Method Operation-DMO (undang orang ke NC, timbang 10 Orang , Gali COI..dll...) sebagai bentuk BERSYUKUR anda karena Allah sudah menunjukkan dan memberikan sesuatu BERKAH yang luar biasa yang tidak dirasakan oleh orang lain, bahkan tidak dirasakan oleh orang-orang terdekat dengan anda...

Sebagai bentuk SYUKUR karena anda mendapat rejeki berlimpah, maka anda BERBAGI kepada orang lain dengan sedekah, infak...dll

Sebagai bentuk SYUKUR karena anda memiliki bayi, maka anda BERBAGI kepada orang lain dengan akikah...

Sebagai bentuk SYUKUR karena anak anda lulus ujian PNS, maka anda BERBAGI bikin selametan ngundang tetangga kanan kiri....

Sebagai bentuk SYUKUR karena hingga detik ini kehidupan anda berubah, kesehatan kebugaran makin membaik, maka kita BERBAGI cerita kepada orang lain agar orang lain sehat dan merasakan hal yang sama seperti kita....

Kita mencintai mereka, menyayangi mereka itulah dan itulah sebabnya kita undang mereka ke NC...kita timbang...kita gali COI dsb....

Jadi jika aktivitas DMO yang anda lakukan masih ada bumbu "Mudah-mudahan closing...Semoga laku...dll..berarti level kita masih LEVEL JUALAN"

Lha emang apa yang salah dengan "Jualan..?" lha wong nyatane kita yang jualan kok..... hehehehe... mungkin ada yang protes dengan tulisan ini, halah itukan hanya bahasa alus-alusan saja..intine ya sami mawon Jualan....hehehe...ada yang seperti itu..?

My Lovely Sohibs, Enggak ada yang salah dengan "Mindset Jualan", hanya saja jika level kita sudah bergeser, dari "Mindset jualan" menjadi "Mindset berbagi" maka di titik itulah anda akan merasakan hebatnya "Menjual Namun tidak Menjual"

Di titik itulah anda akan merasakan sensasi, bagaimana rasanya "dikejar uang" bukan "mengejar-ngejar uang" lagii...
Ingin merasakan sensasi baru di bisnis Nutrition Club...??
Ayuk berbagi, bersyukur, cintai orang lain dengan mengajak mereka masuk ke Club kita....hilangkan kata-kata MOGA-MOGA atau MUDAH-MUDAHAN closing....
Semoga Tulisan ini Bermanfaat

www.hadikuntoro.com
The Nutrition Club Business Philosopher

EBA ( EMOTIONAL BANK ACCOUNT )

Semalam seorang sahabat yang yang saat ini sudah menjadi CEO perusahaan robot dan peralatan-peralatan las modern yang cukup besar di jakarta, mengajak saya ngobrol ....

"Malam pak Hadi apa kabar, Pak apakah ada teman atau saudara yg mau kerja jadi sales...accounting, Atau sales engineering...mohon informasinya yaa....saya membutuhkan banyak orang terutama yang you rekomendasikan, Yoyok sekarang kerja apa..? Besok pagi saya telepon ngobrol serius yaa..."  kata beliau (Yoyok yang dimaksud adalah adik saya, beliau dahulu adalah atasan oom yoyok)

 "Hehehe...Yoyok dan saya sekarang tetep menggarap bisnis wellness, membuat rumah-rumah nutrisi alias Nutrition Club di kampung-kampung hehehe... " Jawab saya, terus terang saya agak minder karena orangnya pinter kritis dan kaya..hahaha...mungkin juga karena terbawa kenangan masalalu, 10th yang lalu bisa main ke apartemen mewah dimana dia tinggal rasane sudah bangga sekalii... serasa bisa masuk lingkarannya orang-orang kaya hahaha....

"Apa itu..? Masih ada kaitannya dengan herbalife..?" tanya beliau nampak keheranan...

"Iyaaa...masih Herbalife juga, itu Rumah Nutrisi adalah semacam customizing bisnisnya menjadi semacam bisnis konvensional gitu pak...." jawab saya

"Alamaaaak....saya tunggu sampai bosan masih saja di Herbalife bukankah itu hanya bisnis uang kecil dan kirain pak Hadi hanya sebentaran doang, ternyata sampai 5th pak Hadi masih disitu ya...hahaha....saya membutuhkan orang-orang yang tangguh dan ulet, Waktu pak Hadi dan Yoyok masih banyak nggak..? Herbalife bisa dilakukan sambilan kan..? kita main uang besar saja....Bantu kita doong kalau gak mau ke jakarta kita buatkan perusahaan di Semarang seperti rencana kita dulu...." kata beliau.

"Walah...saya cariin orang yaa...dan kalau mau ngobrol-ngobrol tentang sistem produksi saya siap diajak ngobrol kapan saja, dan free gak usah bayar saya siap bantu hahaha...paling tidak bisa jadi teman ngobrol "Jawab saya...

"Saya dan Yoyok sekarang lagi semangat-semangatnya bermain-main dengan bisnis kecil-kecilan ini, fokus di Rumah NUtrisi...eh ngomong-ngomong sehat kan..? masih tetep olahraga ..?" Tanya saya mencoba mengalihkan perhatian...

"Wah makin sibuk pak, jadi jarang olahraga, Diabetes saya sudah mulai kena.... beruntung beberapa bulan ini saya ada kolega yang mengirim obat dari Cina, makan dragon ginseng meski mahal namun hasilnya cepat, dan ditambah sedot lintah pak...." Saya merinding...

Orangnya sangat pintar, pengalaman sudah ke seluruh dunia, bahkan mencari partner bisnis hingga sampai ke Israel...ternyata untuk urusan kesehatan beliau masih seperti orang awam, gimana ceritanya sakita diabet kok solusinya sedot lintah yaaa...hiiii...membayangkan saja ngeri... namun saya sengaja tidak ngomong herbalife, dulu saya sudah pernah menawarkan beliau beli banyak namun saya yakin kagak dipakai...hahaha....belum dapat hidayah....

Namun dari obrolan itu saya senang, artinya hati beliau masih dekat dengan kami, meski hubungan kerja oom yoyok dan beliau sdah putus lebih 10th. Dahulu ketika di Astra saya kenal beliau karena perusahaan beliau adalah pemasok mesin-mesin ke perusahaan kami, karena bisanya persahabatan dalam bisnis itu hanya sesaat...ketika posisi kita sudah tidak menguntungkan, maka kita bukan orang yang dikenal lagi.

Teman-teman, itu adalah gambaran dari sebuah nilai, tanpa terasa di kepala orang-orang yang kita kenal, disana ada ruang penyimpanan memori, dan salah satu yang disimpan adalah NILAI RAPOT KITA.

Ketika kita hanya memanfaatkan orang lain, kita tidak mau bekerjasama, kita tidak menyapa, apalagi kita pernah berlaku negatif, maka nilai kita yang tersimpan di MEMORI kepalanya adalah nilai kita yang negatif.

Jika tanaman kita positif maka tanaman itu akan hidup, dan suatu saat kemungkinan besar kita bisa memanennya.

Seperti obrolan kita diatas, jika kami bosan di herbalife kami tinggal bilang beliau, “Pak Saya butuh pekerjaan lagii...tolong ya pak...” maka kemungkinan besar beliau akan welcome dengan kita, jika tanaman kita negatif maka akan banyak alasan beliau menolak kami, karena dicari-cari di memorinya, tanaman POSITIF kita tidak ada. Tanaman positif atau negatif itulah yang sering disebut EBA (Emotional Bank Account) bahasa indonesianya adalah TABUNGAN KEBAIKAN.

Teman-teman, ayuk mulai pagi ini kita berusaha, dan dan terus berdoa agar Sang Pencipta mengarahkan langkah kita untuk selalu menulisa raport yang positif dan menanam sesuatu yang positif di kepala orang-orang yang ada di sekitar kita...Aaamiiin

Semoga anda terinspirasi dengan tulisan ini...Salam Dahsyat

www.hadikuntoro.com

PEKERJAAN SIKAT GIGI




Pertama Di Toyota-Astra Saya punya atasan namanya Pak Hani (Beliau sekarang menjelang pensiun di TMMNA (Toyota Motor Manufacturing North America /Toyota Amerika Utara) Orang Cina dari Surabaya, tinggi besar, hobinya olahraga, cerdas kalau ngitung-ngitung cepet luar kepala, dan orangnya pendiem, namun sangat kami segani.  Jika kita dipanggil menghadap untuk mempresentasikan sesuatu pasti ada saja salahnya, dan saya rasane bodoh kalau dihadapan beliau. Ada teman saya yang kalau disuruh presentasi dihadapan beliau bergetar alias ndredeg baik tangannya maupun suaranya, padahal dia sering kotbah jumat di masjid dan enggak grogi...wkwkwkw. Dari beliau inilah saya mengenal kata-kata PEKERJAAN SIKAT GIGI.

Kata pak Hani “Kamu mungkin Males Mandi, atau males sisiran, Males dandan dan tampil wangi, males rapi, mungkin gak pernah olahraga gak kepikir biar badanmu sehat, namun kamu pasti SIKAT GIGI SETIAP HARI KAN..? pekerjaanmu yang ini-ini-dan ini, jika diibaratkan badan ini adalah pekerjaan sikat gigi, tanpa saya suruhpun ya kamu harus melakukannya...”

“Iya paak....”  kalau beliau ngomong saya gak berani menatap, suaranya pelan, datar tapi wajahnya memerah pertanda dia kecewa saya tidak beres melakukan pekerjaan dasar...hahahaha....nostalgia 18 tahun lalu sampai hari ini masih inget...

“Pekerjaan sikat gigi adalah pekerjaan dasar yang tanpa disuruhpun pasti harus kita lakukan, karena itu Job kita”

Contoh : Pekerjaan SIKAT GIGI seorang kasir bank Jika ada orang menabung adalah : Cek form isian, cek apakah rekeningnya cocok, Merima Uangnya, dihitung, diinput datanya, di print bukunya, kasih bukunya ke customer,  selesai.

Apa pekerjaan sikat gigi di kantor anda..? di Bisnis anda..? Lakukanlah pekerjaan dasar ini dengan baik, karena pekerjaan inilah yang membuat anda menyandang posisi anda saat ini. Anda disebut dokter karena anda melakukan pekerjaan dasar sebagai dokter, anda disebut Manager karena Memenej alias mengatur sesuatu adalah pekerjaan sikat gigi anda.

Jika anda menjalankan bisnis Rumah Nutrisi alias Nutrition Club dengan metode NCIP, SALAH SATU pekerjaan sikat gigi anda adalah “MENIMBANG 10 ORANG BARU SETIAP HARI” mungkin anda males mengepel lantainya, mungkin males mengelap kacanya, mungkin belum punya waktu membuat ruangan manjadi cantik-cantik dan wangi....namun menimbang 10 orang dan mengundang agar beliau mau datang ke Rumah Nutrisi adalah sebuah pekerjaan dasar alias pekerjaan sikat gigi.

Semoga anda terinspirasi dengan tulisan ini, Salam Dahsyat...!!

www.hadikuntoro.com

Note :
Foto yang saya pajang itu foto Pak Hani, pertemuan di Amerika Maret 2015, setelah berpisah 18tahun ketemu lagi, dan ketemunya di Log Angeles Amerika

Mengapa MAKIN Semangat dan Mantap Membuka "Tempat Kursus Makan Yang Baik"

Sebulan Yang Lalu saya Takziah ke kampung halaman di Sudagaran, Karangkobar Banjarnegara. di Pegunungan Bajarnegara utara. Setelah bertahun tahun kesehatannya terus menurun karena Diabetes, hari itu beliau kerabat kami dipanggil Allah...innalillahi wa inna ilaihi rojiun..

Saya berkumpul dengan keluarganya, Yang saya prihatin ternyata adik-adik si almarhum yang tinggal di Magelang, di Purworejo,dan di Karangkobar pun kena diabet.

"penyakit gula itu aneh, kita gak sering minum manis tapi banyak orang-orang disini yang diabet, si A kae malah jempole sikil wes dipotong (si A itumalah jempol kakinya sudah dipotong)" kata salah satu kerabat

"Kalau pola dahare (makan) sehari-hari gimana.? pagi siang malam dahare opo..?" tanya saya....

"Ya biasa, pagi sarapan nasi, kadang nasih goreng, siang ya nasi lauk pauk, malam ya wajar seperti pada umumnya...." kata yang saya ajak ngobrol

"ooo... berarti wajar yaa...." kata saya....

Dalam hati saya prihatin, obrolan keluarga ini menjadi bukti bahwa untuk hal mendasar tentang kesehatan ini orang-orang belum banyak yang faham.... setiap saat makan nasi yang sepertinya tidak berbahaya inilah justru yang ternyata (sebenernya) berbahaya namun beliau belum faham..

Inilah yang membuat saya semakin semangat membuka "Tempat Kursus Pola Makan Yang Baik" dan akan terus menerus mengembangkan cabang-cabang ke seluruh Indonesia, agar orang-orang indonesia semakin pinter.

Tulisan ini saya persembahkan untuk Keprihatinan saya terhadap Diabetes, dan hari ini adalah hari "Waspada Diabetes Dunia"

Salam sehat
www.hadikuntoro.com

Sent from my BlackBerry 10 smartphone on the Telkomsel network.