FIRST BIG WINNING ARTIS TDA "MONIKA OEMARDI"

Artis yang satu ini termasuk artis yang nyeleneh karena kesasar masuk ke TDA yang isinya orang2 yang siap tahan banting merangkak dalam bisnis dari level yang paling bawah....
Acara trainnning bikin website dia ikut, acara ngumpul2 ikut, bazar2 sering datang..wah..semangatnya itu lho yang membuat srikandi2 tda terpacu untuk ikut2an lari...artis saja mau banting tulang begitu kenapa saya yang bukan artis dan tidak keberatan nama,beban gengsi dsb nggak ikut2an semangat lebih hebat..?
Dengarkanlah kisah bazarnya yang menarik terutama saat injury time ini....selamat membaca

Pak Hadi Kuntoro dan teman2 lainnya,
Mau cerita sedikit niy...mungkin belum termasuk kategori panen raya...tapiini aja udah cukup lumayan buat saya...

Tgl 4 Oktober kmaren,saya ikut IWA (Indian Women Association) Bazaar dihotel Four Season. Dapat 1 meja da 2 kursi,bayarnya 300 ribu. Bazaarinidiikuti oleh 190 vendors.
Tgl 3 malam,grabak grubuk nyiapin barang2 yg mau dibawa,karena barang ygudah saya siapkan sebelumnya diminta oleh teman untuk dibawa ke bazaar depanrumahnya (saya kasih aja,kali ada rejeki dari sana).
Suami saya sempat ketawa sinis,ngebayangin apa ada orang yg datang,wonghotel Four eason itu kan lokasinya ga strategis,udah gitu kemanaannya ketatbgt.
Saya juga ga berani berharap banyak siiih,tapi untungnya kali ini saya gaada syuting.
So saya bisa menjaga sendiri stand saya.Baru bayar stand 2 hari sebelum bazaar dimulai membuat saya harus puasmendapat stand no 187 ( 3 stand sebelum yg trakhir),dan posisi saya di ujungsekali,tepat sebelah pintu menuju parkiran dan tempat loading barang. Bukandidalam Ballroom yg sepertinya indah sekali dan paling ramai. Sekali lagisaya hanya berharap cemas,mudah2an minimal saya ga nombok bayar stand,hehe.

Tgl 4 Oktober,setelah sahur,saya diantar suami ke hotel Four Season. Ngantukkarena baru tidur 2 jam tidak saya rasakan karena antusias menyiapkan danmenata stand. Hanya 15 menit,pukul 06.30 semua udah rapi. Dan saya dudukterheran2 melihat orang2 lain begitu repot mendandani stand mereka,hinggalebih dari 2 jam !!!!
Barang saya memang tidak banyak,hanya baju anak 1kontainer plastik yg saya letakkan dibelakang kursi. Lalu 23 baju ygdigantung digantungan,1 baju dari tiap model. Lalu di meja saya susun celemek bayibordir,handuk bordir nama & gambar, dan jilbab anak dagangan sayaterbaru,kolaborasi dgn Pak Heri.Hanya itu saja... Sementara stand2 lain kayanya indah2 sekali dagangannyadan cara penyusunannya. Tapi biarlah,yg penting kartu nama sudah siap untukdisebar.

Bazaar diperkirakan mulai jam 09.00. Tapi pukul 07.30 saya sudah kedatanganpegawai hotel yg membeli 2 jilbab anak. Lumayaaaan,penglari iis....Jam 08.00,ada lagi pegawai hotel yg membeli 1 baju anak buatan saya. Hati sayaberdebar senang...Sendirian menjaga bazaar sambil ngantuk dan lapar tidak saya rasakan. Sayabegitu excited mengenalkan produk2 saya pada pengunjung yg kebanyakan orangIndia, Eropa danHongkong. tapi kebahagiaan itu tidak berlangsung lama karena mulai jam14.00 orang hanya lalu lalalng depan stand saya,kadang melirik puntidak...maklum dipojokan.

Bazaar akan selesai pukul 18.00. tapi sampai pukul 17.00 baru terual 4jilbab, 2 celemek bayi dan 3 baju anak. Duuuuh Gusti...ini sih bakalannombok,pikirku. Tapi gpp,setidaknya kan aku udah usaha...

Jam 17.30,datang 2 wanita india (yg udah beberapa kali lewat dan merhatiinhanduk bordir nama & gambar). Lalu mereka tanya kalo pesan banyak apakahbisa hari sabtu sudah mereka terima. Aku konfirmasikan dulu pada sepupuku sipembuat handuk,dan beliau menyanggupi. So dengan senyum paling manis,akumengangguk pada mereka. Mereka pesan 32 handuk untuk souvenir ulang tahunanaknya. Lumayaaaan.. ..Alhamdulillaaa aah.... Bagi orang lain mungkin itutidak seberapa. tapi keuntungan handuk itu saja sudah cukup untuk menutupibiaya stand. Setidaknya kan aku tidak nombok,hehehe. ..Lalu suamiku datang,dan aku mulai membereskan barang2. Tiba2,kami diserbupara pegawai hotel yg baru ganti shift kerja. Dalam waktu 15 menit,12 bajukuterjual.Kami membenahi barang2 dan pulang dgn senyum puas... Ini adalah bazaartersukses-ku. Mungkin justru karena stand-ku paling ujung dan dekat dgnruang ganti baju mereka,maka itu jadi berkah bagiku...

So,total penjualan hari itu 15 baju, 32 handuk, 4 celemek bayi dan 7 jilbabanak. Alhamdulillaaaaah. ...

-- Monique & Arie--

HIKMAH DIBALIK KEJADIAN

Apakah anda saat ini sedang mengalami suatu kejadian yang menurut anda sangat berat..? Usaha nggak jalan, berita PHK,mutasi/rotasi ketempat tidak menyenangkan,lemburan berkurang?, mulai usaha kok nggak gampang.?, maunya bisnis ujung2nya malah trauma karena anda merasa seakan2 tersesat di tempat gelap yang sama sekali nggak pernah terpikir sebelumnya..? Bisnis terlanjur jalan,modal terlanjur keluar,badan terlanjur capek,pikiran terlanjur ruwet..bahkan ada bisikan2 halus yang menginginkan balik ke zona aman lagi..? yang cukup nunggu2 bel sebagai tanda bahwa kita sudah dapat overtime 1jam, 2 jam dst…
Mungkin ada, bahkan banyak Cuma malu2 saja ngomong di forum…ya nggak..?
Jangan malu,ragu or takut2..karena di ajang/forum inilah kita bisa curhat…dan kadang dengan mengeluarkan uneg2 thok kita sudah merasa plong….
TDAers tercinta..ada 1 babak cerita dalam perjalanan hidup saya yang cukup menarik yang akan saya sharing…
Dimulai ketika ada kabar dari istri saya bahwa Adik saya yang laki2, namanya Hadi Sancoyo (yoyok) terlihat naksir dan mencintai adik ipar saya...Obi
Memang kedua2nya pernah tinggal dirumah saya, Obi sekolah mode di Taman modern sedangkan Yoyok bekerja di salah satu perusahaan di Cikarang. Kejadian ini sekitar tahun 2002-2003.
Mendengar berita itu saya sangat benci..risih..malu..dsb..
Kenapa..?
Sejarahnya cukup panjang...
Kami sebenernya dari keluarga yang cukup mapan terutama ketika saya lahir sampai sekolah TK, namun kemapanan itu sirna sama sekali ketika ada badai hebat sejak saya kelas 1 SD tahun 1978 sampai hari H saya mendapat gaji pertama di tempat saya bekerja akhir 1995. Sehebat apakah..? mungkin sebenernya tidak terlalu parah hanya kita pernah ngalamin makan beras saja susah dan untuk makan hanya mampu dengan nasi jagung sampai beberapa tahun, dan sampai kelas 4 sd tidak tidak pernah tidur diatas kasur..dan untuk makan lauk tempe atau ikan asin saja harus dibakar karena kami tidak memiliki minyak goreng...dan sampai kuliah bekal uang saku saya hanya cukup untuk makan pake tempe sehari 2x dan itupun tidak sampai 1 bulan hingga saya ”terpaksa” harus sering puasa senin kamis....(Jadi jujur saja...pas kuliah saya sering puasa sunat karena terpaksa bukan karena saya orang yang rajin puasa...)
Sedangkan Istri saya terlahir dari keluarga yang cukup mapan, terutama kakak2nya hingga saat ini.
Dan itu pulalah yang membuat saya dulu sering merasa minder di tengah keluarga mertua saya...gaji2 saya dari awal sampai kira2 3 tahun bekerja digunakan untuk menutup hutang2 keluarga saya termasuk menyekolahkan adik sehingga praktis sampai 2tahun perkawinan keuangan kami cukup minim...namun Alhamdulillah istri saya juga nggak pernah protes hidup paspasan dan setiap dapat uang dikirim ke mertuanya..dia sendiri di nomor duakan...
Temen2 yang seangkatan saya hampir semua sudah punya mobil, bahkan anak2 buah saya mobilnya bagus2 sedangkan bapak buahnya (saya) hanya punya motor lawas astrea keluaran 1997 yang saya pakai sampai tahun 2003, rumah ngontrak cari yang murah di bekasi.
Itulah yang membuat saya menghalang-halangi hubungan serius mereka dan pokoknya tidak boleh kalau masih ingin saya anggap sebagai adik. Titik!
Saya merasa malu..apa kata orang nanti...
Saya saja yang waktu itu sudah 5 tahunan menjadi bagian dari keluarganya merasa minder, merasa menjadi menantu yang paling under dog dan kadang saya merasa menjadi figur yang mengurangi pamor keluarganya karena ketidakmampuan finansial saya...lha ini kok malah mau nambah satu lagi....apa kata orang nanti..?
Ibuku-pun merasa malu dan menjadi aktor yang posisinya serba sulit..
Dari keluarg mertuaku tentu saja tidak ada yang setuju..dan itu menambah powerku untuk menolak keras hubungan asmara mereka.
Namun keinginan mereka keukeuh dan hubungan mereka tidak bisa dipisahkan...mertuaku akhirnya pasrah demikian juga kakak2 iparku, akhirnya hal yang sangat saya khawatirkan terjadi, salah satu kakak ipar saya menyerah, daripada ntar malah ada kejadian yang aneh2 akhirnya dengan terpaksa ..BOLEH.....
Mereka menikah..dan ibuku dengan perasaan campur aduk menyetujui dan dengan muka tebal mendampingi acara pernikahannya..ini saya ketahui karena beliau banyak curhat kepada saya...
Sedangkan saya sendiri..? tetap mbalelo...ibuku memaklumi alasanku..
Kita memang pernah mengalami hidup yang sangat susah..tapi saya tidak ingin nanti orang2 men-cap kami sebagai orang yang memanfaatkan posisi agar dapat ”short cut” hidup enak yang cepet tanpa usaha...
Saya tetep tidak setuju dan memutuskan tidak datang di acara pernikahan adik kandungku!
Rasanya gelap karena merasa dunia ikut menertawakan..mengejek kami...
Hingga akhirnya sedikit demi sedikit kami luluh..karena mereka terlihat berusaha menampilkan sosok adik yang baik..meski aku dan istri jarang menyapa tapi mereka mendekati anak2 saya dan terlihat sangat akrab bahkan kalo pulang kampung anak2 saya maunya tidur dengan mereka..nah lo...akhirnya kami pun akur lagi setelah saya menyadari bahwa inilah takdir Allah...dan saya yakin ada hikmah dibalik kejadian ini....

Ternyata benar...hubungan kami ternyata makin lama makin tambah baik dari sebelumnya, apalagi setelah kami saling bertukar pikiran dan semua merasa klop dan kami berempat sama2 memiliki dream bersama untuk membangun kerajaan bisnis yang fundamentalnya adalah bisnis yang islami, dan untuk membangun ekonomi umat di sekeliling tempat kami.
Kami sering diskusi..tukar menukar ilmu..saling memotivasi dan akhirnya malah cocok menjadi 1 team, dan berjalannya mulusnya usaha kami yang baru seumur jagung itu salah satunya adalah karena kerja keras kedua adik saya itu...
Jadi saat ini malahan kami bangga dengan kondisi kami dan kalo sedang pulang kampung kemana-mana kami jalan bareng2 dan semua pake kaos TDA, dan tidak sungkan2 kalo bertemu dengan kawan atau kenalan baru, saya yang dengan senang hati memperkenalkan bahwa kami cukup unik karena kakak dapat kakak adik dapat adik...
Saya kadang masih menyesal kenapa dulu menjadi penghambat mereka, dan pada acara perkawinan mereka kenapa saya nggak datang...rasanya ingin agar sekuel kejadian itu di putar ulang dengan posisi saya menjadi kakak yang baik....
Saat ini saya merasa bahwa perkawinan unik mereka itu justru menjadi berkah bagi kami..
Oya..sering ada kejadian yang lucu2, misalnya kalo ibu saya sedang galak maka istri saya dan adiknya bisik2 tuh mertua kamu galak...sambil senyum2..
Demikian pula sebaliknya kalo ibu mertua kami sedang marah2 gantian saya dan adik saya yang berpandang-pandangan..tuh mertuamu...(hehehe.)
Itulah sekelumit cerita seputar kami, dan mudah2an ini menjawab banyak pertanyaan ke email saya yang menanyakan ”Pak, anda kan masih kerja, usaha baru 4 bulan, kok beritanya heboh banget, bagaimana mengurus usahanya di daerah..?”
Jawabannya adalah karena usaha yang di daerah full di handle oleh sepasang adik2 kami...
Tapi yang full sebenrnya yang perempuan, karena Yoyok kerja utamanya di bank Danamon cabang Banjarnegara dan Wonosobo.
Musibah,penderitaan,kesedihan yang kita alami saat ini tiada lain adalah berkah bagi kita di saat berikutnya...hanya kita tidak menyadari karena keterbatasan kita
Saya ingat ada kisah Rasulullah yang menggambarkan bahwa apabila datang kesulitan kedalam batu ini (sambil menunjuk ke sebuah batu), maka pada saat yang sama kemudahanpun akan Allah datangkan dan masuk kedalam batu itu dan membawa kesulitan itu pergi...
Segala kejadian yang kita percayai merupakan penderitaan yang tidak pernah akan berakhir, sesungguhnya itu pasti akan berakhir...Wallahu A’lam.
Semoga bermanfaat....

See You on The Top
Hadi Kuntoro
www.hadikuntoro.blogspot.com
BANYAK PINTU UNTUK MENJUAL BARANG SAMPAI MANCANEGARA

Punya perusahaan,toko atau apapun yang customernya diluar negeri kelihatannya kok canggih dan gengsi banget ya...
Saya ingat P.Hantiar pernah dapat tender dari Timur Tengah untuk pengadaan alat2 ibadah, beberapa rekan dapat AHA yakni customer2 dari pameran itaaf...wah saya kapan ya bisa menjual barang ke luar negeri..?
Toko saya di kampung, pameran2 hanya lokalan, dan itupun terbatas komunitas saja, macam Bazar RT, Bazar Kantor, Sekolahan,PKS..sudah..itu saja.
Toko online belum bikin..dan memang nampaknya jualan barang sampai keluar negeri masih mustahil dan jangka waktunya masih panjang..pikirku…
Kata-kata “Mustahil” itulah yang sering disebut-sebut P.Yusef sebagai penyumbat keran kita untuk bergerak/berusaha.
Setiap kali ketemu SULIT,REPOT,TIDAK MUNGKIN dan kata2 yang sejenisnya maka saat itu juga kita akan stop dan tidak ngapa2in lagi.
Itu pula yang terjadi pada diri saya bahwa “Export” barang itu mustahil bagi kami yang fokus garmen di kampung…
Hingga pada suatu hari, beberapa minggu yang lalu adik ipar , yang sekaligus istri adik kandung saya, Obi, yang menjadi garda depan bisnis saya dikampung menelepon dengan girang, bahwa customer2 kita sekarang sudah sampai mancanegara lho…?
“Ah..gimana ceritanya..?” kata saya
Awalnya ada seorang TKI yang akan berangkat ke Hongkong, jalan2 eh ketemu tokoku yang baru buka 1 minggu, terus belanja beberpa potong baju & kerudung seharga 500rb.
Ternyata, begitu dia sampai di tempatnya Jacky Chan sana, temen2nya banyak yang naksir kerudung dan bajunya, akhirnya oleh si dia di kumpulkanlah keinginan2 temen itu karena kebetulan kita kasih juga beberapa brosur, dan pas ada temennya yang pulang, nitip deh dan belanja lagi ditempat kami dan enaknya berbisnis dengan mereka yang terbiasa di luar negeri, mereka kalo beli jarang menawar…
Mbak2 yang bekerja keras diluar negeri itu berjanji akan menyebarluaskan informasi toko kami kepada rekan2 TKI yang lain dan alhamdulillah kami sudah mendapatkan 1 kontak yang cukup bagus yakni seorang guru yang biasa mengajar trainning TKI2 diluar negeri (dia tinggal di hongkong) dan dari beliau inilah kami berharap ada bisnis kecil-kecilan seputer TKI2 dulu, dan semoga nanti ada bisnis lain yang merambah ke majikan2nya..Amin.
Saat ini kami sedang memikirkan untuk menyebar brosur dan dititipkan ke Mbak-mbak TKI itu dan harapannya setiap ada member mereka yang pulang, mereka akan membelikan titipan2 temen mereka, dan sebelumnya kalau memungkinkan kami minta agar data itu di email dahulu atau sms agar ketersediaan barangnya tidak mengecewakan.
Lucu juga perjalanannya…baju-baju dari P.Haji dari Jakarta ke kampung dulu baru ke luar negeri, jalannya muter2 tapi itulah rute yang harus dilewati.
Seperti rute kehidupan kita yang kadang harus berputar-puter dulu dan baru melangkah ketempat yang kita akan tuju.
Alhamdulillah..ternyata pintu “Export” ada dimana-mana, tidak harus dari kota2 besar saja jalannya, meskipun peringkatku masih "Ekspor-eksporan" dan customer2nya masih warga kite2 juga tapi saya puas…karena paling tidak toko saya beritanya sudah sampai di Hongkong dan Malaysia.!
Ada yang bisa petik dari cerita ini.?
Ternyata “bisa - tidak bisa” atau “Mungkin - Tidak mungkin” hanyalah keyakinan kita saja.
Tadinya saya pikir tidak bisa..ternyata Allah memberi pelajaran yang langsung untuk saya yakni jalannya sang TKI itu di belokkan ke arah kami dan akhirnya bisa…
Semoga Allah akan membuat toko saya tetep rame setelah lebaran berkat customer2 baru yang tidak kita prediksi ini. Amin….


Salam Fuuntasticc
Hadi Kuntoro
KOMENTAR SMALL WINNING Mrs.DORIS NASUTION

Selamat..selamat. .! Saya tidak kaget lagi dengan smallwinning anda, dan kalau anda tahu ini bener benersuadah saya prediksikan.Beberapa hari yll saya saya bicara sama istri, "darisekian temen2, salah satu yang bakalan paling suksesadalah DORIS." kata saya"Tahunya.." kata istri saya...Karena saya bener2 masih ingat satu persatu orang2yang main leverage game dengan saya, yakni P.Eko,Mbak: Doris, roess, dan Anria...Dari semua peserta itu, disamping saya bermainsesungguhnya saya sangat menikmati karakter2 lawansaya, bahkan samapai selesai acara game dan sampaisekarang saya bisa mengulas satu persatu pebisnis2seperti apa lawan2 saya itu.Contoh :Pak Eko akan jadi pebisnis hebat kalau....... ..Ibu Roess akan dahsyat kalau anda tidak....... ..Mbak Anria akan cepet berhasil kalau sedikit....(Titik2 artinya RAHASIA, nanti kalau anda bayar barusaya akan jelskan detail..hehe. .)Hadi.k : Saya pemain yang terlalu berani spekulasi,dan umumnya saya tidak banyak pikir, secara perusahaansdm,system,technolo gi dsb saya sangat maju dan sangatsiap untuk untung besar namun karena terlalu banyak"utang" dan karena waktunya terbatas akhirnya sayaselesai dengan status pecundang yang banyak utang...Doris : Dari awal melangkah sudah terlihat sangat jelidan cermat, sangat yakin bahwa "saya akan berhasil"dan begitu muncul small winning mendapatkankeberuntungan menggulirkan dadu 2x, semangatnya makinmenyala, dan di akhir leverage game andalahpemenangnya. ..pemain yang cermat, dengan upaya minimaltapi hasilnya maksimal...Itulah sedikit memori saya mengenang leverage game tdake-1 3 bulan yang lalu.Jadi tidaklah mengherankan kalau anda sekarang bener2berhasil dan akan berhasil lagi karena dibandingsaya,P.Eko,dan ibu2 yang lain diatas anda punya"Bakat" keberuntungan yang lebih bagus.

Salam FUntastic
Hadi Kuntoro
SMALL WINNING MEMBER TDA
Mrs.DORIS NASUTION

Lagu2 indah yang paling saya suka adalah ketika saya mendengar ada rekan yang mendapat small winning, rasannya kita seperti bisa larut bener2 seakan2 mengalami sendiri, merasakan proses dari degdegannya,cemasnya,gelisahnya,senengnya,bangganya,melayangnya..dll.
Siang ini saya mendapat posting small winning member tda yang juga baru berbisnis tapi saya sesunggunhnya sudah punya feeling bahwa dia akan sukses.
Bersama suaminnya yang S2 di ISI Yogyakarta, mereka pernah 3x ke RADISSA DISTRO toko kami yang ada di bekasi...
Seneng sekali punya shohib semangat seperti mereka.
Selengkapnya bacalah email bahagianya ini...

Alhamdulillah muncul keberanian saya untuk sharing di milis ini setelah sebelumnya perasaan minder sama temen2 yang mempunyai winning2 yang jauh lebih hebat dari saya sudah kerap mempostingnya dan membagi kegembiraannya di milis...hehe. ..ya saya mau sharing sedikit nih moga2 bisa bermanfaat dan menambah semangat kita semua.Saya termasuk salah satu peserta pameran ITAF minggu lalu, dan sama juga dengan yang lainnya saya merasakan kesulitan dan 'sayang'nya kehilangan prospek customer karena selalu dimata-2 i sama SPG yang standby, yah nasibnya peserta gratisan ya gini lah...hehe.. .waktu hari pertama saya masih nurut dan comply sama aturan main dari Pak Titan dan stafnya, alias gak menyiapkan brosur, kartu nama dan yg lainnya, setiap ada yang minta kontak, saya meringis dan menjelaskan bahwa semuanya harus lewat panitia, dan beberapa malahan jadi ngeloyor pergi dan bahkan gak balik lagi tuh...huhuhu. ..kecewa juga sih tapi mau gimana lagi, pikir saya, sebetulnya semalem sebelum pameran, pak Hadi Kuntoro nelpon saya dan memprovokasi beberapa ide yang breakthrough misalnya saya disuruh menyiapkan brosur dan membagikannya diarea parkiran dengan cara nitip ke satpam dll..tapi nyali saya ciut saya takut di black list sama panitia, pikir saya dan langsung saja saya bilang ke pak hadi saya akan coba comply dgnaturan mainnya panitia saja pak, lagian ini kan pameran perdana dan saya nggap sbg ongkos sekolah saya di bisnis...aduh maaf ya kalau kepanjangan, tp tolong dibaca oke, aku kan jarang2 posting begini panjangnya.. :D.Tapi hari kedua saya udah mulai gerah dan mbandel, sebelum berangkat saya buat brosur ala kadarnya dan fotokopi. terus saya lipat-2 kecil biar bisa masuk kantong jeans, dan kalau ada customer yang serius nanya saya sodorin aja kertas brosur itu, halah cueklah, wis aku nekat aja saya pikir, dan juga ketika mereka ngisi form "Registered buyer' untuk dituker sama kartu nama panitia, saya berusaha menghapalkan alamat email dan no hpnya, setelah mereka ngeloyor, saya buru2 mindahin ke memory yg lbh tahan lama alias HP, nah aman kan... saya seneng banget. dan berbekalkan itu, hari seninnya langsung saya follow up lewat email dan sms, beberapa reply dgn baik dan langsung bikin janji mau datang ke rumah wiken ini, dan bener kemaren sabtu malam ada seorang ibu yang kerja di WHO, dateng kerumah dan memesan 10 mukena lukis dan 6 kaus lukis dgn total transaksi lbh dari 3 jt-an, girang banget rasanya saya, hore, ini nih yg saya tunggu -2 sbg kompensasi bolos dari kantor utk ITAFkemaren..cihuy. .cihuy..aku senengnya bukan main sampe gak bisa tidur padahal siangnya udah capek banget dari jatinegara beli baju lebarannya diva....temen saya sang pelukis juga seneng banget karena sejak pameran kemaren, order KALIMAH meningkat tajam sesuai dgn harapan kita sebelum pameran...tapi ada yang lucu sekali, ketika saya minta DP nya 50% dulu sebagai tanda jadi transaksi, si ibu itu malah nanya kamu punya debit bca disini gak ya?..hihihi. .aku ketawa geli dan dgn malunya bilang sekarang belum ada bu, hehe, lah wong masih usaha rumahan...doakan saja nanti ada ya bu..whahaha. ..akhirnya dia DP seadanya saja.Saya gak tau, registered form yg ada dipanitia itu kapan mulai difollowupnya oleh mereka, saya merasa kalau kita pasrah saja menuggu panitia yang bekerja, koq agak ragu rasanya, doakan ya teman2 ada lagi incoming prospect customer yg berhasil dikonversi menjadi customer ya.hehe..dan saya juga berharap semua peserta ITAF yang lain juga merasakan kegembiraan dan kejutan2 yang menggairahkan, pesan saya jangan lupa diposting ya, sehingga team panitia kecil ITAf juga merasakan bahwa usahanya mengkordinasikan kepesertaan TDA dan BIB di ITAF kemaren juga bermanfaat bagi kita semua iya kan pak hantiar, feli dan anria...tq you all and semoga Allah saja yang akan membalasnya. .amin..amin. .amin.
Salam,
Doris Aminah Nasution